Ikan Buntal Air Tawar Tidak Beracun dan Berbahaya

 Jenis ikan hias yang cukup digemari saat-saat ini adalah ikan buntal air tawar yang dahulunya sangat jarang untuk dilirik karena mitosnya beracun dan berbahaya untuk manusia. Nama ilmiah ikan ini adalah Tetraodontidae yang apabila dilihat secara kasat mata akan sangat mirip dengan ikan landak. Perbedaan dari ikan buntal dan ikan landak terletak pada luas tulang belakangnya. Tulang belakang ikan landak ternyata lebih luas dibandingkan pada ikan buntal.

Dalam bahasaInggris, ikan ini dinamai dengan sebutan Puffer Fish, yang termasuk dalam hewan Vertebrata yang merupakan hewan beracun kedua setelah katak racun emas. Organ tubuh yang beracun adalah terletak pada kulit,usus, dan hati sedangkan pada dagingnya tidak mengandung racun. Sehingga banyak restoran-restoran yang menyajikan ikan ini untuk hidangan spesial yang cukup ekstreem.

5 Jenis Ikan Buntal Hias Air Tawar 

Sebenarnya tidak perlu untuk dikhawatirkan apabila kita memelihara ikan ini di aquarium karena pesonanya yang sangat cantik dan unik. Memang kepopuleran ikan ini dibandingkan ikan hias air tawar yang lain masih terbilang kalah saing namun tetap menarik untuk dikembangkan. Di bawah ada beberapa jenis ikan buntal yang bisa dijadikan penghias aquarium kita.

1. MBU Puffer 

Ikan buntal air tawar



Ikan jenis ini memiliki ukuran antara 60 cm sampai 75 cm. Untuk memelihara ikan ini ternyata agak sulit, karena lama kelamaan setelah dipelihara ukuran tubuhnya membesar dan makanan yang dikonsumsi adalah kerang. Padahal harga kerang di pasaran ternyata lumayan mahal, bayangkan saja kalau untuk kebutuhan pakannya setiap hari. Sebenarnya ikan ini tergolong langka dijual pada toko ikan hias. Sayang sekali keindahan corak yang menarik sulit didapatkan di sekitaran lingkungan kita tinggal.
Ikan ini bisa disebut buntal raksasa karena mampu tumbuh panjang bisa mencapai 90 cm. Dengan tubuh yang semakin besar tentunya pengeluaran teman-teman untuk membeli pakan akan membengkak.


Saya sarankan untuk memelihara ikan ini gunakan tank yang memiliki ketinggian hanya 60 cm saja karena memudahkan dalam pembersihan. Mengingat ikan ini sering melakukan mengunyah makanan dan menyisakan di dasar tank, maka harus sering-sering kita bersihkan agar kualitas air tetap terjaga.

2. Eyespot Puffer

Ikan buntal hias



Ikan ini memiliki nama lain yaitu Figure Eight Puffer Fish, nama tersebut diberikan dengan alasan corak bintik di bagian belakang yang mirip dengan angka 8 atau sepasang mata. Ikan ini tergolong dalam kategori buntal mini dengan ukuran berkisar 7,5 cm. Ada pendapat yang mengatakan, ikan ini akan hidup lebih lama bila menggunakan air payau, dan ada juga yang mengatakan akan lebih sehat bila menggunakan air tawar. Namun secara alami, ikan ini hidup di air tawar dan sifatnya cenderung agresif dan suka menyerang ikan hias jenis yang lain. Jika teman-teman ingin memelihara ikan buntal eyespot puffer ini dibarengkan dengan ikan hias yang lain.  


Akan lebih aman dan cocok dipasangkan dengan ikan molly atau ikan tetra yang bergerombol. Makanan favorit jenis eyespot Puffer ini adalah jenis hewan moluska, udang dan juga kerang. Alangkah baiknya dalam pemberian pakan dengan hewan yang masih hidup dan ikan buntal jenis ini akan alami mengejarnya. 

