Showing posts with label Teknik Permesinan. Show all posts
Showing posts with label Teknik Permesinan. Show all posts

Jenis Batu Gerinda Dan Fungsinya

Untuk kali ini kita akan membahas jenis - jenis batu gerinda, Apa saja dan bagaimana cara menggunakannya. Penggunaan jenis batu gerinda yang tepat sesuai benda kerja dan bahan benda kerja yang dikerjakan tentu saja akan sangat mempengaruhi hasil dari pengerjaan. Kadangkala alat dan benda kerja yang tidak tepat atau tidak seharusnya digunakan pada prosedur pemakaian tentu akan menimbulkan berbagai resiko, misalnya rusaknya alat kerja, benda kerja dan bahkan terjadi kecelakaan kerja. 

Mengenal Jenis Batu / Mata Gerinda dan Juga Fungsinya


Agar kita bisa bekerja dengan baik, benar dan menginginkan hasil pengerjaan suatu job yang membutuhkan proses gerinda dengan maksimal maka kita perlu tahu tentang beberapa jenis mata gerinda yang ada, diantaranya adalah : 

1. Batu gerinda asah 

Jenis Mata Gerinda Dan Fungsinya

Yang pertama yaitu batu gerinda asah atau grinding wheel Batu gerinda ini berfungsi meratakan suatu bidang, contohnya meratakan hasil pengelasan Cara pemasangannya mur yang menonjol berada di sisi dalam Karena fungsi bagian menonjol tadi untuk mengunci batu gerinda agar tidak bergerak

2. Batu gerinda potong atau cutting wheel 

Batu gerinda potong

batu gerinda potong atau cutting wheel Ketebalannya hanya sekitar 1mm, berfungsi untuk memotong besi Batu gerinda ini sangat familiar dengan tukang teralis. Cara pemasangannya kebalikan dari batu gerinda asah tadi, karena ini ketebalannya cuma 1mm Kita harua sangat berhati-hati dalam menggunakan batu gerinda ini, Karena tipis, jadi rawan pecah. Jangan digoyang kekanan kiri saat menggunakannya Juga selalu gunakan kacamata saat menggerinda 

3. Batu gerinda fleksible

Jenis Batu Gerinda  fleksible

batu gerinda fleksible, atau flexible disc Fungsi sebenarnya adalah untuk menggerinda di celah yang sempit, Tapi kebanyakan digunakan juga untuk menggerinda kaca karena bahannya halus Contohnya digunakan untuk menghaluskan sisi-sisi aquarium agar tidak tajam.
Baca juga : Teknik mesin bor

4. Batu gerinda keramik 

gerinda keramik

 diamond wheel, atau batu gerinda keramik Batu gerinda ini sangat familiar dengan tukang-tukang bangunan Fungsinya adalah untuk memotong keramik Cara memasangnya agak beda dengan yang lain, karena ada ring kecil ditengahnya Fungsinya mencegah agar batu gerinda ini tidak goyang, Kalau kita beli batu gerinda ini dapat sepaket dengan ring nya Pemasangannya seperti memasang cutting wheel, nah ini contoh penggunaannya 


5. Batu gerinda amplas susun

mata gerinda amplas susun

flap disc atau batu gerinda amplas susun, Batu gerinda ini fungsinya untuk mengamplas, Biasa digunakan untuk mengamplas kayu, atau mengamplas dempul yang masih tebal. Baca juga : Cara dempul mobil sendiri dengan hasil memuaskan


6. Batu gerinda potong kayu

mata gerinda potong kayu

circular saw atau batu gerinda potong kayu. Batu gerinda ini berfungsi untuk memotong kayu Saya sangat tidak menganjurkan untuk menggunakan batu gerinda ini, karena sangat berbahaya Sisi-sisinya sangat tajam dan maksimal rmp nya cuma kecil. Untuk menggunakan batu gerinda ini perlu alat tambahan


7. Batu gerinda sikat kawat 

gerinda sikat kawat

steel wire brush atau batu gerinda sikat kawat Ini berfungsi untuk menghilangkan karat-karat dan kotoran yang menempel pada besi Misalnya akan dicat atau yang akan di las. Dibersikan dulu pakai batu gerinda ini. Cara pemasangannya dengan dikencangkan dengan kunci pas, cara menggunakannya, jangan di tekan terlalu kuat karena tangan kita bisa terpelanting.


8. Batu gerinda stainless


stainless steel cutting disc, atau batu gerinda stainless 


 9. Polishing pad atau tatakan poles 

Polishing pad


10. Nonwoven nylon wheel atau mata asah woven 


11. wool polisher, atau mata poles wool. 

wool polisher, atau mata poles wool.

Selain dari kita mengetahui jenis-jenis mata gerinda kita harus mengetahui spesifikasi dari benda kerja yang akan kita kerjakan. Tentunya hasilnya juga kurang maksimal. Penggantian mata gerinda biasanya sudah ada ukuran atau patokan yang menempel pada mata/batu gerinda tersebut. Gantilah mata gerinda yang sudah tidak layak untuk dipakai, karena selain hasil pengerjaannya kurang maksimal juga berbahaya untuk operator, benda kerja dan lingkungan sekitar. 

Cara Dempul Mobil Penyok Yang Mudah

Dempul Mobil Penyok Cara Mudah - Nah untuk sobat yang sering mengalami kejadian tidak mengenakkan ketika mobil kesayangan anda lecet tergores ringan ,sedang atau parah bahkan sampai kondisinya penyok. Pastinya akan sangat mengganggu pandangan serta membuat kecewa karena pembiayaan mobil dengan perbaikan body tidaklah murah, malah kadang biayanya melebihi ketika perbaikan part engine nya. Sebagai solusi untuk meringankan beban tersebut tidak salahnya kita belajar untuk mencoba melakukan pendempulan mobil kesayangan kita secara mandiri.

Baca Juga : Teknik Dempul Mobil Sendiri Rapi 

Secara teori dempul merupakan suatu bahan yang dibuat dengan tujuan untuk menutupu suatu lubang atau memperhalus permukaan suatu benda kayu, maupun logam. Pendempulan pada mobil memang harus dilakukan karena body mobil yang rusak/ penyok / lapuk karena usia pastinya akan menjadikan permukaan body nampak kasar dan jelek.  Proses pendempulan dilakukan saat sebelum proses pengecatan dilakukan.

Cara Dempul Mobil Penyok

Dari jenisnya, dempul bisa digolongkan menjadi 3 macam yaitu :


A. Dempul Jenis Epoxy Putty 

Dempul epoxy putty ini memiliki kelibihan ketahanan yang bagus terhadap karatan yang pasti dialami oleh logam. Serta memiliki daya rekat yang sangat baik dari berbagai matrian yang masih dasar. Bahan dari dempul epoxy putty ini yaitu, Amine yang berguna sebagai hardener,dan Epoxy resin. Kelemahan dari dempul jenis ini yaitu proses pengeringannya yang sangat lama terkadang harus menggunakan sistem pengeringan paksa menggunakan alat bantu oven pengering dempul.

B. Dempul Mobil Penyok Jenis Polyester Putty

dempul dengan jenis ini sering disebut dengan sebutan dempul plastik. Bahan penyusun dempul jenis ini yaitu organic peroxide yang berguna sebagai hardenner dengan kandungan banyak pigment, dengan ini bisa membentuk suatu lapisan yang lumayan tebal yang sangat mudah diamplas.
Ketika kita dipasaran jenis dempul ini bisa kita temui di merk OSANGLOUS, ALFA, AUTOGLOW, TANURY, BODYLIGHT dan lain sebagainya. Namun yang paling banyak peminatnya dikalangan bengkel body repair yaitu dengan memilih merk Auto glow dan Bodylight.
Kalau di lihat dari segi harganya yaitu bervariatif, berkisar antara Rp75.000,- sampai Rp200.000,- . Penggunaanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan seberapa banyaknya. Kalau kondisi mobil penyok kita bisa beli dempul dengan ukuran 1 kg.