3. Fahaka Puffer

Fahaka puffer fish



Jenis ini masuk dalam kategori besar dengan ukuran tubuh antara 35cm sampai 45cm. Dari jenis ini ternyata banyak sekali yang memelihara karena keindahan corak kulitnya dan ukurannya yang cukup besar. Gunakanlah tank yang berukuran besar dalam memeliharanya agar masih bisa leluasa untuk berenang. Volume air yang dibutuhkan minimal adalah 450 liter, namun lama kelamaan kita harus menyediakan tank yang lebih besar karena pertumbuhan ikan ini. 

Makanan yang bagus dan disukai jenis ikan ini adalah kerang, kepiting, cacing, udan, karang dan moluska. Berikan pakan tersebut dalam kondisi beku yang bertujuan untuk mengkikis ketajaman gigi secara alami. Pemberian makanan ini lebih baik secara bertahap, semisal masih muda berikanlah pakan keong ramshorn, lalu kalau sudah besar bisa diberikan mystery snail. 

4. Congo Puffer

congo puffer fish



Jenis ini memiliki ukuran minimal 7,5cm sampai 15cm. Keunikan tersendiri jenis ini adalah memiliki kemampuan untuk berubah warna. Dalam memelihara ikan ini kita harus menyediakan substrat jenis pasir yang bertujuan untuk bersembunyi dan menyergap mangsanya seperti dihabitat alaminya. Saat terkubur dalam substrat, warna tubuhnya juga akan berubah sesuai dengan warna substrat yang kita gunakan. Ikan sapu-sapu albino hias

Ikan ini termasuk dalam kategori ikan cerdas namun memiliki kategori kepribadian yang berbeda. Banyak testimoni para pemelihara yang mengatakan ikan ini sangat agresif, ketika tangan pemelihara didekatkan padanya, maka akan digigit. Jika anda ingin memelihara jenis ini sebaiknya dimasukkan ke dalam tank yang terpisah dengan ikan hias yang lain. Mengingat ikan ini adalah tergolong predator, tentunya akan membahayakan ikan lain yang berada dalam satu tank. 

5. Pea Puffer 

Pea puffer



Jenis buntal satu ini merupakan kategori ikan mini yang memiliki ukuran tubuh berkisar 2,5 sampai 3,5 cm. Untuk memelihara ikan ini sebaiknya membeli dari hasil penangkaran dan bukan dari penangkapan alam liar. Biasanya ikan hasil penangkaran akan memiliki daya tahan yang lebih kuat dibandingkan ikan hasil tangkapan. Ikan tangkapan akan lebih mudah terkena parasit internal dan cepat mati dibandingkan ikan tangkaran. 

Membeli ikan buntal air tawar hasil tangkaran akan lebih baik dipeliara dan mudah berkembang di aquarium karena mudah beradaptasi dengan air yang sering berubah-ubah. Ikan ini bisa dipelihara secara bergerombol dan sediakan aquarium yang besar karena sifatnya yang teritorial. Untuk saya sarankan pelihara ikan jenis ini bisa dengan jumlah yang banyak, namun jangan campurkan dengan ikan jenis lain karena gigi ikan ini yang tajam bisa melukai penghuni tank yang lain. 

 

Ikan Sumatra Galak Atau Green Tiger Barb Fish

 Ikan yang memiliki nama ilmiah Puntigrus Tetrazona atau kalau di kalangan penghobi menyebutnya Sumatra Barb adalah jenis yang tergolong agresif / galak untuk dipelihara. Memang habitat ikan ini sering ditemui atau endemik di daerah pulau Sumatra, namun tidak jarang bisa juga ditemui di Kalimantan, Riau, Malaysia dan bahkan Thailand dan sekitarnya. Yang membedakan di antara beberapa daerah tadi yaitu corak yang berada dibagian tubuhnya kalau jenis sumatra coraknya memang benar-benar seperti macan. 

Di Indonesia untuk membeli ikan jenis ini tidak sulit, rata-rata toko ikan hias menjual ikan hias jenis ini. Sebenarnya ikan ini sudah trend dan banyak digunakan penghias aquarium sebelum puncak trendingnya aquascape seperti saat-saat ini. 