C. Dempul Jenis Lacquer Putty

Bahan dasar dari dempul Lacquer Putty yaitu Nitrocellulose dan juga Acrylic resin. Nama lain dempul ini yaitu tempul odol, biasanya digunakan untuk mengerjakan penutupan sambungan dempul yang sudah lama atau pengerjaan yang dahulu, sehingga apabila nanti kalau dilakukan pengecatan sambungan dempul tersebut tidak terlihat. Cara pemakaian dempul ini bisa dioleskan secara tipis-tipis untuk menutupi pori-pori ataupun goresan body mobil yang tidak teralu dalam. Perlu diingat jangan menggunakan dempul ini berlebihan atau pengaplikasiannya terlalu tebal karena bisa berakibat terkelupas dempulya. Alangkah baiknya pabila sebelum kita laksankan pendempulan kita epoxy terlebih dahulu permukaan yang akan di dempul.
Merk yang sering digemari dan dipakai yaitu Spot Wanda" biasanya kalau dipasaran bisa kita temukan dengan harga Rp.35.000,-

Baca Juga : Urutan tahapan pengecatan mobil yang benar

Dari ketiga jenis dempul diatas bisa kita pilih untuk cara dempul mobil penyok yaitu denganjenis dempul POLYESTER PUTTY (dempul plastik). Selain digunakan untuk body mobil yang penyok pollyester putty juga sangan baik ketika kita gunakan untuk pendempulan body yang kropos.
Tahapan yang dilakukan untuk cara dempul mobil penyok bagi kita para pemula yaitu :

Mempersiapkan Alat Pendempulan 

- Penggaris bahan alumunium berukuran yang lumayan panjang
- Scrapp dempul
- Linggis kecil
- Palu
- Amplas kasar dan halus
- Balok kayu
- APD (masker, kaos tangan, kacamata)
- Mesin gerinda mata amplas untuk pengalus (kalau diperlukan)

Proses Cara Dempul Mobil Penyok


Penyok pada samping body

Tahapan pertama cara dempul mobil penyok kita lakukan seperti proses kerja di bengkel ketok magic yaitu pencongkelan.Cara pencongkelan ini kita lakukan pembukaan dinding pintu atau sering disebut dengan Door Trim, Pembukaan door trim ini kita lakukan secara berhati-hati agar tidak memperparah kerusakan body mobil anda. Bukalah baut-baut dengan kunci pas atau obeng (+) berlanjut mencongkel door trim dengan obeng (-) yang kita sudah lapisi dengan kain agar tidak menggores body.

Namun berbeda apabila mobil anda sudah menggunakan sistem power window, sebaiknya lepas terlebih dahulu jaringan kabel untuk power windownya. Setelah semua door trim yang kita perlukan sudah terbuka, maka kita lanjutkan dengan melakukan dorongan kondisi body penyok tadi dengan menggunakan tangan, balok kayu , atau bahkan linggis yang sudah kita siapkan tadi ketika sulit menjangkau bagian yang penyok.
Pastikan dorongan tadi membuat penyoknya bisa kembali rata.

Dempul Mobil Penyok cara mudah


Dorongan yang kita lakukan tadi dengan kayu atau linggis kecil pasti akan menimbulkan luka lecet atau body tidak rata , sehingga kita harus melakukan proses penyempurnaan kerataan body tadi dengan memukulnya menggunakan palu berukuran kecil secara perlahan.

Penyok Pada Bagian Dumper 

Memang paling rawan penyok mobil yaitu sering dialami pada bagian dumper. Cara pemulihannya bisa dikatakan lebih mudah yaitu dengan cara melepaskan dumpernya berlanjut kita lakukan penyiraman pada bagian penyok tadi dengan air panas mendidih. Penyiraman ini dikakun dari bagian dalamnya dumper jangan dari luar.
Tujuan penyiraman dengan air panas mendidih ini yaitu membuat dumper lebih lentur sehingga ketika kelenturannya tercapai kita lakukan pendorongan dengan balok kayu lebih mudah dan tidak terjadi pecah. Setelah dilakukan pendorongan tadi bisa kita sempurnakan perataan body penyok tadi dengan palu secara perlahan.

Baca juga : Cara merawat aki mobil agar awet

Ketika penyok yang dialami mobil tadi sudah kita ratakan sebagai mana tekstur body seperti awal, maka kita lanjutkan dengan cara melakukan pendempulan. Bagian yang penyok tadi bisa kita lakukan pengamplasan terlebih dahulu dengan menggunakan ukuran amplas 600/360 sehingga debu dan kotoran yang menempel pada lokasi yang akan kita dempul bisa bersih, dan dempul bisa menempel dengan kuat.

Meracik adonan dempul yang baik yaitu dengan menambahkan hardenner dengan perbanding 10 : 2, Untuk teorinya semakin banyak kita menggunakan campuran hardenner maka semakin cepat pula dempul akan mengering.

Lakukan pengisian dempul pada bagian bekas penyokan tadi menggunakan scrap dan dilakukan secara setapa demi setapa karena pendempulan tidak mungkin bisa langsung jadi. Setelah dempul mengering pada lapisan sebelumnya maka kita lakukan pelapisan dempul lagi dan berulang hingga tampilannya rata.

Proses Dempul Mobil Penyok Berikutnya


Apabila terjadi penyok yang berukuran lebar, proses pemerataan dempul tadi bisa menggunakan penggaris alumunium tadi yang sudah kita siapkan. Cara penggunaan penggaris ini cukup mudah yaitu kita tempelkan penggaris ini pada body maka terlihat yang masih rongga tidak rata dan kita isikan lagi dengan dempul, kemudian penggaris kita tarik ke arah atas ataupun bawah. Tunggu hingga lapisan awal mengering kemudian bisa ulang lagi hingga memperoleh permukaan yang halus dan rata terhadap body mobil yang tidak dilakukan pendempulan.

Setelah dempul sudah kita pastikan rata tunggu kira-kira selama 1 jam atau lebih yang terpenting sudah benar-benar kering dan bisa dilanjutkan dengan proses pengamplasan. Untuk pengamplasan awal kita gunakan ukuran amplas yang 120 ,lakukan menggunakan paking kayu atau alas kayu supaya proses pengamplasan bisa bergelombang. Amplas ukuran 120 tadi digunakan untuk pembentukan body secara perlahan, dan apabila sudah bisa dilanjutkan dengan menggunakan amplas ukuran 240 berlanjut 360/600 sehingga permukaan dempul benar-benar harus bahkan bekas amplasan sudah tidak terlihat.
Sedikit tips ketika kita kesulitan melakukan pengamplasan yang biasanya terasa keras dan berat, bisa menambahkan sabun colek sebelum saat pengampasan akan dimulai.

Cara Untuk Dempul Mobil Penyok


Tahapan selanjutnya yaitu pemberian epoxy , ketika mengerjakan penyok yang berukuran kecil maka alangkah baiknya menggunakan jenis dempul spot (dempul odol) yang kita oleskan tipis-tipis sampai permukaan bekas dempul tidak terlihat, ketika di bagian sambungan dempul oleskan kan dempul spot yang lemuyan tebal agar lebih kuat menutupi sambungan dempulannya.

Dempul spot sudah dilakukan maka bisa melanjutkan proses selanjutnya yaitu pengamplasan ulang menggunakan ukuran amplas nomor 300/600 . Amplaslah sehingga lapisan dempul spot tadi benar-benar halus. Untuk pengamplasn pada sambungan dempul tadi kita lakukan berhati-hati agar dempul spot tadi tidak terkelupas habis. Amplas yang baik untuk dempul odol bisa menggunakan karet atau bahan sederhana seperti sandal karet swallow bekas.
Setelah cara dempul mobil penyok tadi sudah kita lakukan dengan baik dan benar anda bisa melanjutkan dengan proses tahap pengecatan sesuai dengan warna selera.


Cara Cas Aki Mobil Yang Benar Tidak Merusak

Cara cas/carge aki mobil yang benar tidak membuat tambah rusak. Sebagai salah satu komponen mobil, aki memiliki peranan yang sangat penting sebagai sumber kelistrikan sehingga mobil yang kita gunakan dapat beroprasi dengan nyaman. Aki mobil juga seperti komponen spare part yang lain, ia juga membutuhkan perawatan, pemeliharaan serta perbaikan. Perawatan aki secara disiplin mengurangi resiko mobil anda macet/mogok dan sulit untuk di start ulang, bayangkan saja kalau kita mengendarai mobil sendiri tidak ada yang menemani lalu mobil kita mogok di tengah perjalanan dan aki kita tidak mampu melakukan starter ulang, pasti sangat merepotkan.

Lakukan perawatan / pengecekan kondisi aki mobil secara sederhana seperti membersihkan kerak yang ada di klem penjepit kepala terminal aki, Apabila jenis aki mobil anda aki basah, maka seringlah mengontrol cairan aki, apabila kurang segeralah di isi, dan perawatan yang lain yaitu pengecasan aki/ carge ulang aki mobil.

Cara cas aki mobil yang benar 1

Cas ulang aki ini sebaiknya sering kita lakukan walaupun selama ini mobil kita starternya lancar. Hal ini perlu dilakukan karena mengantisipasi faktor yang sulit kita ketahui secara manual bahwa alternator mobil kita bekerja atau tidak mengisi ulang aki secara otomatis langsung di mobil.
Baca juga : Tips aki basah anda selalu awet

Cas aki ini bisa kita lakukan dengan cara menggunakan jasa bengkel yang menyediakan layanan pengecasan ulang, dan bisa juga kita lakukan sendiri di rumah dengan catatan kita menyediakan alat cas aki. Alat cas ini bisa kita dapatkan di pasaran dengan mudah. Saat membeli alat cas aki sebaiknya perhatikan spesifikasi yang sesuai dengan kebutuhan.

Charger / Alat Cas Aki Mobil Spesifikasi Yang Benar 


Apabila andan ingin melanjutkan tahap perawatan aki mobil dengan cara mengecas ulang secara mandiri sebaiknya kita memperhatikan spesifikasi yang tepat dengan jenis aki yang kita miliki untuk menjaga pengecasan berjalan dengan baik,benar dan tidak merusak. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam melakukan pengecasan aki secara mandiri :

-  Pahami nilai amper hour yang tertulis di badan aki kita. Pilih charger aki mobil yang memiliki nilai besaran ampere minimal 10% dari aki mobil yang kita miliki

- Memperhatikan nilai (+) dan (-) kabel yang ada pada Charger aki, bisanya kabel dengan warna merah (+) dan Kabel dengan warna hitam yaitu (-), pastikan lagi setelah anda memperhatikan kabelnya dan cek lagi (+)/(-) urutannya sesuai atau tidak dengan lambang (+)/(-) pada charger, jangan sampai terbalik. Apabila terbalik bisa merusak aki bahkan chargernya.

- Perhatikan tegangan yang akan digunakan, pada umumnya pengecasan aki mobil yang benar dengan tegangan sebesar 12 volt, maka dengan itu pilihlah tegangan yang dimiliki charger sebesar 12 volt.

- Satu hal lagi bacalah panduan penggunaan charger yang sesuai prosedur pabrikan sehingga menjamin pengecasan aki berjalan dengan baik dan benar.

Tahap Yang Dilakukan Untuk Cas Aki Mobil


Setelah mempelajari spesifikasi charger mana yang sesuai untuk mengecas aki anda maka lakukan langkah-langkah berikut dalam memulai pengecasan aki mobil

cara cas aki mobil sendiri


- Mempersiapkan alat charger yang spesifikasinya sudah kita sesuaikan tadi

- Lepaskan aki dari mobil anda ,jangan lakukan pengecasan tanpa melepas aki dari mobil, untuk mengurangi resiko konsleting pada mobil ataupun hal-hal yang tidak diinginkan sehingga berpotensi bahaya.

- Apabila jenis aki mobil yang anda gunakan merupakan aki jenis basah maka terlebih dahulu lepas penutup air aki, perhatikan apabila cairannya kurang maka kita harus menambahnya hingga mendekati batas atas. Saat di cas mendekati penuh maka ketinggian air aki juga akan  otomatis bertambah.

- Sebelum pengecasan dimulai pastikan saklar pada charger dalam kondisi OFF, dan berlanjut kita colokkan terhadap terminal PLN

- Penyambungan terminal kabel charger aki dilakukan dengan memperhatikan warna kabel dengan jenis (+) atau (-) sesuai terhadap katup (+)/(-) pada aki mobil, Pemasangan ini biasanya menggunakan klem kabel yang ada pada cahrger aki,pastikan menjepit dengan kuat tidak ngepong/kendor dan melanjutkan dengan menekan tombol ON yang ada pada saklar charger.

- Seting saklar cas aki dengan posisi yang pas, yaitu biasanya 12 volt dan saklar amper disesuaikan terhadap ampere pada aki mobil

- Menunggu beberapa jam hingga aki yang kita cas kondisinya sudah penuh

- Selesai melakukan pengecasan kita cabut kabel pada stop kontak listrik pln dan copot klem kabel charger yang mengikat aki, kemudian tutup kembali penutup air aki sperti semula

Baca juga : Cara memperbaiki aki kering yang ngedrop

Antisipasi Saat Melakukan Cas Aki Yang Benar


Kalau kita cermati bahwa pengerjaan cas aki mobil ini merupakan pengerjaan yang bisa digolongkan berbahaya, entah membahayakan operator, lingngkungan saat pengecasan, serta mobil anda sendiri. Untuk menunjang kelancaran proses pengecasan aki mobil anda secara mandiri sebaiknya melakukan beberapa antisipasi untuk mengurangi resiko dari hal-hal yang tidak diinginkan, diantaranya :

a. Aki yang akan di lakukan pengecasan sebaiknya dilepas dari mobil supaya menghindari terjadinya arus short / konslet, dan apabila mobil anda merupakan mobil keluaran terbaru dengan sistem komputerisasi, sebainya berkonsultasi pada ahlinya karena pelepasan aki pada beberapa jenis mobil keluaran terbaru bisa mereset setingan komputerisai mobil

b. Pemasangan rangkaian pengecasan sebelum kabel charger di tancapkan pada stop kontak pln untuk menghindari kecelakaan kerja dan tersengat listrik

c. Hindari lokasi pengecasan aki yang banyak anak, serta lokasi yang basah

d. Saat setelah pengecasan selesai sebelum melepas klem kabel charger sebaiknya matikan dahulu saklar pada charger.

e. Apabila penutup cairan aki sudah terbuka sebainya hati-hati untuk tidak terkena percikan air aki ke mata kita

f. Gantilah komponen aki atau komponen charger yang dirasa sudah tidak layak, continhnya klem tembaga kabel aki yang sudah mengapur atau sudah tidak bisa dibersihkan.


Demikian merupakan beberapa tahapan yang harus anda lakukan saat berniat untuk melakukan cas aki mobil anda sendiri dengan benar dan tidak berbahaya.



Cara Dempul Mobil Sendiri Bagus Rapi

Cara dempul mobil sendiri - Kita pasti semua sudah merasakan berapa banyaknya ongkos yang dikeluarkan untuk memperbaiki mobil kita yang tergores dengan ukuran kecil maupun besar, saat itu pastinya anda merasa mahal banget...padahal hanya tergores kecil saja...nah disitu kadang kita merasa mampu apabila mobil kita kita dempul secara mandiri, dan berfikiran mungkin pekerjaan dempul saya lebih bagus daripada bengkel-bengkel yang ada dijalanan.

Faktor tergoresnya body mobil kita itu sangat banyak dan susah diprediksi, bayangkan kalau oprasional mobil kita sangat tinggi,pastinya potensi resiko body mobil kita lecet dan tergores sangat banyak. Untuk tarif perbaikan pendempulan dengan goresan kecil biasanya bengkel-bengkel meberikan tarif ongkos kisaran Rp.400.000,- dan untuk perbaikan full body bisa mencapai harga Rp.5.000.000,-

Tapi kadang kala kita temui kasus lecet body yang kecil tapi memerlukan perbaikan full body. Hal ini bisa dikarenakan warna utama mobil kita lupa kode nomer pengoplosannya sehingga bengkel kesulitan untuk memberikan pewarnaan yang sesuai dengan warna utama body mobil. Kalau dipaksakan pewarnaan dengan kode pengoplosan yang tidak sesuai pastinya akan nampak belang-belang. Bayangkan saja kalau itu terjadi pada mobil kita,sedangkan dompet kita lagi minim dan tidak diasuransikan... pastinya akan membuat pusing kepala.

Nah untuk kali ini kita bersama belajar untuk mempelajari cara mendempul mobil sendiri yang benar dan hasil yang bagus. Proses perbaikan atau reparasi bodi mobil itu pada dasarnya tentang bagus atau tidaknya pendempulan, Proses pendempulan ini bisa dikatakan proses yang tersulit dalam reparasi body,karena membutuhkan kesabaran dan ketlatenan sehingga memperoleh permukan body dempul yang benar-benar halus dan sesuai dengan bentuk awal body mobil. Proses dempul ini sangat penting dikarenakan bagus tidaknya hasil pengecatan sangat dipengaruhi dari hasil pendempulan. Apabila pendempulan tidak halus atau tidak rata sebagus apapun cat yang kita gunakan pasti akan terlihat jelek,kasar dan tidak tahan lama.

Menurut bahasan teori dari WIKIPEDIA, Pendempulan merupakan tujuan dari pendasaran cat , meratakan serta menghaluskan bidang kerja yang berlubang akibat goresan, korosi , bahkan penyok. Secara praktek pengerjaan assembling mobil, proses pendempulan merupakan kategori proses finishing. Proses pendempulan ada beberapa langkah diantaranya :

Proses Dempul Mobil Sendiri Yang Bagus


A. Mengamplas dengan amplas awalan yang kasar

B. Pendempulan filter , yaitu mendempul body mobil yang cacat ,tergores, atau berlubang dan membentuk kembali bentuk awal mobil.

C. Pendempulan dengan cara pembentukan bentuk mobil yang menggunakan alat kertas amplas kasar yang sebelumnya dipastikan dempulan tadi sudah kering.

D. Setlah pembentukan body mobil sudah diselesaikan berlanjut dengan proses finishing dempul, yaitu pengamplasan halus menggunakan alat amplas kertas yang halus bisa ukuran kekasaran amplas 300 ke atas . Proses finishing ini harus benar benar terselesaikan sepenuhnya dan kita pastikan body mobil benar-benar halus.

E. Pengecatan, Sebelum dilakukan pengecatan pastikan body mobil yang sudah didempul bersih dari serbuk debu atau kotoran lain yang menempel, sehingga cat dapat menempel di mobil dengan sempurna.
Baca Juga : Urutan teknik cat body mobil yang benar

Cara Dempul Mobil Sendiri Halus



Macam-macam Jenis Dempul 


1. Dempul PLastik 

Karakteristik dari jenis dempul ini yaitu bahanya cepat mengeras dan cepat kering, sehingga menuntut kita agar cepat dalam bekerja,saran saya dempul plastik dipergunakan hanya sekedarnya saja. Cara penggunaannya yaitu kita tuang dempul plastik pada wadah dan kita lakukan penyampuran menggunakan plastik dan pasta pengering yang campurannya harus pas.