Untuk harganya biasanya ikan ini dijual berkisar antara Rp.2000,- sampai Rp 15.000,- per ekornya tergantung dengan jenisnya. Biasanya yang memiliki harga lebih mahal adalah jenis tiger barb yang berwarna hijau, slayer dan balon. 

Ikan tiger barb ini merupaakan jenis ikan hias yang sangat mudah dipelihara, walaupun oleh para pemula sekalipun. Kemudain karakter dan sifat berenang di aquarium, tiger barb lebih suka di zona kedalam tengah dan dasar aquarium. Tema aquascape yang simple sederhana

Karakter Ikan Sumatra Yang Galak

Ikan sumatra hijau


Dalam pemeliharaan dengan jumlah banyak dan dicampur dengan ikan hias jenis lain, tentunya tidak tepat. Karena ikan ini adalah ikan agresif dan sering sekali mengejar ikan jenis yang lain, dan parahnya sampai menggigit sehingga berakibat stress pada ikan hias yang lain. 

Jenis kura-kura air tawar legal dipelihara dan harganya

Penggunaan ikan hias jenis ini sebaiknya dicampur juga dengan jenis yang agresif lain atau pergerakkannya sangat cepat. Ikan yang agresif lain yang bisa kita pakai seperti Zebradanio, atau jenis-jenis barb yang lain. Apabila kita gabung dengan ikan yang pergerakkannya lambat seperti koki, balon , molly dan lainnya bisa berakibat ikan tersebut mati dikejar-kejar dan digigiti siripnya.

Ukuran tank yang bisa dipakai untuk memelihara tiger barb bisa yang berukuran sedang sekitar 70x40x40 cm, dengan kapasitas air mencapai 100 liter. Kalau dipakai untuk tank aquascape dengan substrat macap apapun seperti pasir, batuan atau apapun dia bisa cepat beradaptasi. Atau bahakan tidak memakaipun dia juga bisa hidup dengan sehat, pokoknya ikan ini sangat mudah untuk dipelihara dengan berbagai kondisi dan desain tank. Tapi akan indah apabila diberikan substrat dengan warna bahan yang gelap, karena akan membuat ikan ini nampak kontras berpadu dengan warna kulitnya.

Ikan sapu-sapu albino

Pada penggunaan planting yang tepat dipakai apabila memelihara ikan ini adalah yang natural. Apabila menggunaan planting yang heavy atau dark style dirasa kurang ideal karena ikan ini sering berenang agresif kesana kemari yang bisa menabrak tanaman dan bisa lepas. Pemakaian lampu bisa bebas dengan jenis lampu apapun karena ikan ini bisa dibilang tidak banyak mintanya. 

Ikan dari Sumatra ini termasuk ikan omnivora yang sangat menguntungkan bagi kita pemelihara karena dia tidak pilih-pilih untuk jenis makanan yang diberikan. Bisa kita berikan dari pakan ikan jenis apapun dia akan mau memakannya. 

Ikan Sumatra Galak


Ukuran badan bisa mencapai antara 5 sampai 7 cm dengan kemampuan hidup mencapai 5 sampai 7 tahunan. Ikan Sumatra Barb bisa dikatakan ikan badak karena kemampuan bertahan hidup di air suhu 20 sampai 27 derajat celcius, dengan pH 5.0 - 8.0 dan Hardness bisa mencapai 10 DHG. Dengan rentang parameter pH , hardness dan suhu yang lumayan lebar tersebut membuat ikan ini sangat mudah dipelihara walaupun untuk pemula sekalipun.

Kesimpulannya adalah, ikan Sumatra ini adalah ikan yang paling eksotis di aquarium, dan dia juga termasuk ikan ter agresif. Untuk memeliharanya saya sarangkan dibuatkan tank biotope yang khusus untuk populasi ikan hias jenis ini saja jangan dicampur dengan jenis ikan hias yang lain. Kemudia ikan ini tidak cocok dipelihara dengan tank nano karena akan menjadi sangat agresif dan bisa mendominasi tank tersebut berakibat penghuni yang lain mati. 


Post terbaru

Ikan Buntal Air Tawar Tidak Beracun dan Berbahaya