2. Dempul Plamir

Karakteristik dari dempul plamir yaitu proses pengeringan yang agak lama, cara menggunakannya juga harus bertahap, yaitu pengolesan secara tipis dan berulang-ulang. Keuntungan dempul plamir ini kita tida kesulitan melakukan pencampuran karena sudah terjaul bebas dipasaran dan sudah dalam kemasan siap pakai.

3. Dempul Buatan

Bisa dikatan dempul jenis ini berkualitas rendah karena terbuat dari campuran-campuran bahan. Biasanya bahan penyampurnya adalah dempul plamir,bedak talk dan cat dasar. Bayangkan kalau mobil kita dikerjakan di bengkel menggunakan dempul jenis ini pastinya akan kecewa dikemudian hari.
Baca juga : Cara merawat aki mobil agar awet tidak ngadat di jalan

Alat Dan Bahan Yang Disiapkan Untuk Dempul Mobil


a. Dempul (disesuaikan dengan jenis keinginan kita)
b. Cat Basic atau cat dasar dengan tipe yang tersedia yaitu warna abu-abu atau merah.
c. Pengencer cat yaitu thinner (gunakan thinner yang berkualitas baik untuk pencampuran dan perekatan cat yang sempurna)
d. Bahan pengeras dempul
e. Lap kain
f. Papan atau tatakan yang rata untuk mempermudah pencampuran dempul dan yang mudah diambil dengan scrup.
g. Alat pelindung diri yaitu sarung tangan juga masker, kaca mata diperlukan apabila pengamplasan menggunakan mesin

Proses Langkah-langkah Pendempulan 


a. Mempersiapkan serat fiber atau body part sebelum dempul dioleskan

b. Pastikan body mobil yang tergores atau berlubang sudah benar-benar bersih dengan cara meniup dengan kompresor dan di cat menggunakan cat dasar dengan campuran thinner tadi dengan perbandingan 1:1, tujuan cat dasar ini juga bermaksut untuk menghindari terjadinya korosi , sehingga dempulan kita tidak retak atau pecah yang disebabkan korosi.

c. Tatakan yang suda dipersiapkan dipergunakan untuk mencampur bahan dempul tadi dengan bahan pengeras, baca komposisi campuran yang disarankan sesui yang tersedia pada kemasannya.

d. Ketika proses penyampuran berlangsung dempul yang siap pakai biasanya berubah warna menjadi kuning atau hijau tergantung dari merknya.

e. Bahan dempul yang sudah mengalami proses penyampuran pengeras, bisa digunakandalam tempo waktu kurang lebih 25 menit

f. Bersihkan hasil dempulan yang sudah dilakukan pengamplasan secara bertahap dari amplas kasar sampai amplas finishing atau amplas halus, dan bisa kita ulangi pendempulannya apabila masih menemui permukaan yag belum rata atau belum sesuai bentuk mobil

g. Setelah proses tadi berlangsung dengan baik maka kita bisa lakukan persiapan proses pengecatan mobil.

Cara Dempul Mobil Sendiri bagus


Proses pendempulan ini tidak hanya membutuhkan skill teoritis semata, kita bisa mengasah skill pengalaman untuk menghadapi proses posisi atau bagian pendempulan yang sulit sehingga membutuhkan perlakuan khusus, contohnya proses pendempulan yang terletak pada lekukan-lekukan yang rumit kita tidak bisa menggunakan campuran dempul dengan bahan yang cepat mengeras,karena sulit untuk membenarkan atau merevisi apabila terjadi kesalahan, kita mencampur dempul dengan pengeras yang sedikit dan lakukan pendempulan secara perlahan, dan berulang-ulang agar hasilnya bagus.

Fungsi Mesin Frais Horizontal Universal

Fungsi mesin frais horizontal - Pada pembelajaran teknik permesinan selain mempelajari dari mesin bubut , mesin scrab, pengelasan dan pengeboran bahkan teknik jenis pemesinan lainnya di luar sana,  kurang lengkap dan dikatakan belum ahli ketika belum menguasai teknik mesin frais. Mesin frais ini jenisnya sendiri ada bermacam-macam, yaitu mesin frais horizontal, mesin frais vertical dan mesin frais universal, Bahkan modern ini sering kita jumpai mesin frais canggih yang dioperasikan secara computerisasi yaitu mesin frais jenis CNC.

Baca juga : Perbedaan mesin frais horizontal dan vertical 

Bagian Mesin Frais Dan Fungsinya 


Sebelum melakukan pengerjaan menggunakan mesin frais sebaiknya kita mengenal dan fungsi dari bagian mesin frais supaya saat pengoprasiannya dapat berjalan dengan lancar dan baik menghasilkan benda kerja yang berualitas.

Fungsi Mesin Frais Horizontal vertical


Bagian-bagian mesin frais diantaranya :

1. Alas (Bed)
2. Lutut (Knee)
3. Sadel
4. Meja (table)
5. Lengan (Over Arm)
6. Arbor
7. Spindel
8. Kolom


KOLOM 

Merupakan salah satu bagian dari mesin frais yang berfungsi untuk dudukan bagian pendukung lain seperti spindel,lengan, tuas-tuas,lutut dan juga merupakan rumah dari roda gigi transmisi dari motor penggerak yang di kaitkan dengan vanbelt pada pully-pully nya.

Baca juga : Mesin Frais CNC

SPINDEL 

 Funsi utama spindel yaitu bagian poros utama yang memutar arbor yang sudah dipasangi pisau frais (cutter ) untuk melakukan proses pemakanan atau penyayatan benda kerja.

ARBOR 

Merupakan suatu alat sebagai kedudukan pisau-pisau frais , arbor ini sendiri dipasang pada spindel dan memegang erat pisau sehingga saat spindel mesin berputar pahat atau pisau ini terpegang kuat oleh arbor. Pada jenis mesin frais horizontar, arbor dilengkapi dengan cincin-cincin (spacer) dengan fungsi penjepit cutter agar tidak bergeser-geser.  Saat dipasang arbor mesin frais horizontal ditopang dengan alat penopang arbor.

LENGAN/OVER ARM  

Pada jenis horizontal difungsikan sebagai penopang arbor ,lengan terletak di bagian kolom dan badan mesin. Pada bagian bawah lengan ini memiliki alur ekor burung yang berguna untuk mengaitkan penyokong arbor agar tetap sejajar dan tidak jatuh.

MEJA / TABLE  

Seperti namanya meja ini berfungsi sebagai peletak benda kerja yang didikat dengan cekam/ragum, kepala pembagi ,klem serta kepala lepas. Pada meja mesin ini memiliki alur T tang tidak berujung dengan tujuan alur T ini dibuat untuk mengikat klem atau penjepit benda kerja lainnya terhadap meja mesin dengan kuat tidak bergeser ketika pengefrisan berlangsung.
Baca juga : Mesin bubut CNC

SADEL 

Merupakan suatu bagian dari frais yang dipergunakan untuk dudukan meja. Dengan alur ekor burung yang ada pada sedel ini membuat sadel dapat digerakkan secara arah melintang dengan halus. Pergerakan sadel merupakan juga pergerakan meja mesin sehingga untuk mengurangi kerusakan setingan,sadel dilengkapi dengan pengunci agar posisi setingan tidak berubah-rubah.

LUTUT 

Merupakan suatu tempat dudukan sadel, Lutut sendiri di topang oleh kolom mesin, juga batang pengankat. Bagian lutut ini bisa digerakkan dengan cara memutar engkolnya searah jarum jam dan berlawanan jarum jam, apabila searah jarum jam pergerakan lutut ini secara vertikal naik ke atas. Dan sebaliknya apabila engkol diputar berlawanan jarum jam pergerakan lutunya searah vertical ke bawah menjauhi mata pisau mesin frais.

BED ALAS 

Bagian ini merupakan bagian yang posisinya terletak pada bagian paling bawah struktur mesin frais dimana bagian ini berfungsi sebagai penyokong semua bagian komponen mesin frais. Di dalam bed terdapat rongga ruangan yang berguna untuk menyimpan dan mensirkulasi cairan pendingin cutter dan benda kerja dengan cara memompanya ke atas lagi dengan instalasi selang.

Dari bagian-bagian di atas secar umum mesin frais horizontal ini memiliki fungsi megerjakan penyayatan benda kerja secara merata horizontal, dan mampu membuat alur, roda gigi serta bisa melakukan pembuatan benda kerja dengan jumlah sisi yang banyak dengan cara sangat beraturan.

Mesin Frais Horizontal dan Vertikal

Mesin Frais Horizontal dan Vertikal - Merupakan suatu alat permesinan yang dipergunakan untuk menyelesaikan benda kerja dengan cara melakukan putaran alat pemotong/pisau pemotong (cutter) dengan putaran pada sumbu mesin dan menyayat benda kerja sesuai dengan gambar / bentuk teknik yang dikehendaki. Mesin ini bekerja dengan gerakan utama yaitu motor mesin yang berputar secara elektrik dan diteruskan putaran tersebut secara mekanis terhadap mata pisau frais (cutter) yang sudah dipasang pada spindel. Putaran mata pisau frais yaitu gerakannya searah dengan jarum jam / clock wise ataupun bisa di setting berlawanan dengan jarum jam/ couter clock wise yang disesuaikan dengan arah mata pisau frais.
Baca juga : Mesin Cnc Frais 

Secara umum mesin frais ini dipergunakan dalam pengerjaan meratakan permukaan benda kerja, pembutan alur , pembuatan roda gigi dengan ukuran yang presisi, membuat benda ber bidang atau segi yang banyak dengan ukuran presisi, serta bisa digunakan untuk pelubangan.
Sistem kerjanya mesin frais ini adalah benda kita ragum/klem pada meja mesin dengan melakukan pergerakan memutar kepala pembagi, cross handle ataupun vertical handle ke arah mendekati mata pisau mesin frais dan terjadilah proses penyayatan.
Baca Juga : Mesin Bubut CNC

Untuk menghendaki pengukuran kedalaman pemakanan / penyayatan benda kerja sesuai dengan putaran handle maka sebelum dilakukan proses penyayatan terlebih dahulu mencara titik zero setting, dan berlanjut mensetting kedudukan putaran handle pada posisi angka NoL.

Perbedaan Mesin Frais Horizontal Dan Vertical

Mesin Frais Horizontal dan Vertikal


Frais Horizontal :


Spesifikasi mesin frais dengan tipe horisontal ini adalah spindel yang disetting dan dipasang secara mendatar atau horizontal dengan tipe pengerjaan benda kerja dengan bidang mendatar dan pembuatan alur. Mesin frais tipe ini merupakan jenis knee dengan bentuk hampir sama dengan jenis mesin frais universal/tipe bed.

Mesin Frais Horizontal dan Vertikal universal


Pergerakan mesin ini secara longitudinal maju mundur dengan cara seting otomatis maupun digerakkan secara manual dengan kedudukan spindel dengan arah horizontal. Alas atau base mesin frais ini terbuat dari jenis besi tuang atau cor kelabu. Pada base merupakan bagian mesin frais yang terkletak pada bagian paling bawah dan diikat pada lantai denga cara membautnya. Pada kolom base terdapat pompa yang berguna untuk mensirkulasi pendingin coolent pemotong yang turun kebawah dan sebelumnya sudah tersaring oleh saringan bed meja mesin dan diturungkan dengan saluran sejenis selang yang terhubung dari bed mesin ke base. Dan Pompa yang terdapat di dalam base akan menaikkan dengan selang yang diarahkan ke cutter sehingga cutter dapat menyayat benda kerja dengan tempo lama dan tidak kelebihan panas gesekan yang membuat rusak cutter.

Bagian kolom juga terdapat roda gigi pengatur kecepatan motor dengan sabuk transmisi atau van belt. Bisa dikatan kolom merupakan salah satu bagian utama dari mesin frais yang dimana ditempatkan lengan mesin dan spindel pemasang arbor. Putaran mesin ini bisa di stel dengan cara melihat tabel yang ada di bagian dinding mesin. Kecepatan potong bisa disesuaikan dengan berbagai kriteria,contoh diantaranya yaitu ketebalan penyayatan, jenis bahan benda kerja, serta jenis bahan cutter.
Baca juga : Mesin Bor Duduk 


Frais Vertical 


Mesin vertical ini spindel di rancang/dipasang dengan cara tegak lurus. Seluruh komponen yang terdapat pada mesin frais vertical ini memang sama yang ada pada mesin frais horizontal yang membedakan hanyalah posisi pemasangan spindelnya. Menagapa dibuat atau dipasang secara vertical ? tentu saja membuat mesin mampu mengerjakan pengerjaan benda kerja yang tidak mampu dilakukan menggunakan mesin frais jenis horizontal . Biasanya pembuatan frais alur ekor burung , pembuatan alur T  ataupun alur tanpa ujung / blind slot. Kepala penggerak cutter nya dapat dengan menghendaki besaran sudut yang diinginkan bahkan diputar menghadap atas.

Mesin Frais Horizontal dan Vertikal Perbedaan


 Pahat yang bisanya digunakan saat memakai mesin frais vertikal yaitu pahat jenis jari,Penyetelan kemiringan kepala tetap ini memungkinkan kita mampu mengefrais benda kerja dengan kemiringan sudut dalam sekali settingan.

Mesin Bubut Cnc Mini Training Unit

Mesin Bubut CNC - Seperti artikel saya sebelumnya mesin bubut cnc ini prinsip kerjanya seperti pada mesin frais cnc yang proses pengerjaannya menggunakan bahasa pemrograman. Mesin ini teknologi cnc ini merupakan suatu paduan antara sistem mekanis dan servo, yang berlanjut denga nsistem analog dan disempurnakan lagi menjadi sistem komputer digital, secara waktu ke waktu mesini ini didesain sedemikian rupa dengan tampilan simple dan mudah dioprasikan dengan kemampuan yang luar biasa mampu mengerjakan pembubutan dengan ketelitian hasil ukuran pemakanan benda kerja mencapai 1/100 mm lebih. Alat potong atau pahat yang digunakan bubut cnc yaitu pahat mata potong tunggal atau single point tool. Cara kerjanya mesin ini hampir sama dengan mesin konvensional yaitu pahat yang diletakkan pada posisi tertentu dengan pergerakan secara lurus maupun melintang terhadap meja pada mesin dan melakukan pemakanan benda kerja yang berputar sesuai rotasi putaran pada ragum mesin. Proses pekerjaan model pembubutan memanjang, pembubutan muka, membubut profil,pembuatan alur/ulir atau pengeboran benda kerja.

 Pergerakan pahat potong benda kerja ini secara nuerikal kontrol dari bahasa komputer dengan prinsip titik sumbu X,Z. Sumbu X dapat diartikan sebagai besaran diameter yang akan dicapai proses penyayatan, sedangkan sumbu Z bisa diartikan panjangnya benda kerja atau panjangnya pergerakan pahat yang akan diinginkan.
Proses pemrograman CNC atau pembubutan selalu diperlukan untuk menentukan titik 0 dan pengkordinatan atau MCS ( Machine Coordinate System) yang bisa kita seting secara berpindah-pindah sesuai dengan pengaturan yang diinginkan. Titik Nol pengerjaan mesin bubut CNC ada dua yaitu titik NOL benda kerja (W) dan titik NOL pada mesin (M).

 Sumbu koordinat X pada mesin cnc merupakan sumbu yang tegak lurus terhadap spindel. Nominal positif sumbu X merupakan pergerakan pahat yang menjauhi spindel. Dan nominal positif pada sumbu Z merupakan pergerakan menjauhi kepala tetap mesin bubut bisa diartikan sebagai panjangnya benda kerja. Sumbu Z ini terletak sejajar dengan spindel. Sebelum memulai program pembubutan maka kita buat dulu titik nol benda kerja yang terletak di ujung paling kanan benda kerja . Sistem kordinat ini sering disebut WCS (Workpiece Coordinate System).

Baca juga : Perlengkapan mesin bubut standar

Pemrograman yang digunakan pengerjaan mesin bubut bisa menggunakan sistem absolute maupun inkremental. Sistem absolute yaitu nama sumbu yang digunakan adalah X,Z . Dan harus diperhatikan sumbu X merupakan besaran diameter.  Sehingga titik referensi tetap berada pada titik tertentu yang tidak berpindah. Sisten pengkoordinatan inkremental dengan sumbu (U.W) yang dimana ttik referensi yang digunakan titik koordinat terakhir pergerakan pahat. Ada juga sistem pengkoordinatan campuran yaitu antara absolute dengan inkremental dengan sumbu (X/U, U/Z).

Komponen Bagian Mesin Bubut CNC



Untuk memulai pengerjaan bubut cnc seharusnya kita tau dan memahami bagian dari mesin. Bagian ini antaranya:

1. Magazine tools

 Biasanya juga disebut Tool Turret dengan fungsi penyimpanan alat potong dan berfungsi sebagai alat tukar cutter saat proses pemakan benda kerja berlangsung . Magazine tool ini dapat menyimpan berbagai jenis cutter dengan macam-macam fungsinya bisa menapai slot sebanyak 24 slot tergantung jenis mesin tersebut.

Baca Juga : Mesin Frais CNC

2. Spindle Mesin

 Spindel mesin merupakan alat yang berperan sebagai pengatur perputaran pergerakan alat potong di sumbu Z , dalam koneksinya terhadap arbor menggunakan bantuan dari udara bertekanan.

3. Panel Control

 Panel kontrol ini memiliki fungsi sebagai pusat pengendali pengoprasian mesin bubut cnc. Perananya sebagai pemberi perintah pada mesin seperti pergerakan meja mesin, perubahan setingan dan bahkan memutar spindel.

4. Monitor

 Dipergunakan sebagai pembantu memantau aktivtas pembubutan seperti koordinat pergerakan posisi benda, parameter penggunaan mesin cnc juga sebagai warning apabila terjadi program eror.

5. Coolent House atau Rumah Pendingin

Seperti namanya bagian ini berfungsi sebagai sistem pendininan terhadap alat potong ketika melakukan penyayatan benda kerja. Karena saat proses penyayatan, benda kerja bergesekan dengan pahat dengan kecepatan putaran tinggi maka timbul suhu yang panas, dan apabila cutter tidak dinginkan maka cutter akan pecah atau cepat tumpul. Coolent house ini terpasang pada blok spindel yang diberi selang.

Baca juga : Bagian mesin bor duduk

Mesin Bubut Cnc Mini Training


Teknik Menzerokan Bubut

A. Kita tekan tombol MPG
B. Geser sumbu Z ke arah negatif
C. Geser juga sumbu X ke arah negatif
D. Lakukan tekan tombol Machine Zero pada sumbu Z sehingga secara otomatis terpenuhi sumbu Zero mesin
E. Sama dengan Proses D Tekan tombol Machine Zero pada subu X secara otomatis juga terpenuhi sumbu zero mesin
F. Dan Tekan tombol reset mesin . dan mesin bubut cnc siap dioprasikan.

Tata cara mematikan mesin bubut cnc

untuk menjaga agar keamanan mesin bubut terjadi maka kita perlu melakukan proses pematian mesin cnc sdengan urutan yang benar, yaitu :

a. Zerokan atau nol kan kordinat aman pahat mesin cnc
b. Tekan tombol emergency stop yang ada pada mesin
c. Tekan tombol Switch off controller cnc
d. Switch off yang terletak pada panel belakan kita tekan kebawah yang menunjukkan off.

Dari uraian di atas sebenarnya kurang spesifik pembahasan tentang mesin bubut cnc, padahal kita harus memahami banyak kode dan bahasa input pemrograman yang akan kita bahas di artikel berikutnya. Semoga bermanfaat .




Mesin Frais Cnc Milling Dan Drilling

 Mesin frais cnc - Mesin frais secara konvensional tentunya sangat berbeda dengan mesin frais dengan sistem CNC atau computer Numerical Control, yang sesuai dengan namanya keluaran mesin frais teknologi canggih ini memiliki berbagai keunggulan dalam mengerjakan benda-benda kerja yang biasanya di produksi masal. Dengan kemampuan seperti robotik kesalahan ukuran yang biasaya dijumpai pada mesin frais jenis konvensional bisa ditekan. Tingkat kepresisian hasil frais juga sangat tinggi tergantung input program perintah pemakanan benda kerja.
 Dibandingkan dengan mesin frais konvensional yang mengerjakan pengerfrisan benda kerja dengan cara operator menggerakkan poros engkol ke arah yang dibutuhkan untuk melakukan pemakanan ,yang semua itu dikerjakan secara manual maka apabila memperoleh pengerjaan yang sifatnya masal pasti sangat kualahan.

Namun demikian kelebihan mesin frais konvensional juga masih ada di bandingkan dengan mesin frais cnc, yaitu ketika mengerjakan benda kerja berukuran besar dan memiliki karakteristik bahan benda kerja yang membutuhkan perlakuan khusus mensin konvensional sangat dibutuhkan, dikarenakan mesin dengan jenis cnc ini memiliki ruang kerja pergerakan sumbu pahat dan cekam yang relatif lebih kecil tentunya tidak bisa memaksakan untuk menggunakan mesin jenis cnc.

Mesin frais cnc milling


Mengenal Mesin Frais CNC 


Pengertian dari CNC ( Computer Numerical Control ) yaitu pengoprasian mesin frais yang dilakukan dengan memasukkan perintah yang diprogram secara abstrak dengan menyimpan program perintah tersebut dalam media penyimpanan sesuai sistem computerisasi. Kata NC tersebut merupakan singkatan dari bahasa inggris yang berarti numerical kontrol atau kontrol numerik. Sejarah penemuan mesin NC ini bermula pada tahun 40an sampai 50an, secara bertahap ke arah modern ini dimodifikasi sedemikian rupa dengan menyediakan motor dengan fungsi menggerakan titik-titik pergerakan pahat pemotong yang dimasukkan kedalam sistem perekam kertas. Motor dengan paduan antara servo motor dengan mekanis ini perlahan berumah dan diperbaiki menjadi sistem analog dan terus berubah menjadi lebih modern dengan sistem komputer digital. Dengan sistem komputer digital ini maka ketelitian pemotongan atau akurasi hasil pemekanan pahat terhadap benda kerja dengan ketelitian hingga 1/1000 mm yang mampu mengerjakan benda kerja secara continue berulang/produksi masal dengan kualitas hampir tidak menurun.

Baca juga : Jenis pisau mesin frais dan fungsinya

Mesin frais cnc drilling dan millling


Bagian Utama Mesin Frais NC/CNC :

A. Program
B. Processor / Control unit
C. Motor listrik servo yang berguna sebagai penggerak kontrol pahat pada mesin
D. Motor mesin , MOtor mesin ini bertugas sebagai penggerak atau pemutar pahat dalam melakukan feeding atau pemakanan
E. Pahat
F. Dudukan / Ragum / Pemegang benda kerja di dalam mesin

Prinsip dasar kinerja mesin cnc ini yaitu operator melihat gambar kerja yang seperti apa dan bagian mana saja yang akan mendapatkan pemotongan pahat mesin frais, yang kemudian realisasi arah pergerakan pemakanan terhadap benda kerja di input menggunakan pengetikan langsung computer yang ada di bagian mesin frais tersebut atau juga menggunakan komputer dengan software program cnc dan di input.

Sistem program komputer cnc biasanya disebut dengan G-CODE dan diteruskan oleh processor pada mesin cnc yang menghasilkan pergerakan pengaturan motor servo dan berlanjut terjadinya pergerakan piranti perkakas dengan prinsip kerja permesinan hingga produk dengan bentuk yang diinginkan tercipta sesuai program.

Pengerjaan mesin frais dimanapun sama, yaitu alat potong pahat ( cuuting tools) berputar pada rotasi, sedangkan yang bergerak adalah benda kerjanya dengan sumbu X,Y dan Z mendekati cutting tools.
Berbeda dengan mesin bubut yang pergerakanya berlawanan dengan mesin frais yaitu pahat yang bergeraka melakukan pemakanan terhadap benda kerja yang berputar sesuai rotasinya.
Baca juga : Mesin frais horizontal, vertical
                   Fungsi Arbore pada mesin frais

Pahat Mesin Frais

Jenis pahat atau alat pemotong benda kerja biasanya terbuat dari bahan sebagai berikut ;

1. Cemented Carbide

Bahan ini tersusun dari tungsten / molybdenum , cobalt dan carbon. Kelebihan pahat dengan jenis ini yaitu memiliki kemampuan pemotongan yang bagus walaupun sudah mengerjakan benda kerja dengan kadar panas hingga mencapai 900 derajat celcius, dan mampu mengerjakan dengan pemotongan dengan kecepatan putaran yang tinggi. Dengan kelebihan tadi , pahat ini cocok dipakai untuk pengerjaan benda kerja dalam jumlah banyak.

2. Alloy Steel

Bahan pahat yang tersusun dari baja perkakas yang mengandung karbon cromium,vanadium juga molybdenum. Baja yang ada dalam komposisi pahat ini dengan paduan tinggi jenis baja HSS (high speed steel) yang karakteristiknya mampu memotong benda kerja dengan kadar panas mencapai 600 derajat celcius.

3. Unalloyed Tool Steel

Bahan pahat yang dibuat tana mengguakan paduan, kadar karbon yang ada yaitu 0,5 - 1,5% , Karakteristiknya yaitu kualitas kekerasan pahat saat melakukan pemotongan benda kerja yang mencapai suhu 250 derajat celcius. Sehingga jenis pahat ini kurang cocok digunakan untuk pengerjaan benda kerja yang banyak ataupun pengerjaan benda kerja yang membutuhkan proses pemotongan yang lama.

Sekian sedikit bahasan tentang mesin frais cnc yang saya ketahui semoga bermanfaat bagi rekan-rekan pembaca, terimakasih.

Bagian Mesin Bor Duduk Atau Drilling

bagian mesin bor duduk - Atau sering disebut dengan sebutan driling mesin merupakan suatu alat yang digunakan sebagai pengeboran atau pelubangan pada benda kerja berbentuk lembaran atau bentuk lain dengan menggunaka pemotong yang berputar. Kita bisa mengenal berbagai jenis mesin bor yang sering kita temui di bengkel atau lingkungan kerja industri diantaranya bor meja, mesin bor tegak  mesin bor radial , mesin bor lantai, mesin koordinat dan juga mesin bor berporos.
Dari berbagai macam jenis mesin bor tersebut di atas ada beberapa bagian utama penyusun dari mesin tersebut ,yaitu :
Baca Juga : Bagian utama mesin bubut dan fungsinya 

Bagian Mesin Bor Duduk 1



Bagian-Bagian Mesin Bor Duduk 


A. Bagian Dudukan Atau Base

Bagian base ini merupakan bagian penopang dari semua komponen yang ada di mesin bor duduk. Bagian base terletak pada bagian paling bawah dan ditempelkan pada lantai dengan lubang sebagai tempat baut atau dinabolt untuk mengikat supaya mesin bor saat dilakukan pengerjaan benda kerja berlangsung getaran yang terjadi dapat diredam oleh bagian base ini. Apabila pemasangan base dengan kekencangan baut tidak benar-benar kuat maka ketika mengerjakan benda kerja yang nilai presisinya tinggi , sulit untuk mencapainya. Maka dari itu saat melakukan perakitan kita harus memastikan faktor lantai dan tata cara pemasangan base ini benar-benar kuat.

B. Bagian Column Atau Tiang

Bagian column ini memiliki bentuk silinder memanjang secara vertikal ke atas, dengan fungsi sebagai penyangga bagian komponen mesin bor duduk yang lain untuk terangkai sempurna menjalankan proses pengerjaan pengeboran. Bagian tiang ini menempel rel alur gerigi yang berfungsi sebagai pergerakan secara vertikal naik atau turun meja kerja sehingga proses feeding atau pemakanan bisa kita stel sesuai kebutuhan dengan melihat eretan putaran engkol yang ada di meja. Atau memang kesulitan untuk melakukan kedalaman pengeboran atau jangkauan dari pergerakan Bagian Drill Feed Handle (yang akan kita jelaskan di bawah)  kita bisa melakukan setting dengan memberikan stopper yang ada pada bagian column atau tiang ini.
Baca Juga : Cekam atu chuck pada mesin bubut

C. Bagian Table atau Meja Mesin Bor

Bagian table ini merupakan alat sebagai peletak benda kerja yang akan di bor dan dijepit menggunakan ragum mesin yang terlebih dahulu sudah disetting diikat pada table dengan menggunakan baut alur T. Meja kerja ini memiliki fitur bisa dilakukan pemutaran sebesar 360 derajat mengelilingi porosnya yaitu bagian tengah meja. Meja bor ini dapat digerakkan dengan poros engkol utama yang menempel pada meja dengan putaran engkol searah jarum jam maka pergerakan meja menuju ke atas dan melakukan proses feeding selain menggunakan Drill Feed Handle . Dan sebaliknya apabila poros engkol kita putar berlawanan arah jarum jam maka pergerakan meja akan turun ke bawah menjauhi mata bor. Supaya menjaga tingkat ke presisian pengeboran benda kerja kita bisa melakukan klamp table atau pengunci meja sehingga saat pegeboran meja tidak akan bergerak bergeser-geser.
Baca juga : Cara menghitung rumus putaran mesin bubut

D. Bagian Mata Bor Atau Disebut Drill

Mata bor ini merupakan alat inti digunakan sebagai pemotong atau pelubangan benda kerja secara efisien , bentuk dari mata bor ini yaitu dengan alur spriral yang didesain baik untuk pengerjaan bor. Alur spiral ini bisa berguna saat pemakanan benda kerja akan tercipta tatal atau gram kotoran hasil pengeboran secara otomatis dapat naik kepermukaan benda kerja tanpa khawatir menggesek diameter hasil pelubangan. Apabila mata bor ini dirasa sudah aus atau tidak tajam lagi, kita dapat mengasah ulang sesuai dengan sudut yang kita inginkan tanpa mengurangi ukuran diameter mata bor itu sendiri. Dalam jenis bahan nya mata bor bisa bermacam macam disesuaikan dengan benda kerja yang akan di bor, misalnya mata bor untuk benda kerja kayu, benda kerja besi, dan benda kerja untuk stainless steel. Penggunaan jenis mata bor harus benar-benar disesuaikan dengan benda kerja yang digarap agar hasil pengeborannya bagus.

E. Bagian Spindle

Bagian spindle ini berguna untuk menjepit mata bor agar tidak mudah lepas saat putaran mesin bor dinyalakan dan melakukan pemakanan. Pada spindel biasanya terdapat lubang pengunci dan gerigi yang digunakan untuk mengunci mata bor dengan kunci khusus spindle. Pengunciannya yaitu kunci dimasukkan pada lubang dan diputar searah jarum jam dan untuk melepaskan mata bor lakukan pergerakan sebaliknya.

F. Bagian Spindle Head

Bagian ini merupakan rumah dari konstruksi bagian spindel mesin bor tadi.

G. Bagian Drill Feed Handle

Sesuai dengan namanya dril feed handle digunakan oleh operator mesin bor untuk melakukan pemakanan benda kerja. Cara kerjanya operator memegan drill feed handle dan di gerakkan menekan ke bawah , semakin ke bawah operator menekan maka semakin dalam pula terjadinya pengeboran. Biasanya juga pada bagian ini ada ukuran kedalaman atau pergerakan handle feed, sehingga kalau pengeboran bisa terukur.

H. Bagian Motor Listrik

Bagian ini bisa disebut jantungnya dari mesin karena kita tau kalau tidak ada motor ini proses pengeburan tidak bisa berlangsung. Motor bor berupa dinamo penggerak mesin bor yang putarannya dihubungkan oleh van belt di ikat pada pully. Pada puly ini ada beberapa besaran diameter yang dipergunakan untuk mengatur kecapatan putaran mata bor dan bisa disesuaikan jenis benda kerja dan diameter mata bor yang akan digunakan,biasanya sudah ada tabel hitungan percepatan sesuai dengan rumus.
Motor ini harus dilengkapi dengan saklar on/off, kabel power , sekring dan juga lampu indikator.


Bagian Mesin Bor Duduk drilling

Bagian Mesin Bor Duduk Tabel



Bagian- bagian mesin bor tadi merupakan komponen yang tersusun secara presisi dan kuat. Untuk menjaga tingkat akurasi ukuran pengeboran alangkah baiknya kita lakukan perawatan di seluruh komponen pengusung tadi, seperti contohnya berikan grease atau vaselin pada column supaya pergerakan naik turun meja mesinya lancar, lakukan pembersihan semua komponen dari geram atau sampah pengeboran , dan selalu mengecek lantai dudukan sebelum pengerjaan dimulai supaya menjaga keslamatan operator bor dan juga benda kerja.


Cara Las Kuningan Dengan Besi Dan Tembaga

Cara las kuningan dengan besi dan tembaga - kali ini kita bersama kita akan melakukan suatu teknik yang tergolong unik di lingkungan profesi sekitar kita yaitu teknik pengelasan kuningan terhadap logam besi (Brazzing). Hal ini sebenarnya tidak sulit dikerjakan bagi orang pemula seperti kita, hanya membutuhkan ktlatenan dan kehati-hatian dalam pengerjaanya karena kita tau bahwa nilai titik lebur antara kuningan dan logam besi serta tembaga itu berbeda.
Sebelum kita memulai pengerjaan pengelasan kuningan ini kita harus mempersiapkan alat- alat dan bahan, supaya nantinya kalau sudah memulai pengerjaan tidak kebingungan mencari bahan atau alat ini itu yang tentunya sangat mengganggu kelancaran.

Cara las kuningan dengan besi

Baca juga : Teknik dasar belajar las karbit
                   Teknik pengelasan overhead atau di atas kepala yang benar

Alat dan Bahan Yang Harus Dipersiapkan 


A. Regulator

Regulator ini fungsinya sama denganjenis engelasan lainnya yaitu untuk mengatur aliran dari masing-masing gas.

B. Gas Oksigen (O2)

Gas oksigen tentunya kita tau bahwa syarat terjadinya api atau sesuatu yang terbakar adalah faktor adanya gas oksigen. Nah dalam proses pengelasan berguna untuk menciptakan proses pembakaran yang ada di busur las.

C. Gas Asetelyne

Ketika kita sudah memiliki gas asetelyne harus perhatikan cara penyimpanannya biar aman yaitu dengan disimpan dengan aseton dan pada kondisi tekanan tidak boleh melebihi 100 kpa. tabusng gas asetelyne umumnya mampu menahan tekanan sampai 1,7 Mpa

D. Kaca Mata Las

Kaca mata las ini memang selalu perangkat yang wajib dikenakan karena memang efek langsung dari las adalah cahaya yang sangat terang . Sebaiknya pemilihan kegelapan kaca mata las harus sesuai standar pengelasan, supaya kesehatan mata kita dapat terjamin.

E. Katup Pengaman

F. Celemek atau apron : Diusahakan terbuat dari bahan kulit atau bahan yang lain tahan dengan percikan api.

G. Tang Betet : Gunannya untuk penjepitan alat ataupun benda kerja saat dilakukan pengelasan supaya tidak berubah posisinya

H. Palu besi : Berguna untuk pembersih kerak, meluruskan benda kerja dan lain-lain

I. Sumber api : Sumber api ini bisa kita peroleh dari korek gas biasa untuk menyalakan busur las.

J. Kunci tabung atau kunci pipa.

K. Sikat baja : Untuk pembersih benda kerja yang akan di las ataupun benda kerja yang sudah di las biar keraknya hilang.

L. Pendingin : Pendingin ini bisa dari air ataupun spon air yang dipersiapkan.

M. APAR : Alat pemadam kebakaran yang berfungsi sebagai preventif apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti kebakaran di lingkungan kerja. APAR sebenarnya merupakan suatu alat yang wajib ada dalam SOP pengerjaan semua jenis teknik las.

Baca Juga : Cara membuat mesin las listrik dari trafo bekas
                    Teknik pengelasan benda kerja alumunium

Proses Pengerjaan Cara Las Kuningan


Cara las kuningan besi dan tembaga

Ketika kita sudah memastikan semua alat-alat dan bahan yang akan kita gunakan sudah siap maka bersiap untuk memulai pematrian pengelasan kuningan dengan cara melakuka penekanan tehadap logam inti supaya bertujuan logam yang di las akan menempel dengan kuat tahan lama. Faktor penekanan inti tad memang sangat penting yang pada dasarnya bertujuan untuk menyatukan kedua sambungan antar kedua logam dan tidak putus yang disebabkan oleh faktor salah pengelasan.

Tahap pertama sebelum menyalakan brander las adalah membuka katup asetelyne dan di ikuti membuka katup gas oksigen secara perlahan, dengan demikian tercipta nyala api dan sesuaikan dengan bentuk ukuran yang dikehendaki. sebagai catatan untuk pengelasan jenis kuningan kita sebainya menggunakan nyala api model karburasi.

Proses penyalaan api sudah berjalan kemudian kita berlanjut tahap memanasi benda kerja yang akan di las seperti pipa, plal dan lainnya. Setelah itu kita kkunci benda kerja dengan menggunakan alat bantu atau alat penjepit untuk menjaga benda kerja tidak bergerak. Teknik pergerakannya yaitu pengelasan maju, Proses ini menimbulkan pelelehan hanya cenderung di bagian permukaan sehingga penetrasi dampak bakarnya tidak mendalam . Keuntungan kita dari melakukan pemanasan benda kerja tadi adalah supaya daerah panas menjadi lebih luas sehingga mampu menciptakan tegangan panas yang tinggi. Teknik pengelasn maju juga dapat memberikan ke efisienan dalam penggunaan gas dikarenakan secara otomatis terjadinya pemanasan pendahuluan juga.

Tahap berikutnya pelelehan ujung daripada kedua logam inti dan berlanjut kita meratakan fluks logam dengan logam penyambung atau kuningan terhadap benda kerja menggunakan kawat supaya sambunganya kuat. Saat melakukan penyambungan kita tekan menggunakan kawat dengan kondisi api las tetap mengarah pada benda kerja. Kita juga harus memperhatikan ketika proses pengelasan berlangsung nyala brander dan penggunaan fluks sebanyak dan serata mungkin agar oksidasi tidak terjadi.

Cara las kuningan besi bagus dan kuat

Baca juga : Teknik pengelasan pipa besi agar tidak bocor
                   Teknik las SMAW 
                   Berbagai teknik yang sangat berguna 

Menganalisa Hasil Las

Untuk menjaga mutu hasil pengelasan kita alangkah baiknya kita mengkoreksi dan memperhatikan hal-hal yang bisa berpotensi merusak hasil kualitas las kita, diantaranya:

a. Kekuatan sambungan
b. Penampakan permukaan yang seragam
c. Kehalusan hasil sambungan las
d. Untuk benda kerja berbentuk pipa, bisa kita cek ulang dengan cara memasukkan ke dalam air , dan apabila ada terlihat kebocoran berarti cara kita las kuningan atau besi masih dalam kondisi kurang sempurna dan layak untuk direvisi.

Las Alumunium Argon Yang Bagus Dan Kuat

Las alumunium argon yang bagus - Pada masa saat ini teknologi las sangat berkembang dengan pesat dengan kualitas yang sangat bagus bermaca- macam fariasi . Secara umum sering kita mendengar di kawasan industri pengelasan menggunakan gas argon, yang sebenarnya gas argon sendiri berbahaya bagi kesehatan operator mesin las, namun dengan profesi dan skill pengelasan alumnunium argon ini upah yang ditawarkan sangatlah menjanjikan berbeda dengan profesi pengelasan lain.

Gas argon sendiri merupakan salah satu jenis gas mulia dengan lambang (Ar) yang sebenarnya gas tersebut memiliki fungsi pelindung / shielding gas , yang spesifikasinya bisa dikatakan mulia atau inert maka tidak bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya. Sehingga gas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dan ideal saat berjalannya proses pengelasan. Pengaplikasian gas argon ialah pada Metel inert Gas (MIG) Juga Tungsten Inert Gas (TIG). Namun berbeda ketika kita dikalangan awam banyak yang menyebut teknik las yang menggunkan argon adalah hanya TIG.


Las alumunium argon yang kuat


Komponen Las Alumunium Argon 


A. Inert Gas Supply (IGS)

Pengertian inert gas supply yaitu tabung gas yang sudah terisi gas mulia (inert) yang digunakan untuk menyuplai kebutuhan gas pelindung kawat las . Tabung gas yang biasanya memiliki bermacam kapasitas diantaranya mulai dari 1 M3 sampai dengan 10 M3. Pada saat kita menemui keadaan kesulitan menemui gas mulia seperti argon bisa menggunakan alternatif menggunakan gas helium dan gas aktif karbon dioksida (CO2). Pada pengelasan GTAW selalu mempertimbangkan level kemurnian gas mulia yang dipakai . Untuk proyek standar yang dipakai adalah welding grade atau industrial grade dengan standar kemurian gas yang dikandung sudah cukup baik. Ada lagi tingkatan kemurnian gas yang dipakai dalam pengerjaan proyek tertentu misalkan menggunakan tingkat kemurnian high purity grade dan ultra-high purity dengan tingkatan 99,99%.

Baca juga : Teknik las over head yang aman

                    Teknik las listrik secara vertikal



B. POWER SOURCE

Power source ini memiliki fungsi atau tugas sebagai sumber terciptanya energi penyala busur listrik pengelasan, Sumber listrik yang kita miliki dari stopkontak akan dirubah di rangkaian transformer step up yang ada di power source menghasilkan tegangan dan arus yang lebih tinggi sehingga memiliki kemampuan untuk mengelas dengan baik. Tapi power source ini tidak bisa kita samakan hasil outputnya , karena setiap merk memiliki spesifikasi sendiri-sendiri terganting kebutuhan yang dikehendaki. Mesin las ini menghasilkan arus bolak-balik atau alternating current dan arus searah atau Dirrect current dan bisa juga menghasilkan kedua arus tersebut dengan cara menekan tombol yang ada di bagian mesin las tinggal arus mana yang akan kita pilih.
Pada proses pengelasan jenis GTAW biasanya dilengkapi dengan fungsi tambahan regulator gas shielding juga kontrol kendali pada pedal kaki.

C. WELDING TORCH

Welding torch merupakan alat yang dipakai atau dipegang oleh operator las saat pengerjaan berlangsung. Pada bagian torch ini ,bagian belakangnya terdapat beberapa mekanisme inlite ataupun outlet seperti electrode cable yang membawa arus listrik dari mesin las. Juga gas house yang bisa berfungsi sebagai selang gas pelindung,water inlite dan outlet dengan fungsi sebagai pensirkulasi air pendingin pada torch di water insulate torch.
Torch handle yang memiliki fungsi sebagai pegangan operator mesin las .Di bagian handle torch ini terdapat Cap yang berguna untuk mengatur panjang pendeknya ujung elektroda agar bisa tertutup dan tidak ter ekspose saat sudah teraliri arus listrik mengurangi resiko terjadinya hubungan arus pendek yang sangat membahayakan operator las. collet pada handle torch berfungsi sebagai penjepit elektroda sehingga kuat posisinya di handle dan tidak bergeser-geser saat dipergunakan.
Baca juga : Cara membuat mesin las dari trafo bekas

Terdapat juga gas orifice nut yaitu berfungsi untuk menyemprotkan gas pelindung ke area kawah las .Gas nozzel memiliki peranan yaitu sebagai pengarah semprotan gas supaya terkumpul pada titik las yang sangat memerlukan perlindungan gas.

Tungsten Elektrode dipergunakan untuk penyala busur . Elektroda terumpan jenis ini yang dipakai biasanya memiliki titik lebur lebih tinggi dibandingkan dengan matrial yang akan dilas.

D. FLOW METER DAN REGULATOR

Flowmeter dan regulator berfungsi sebagai pengatur laju aliran gas dari silinder tabung gas . Di flowmeter ini juga terdapat regulator pengatur tekanan gas pelindung. Regulator tersebut juga memiliki 2 indikator sendiri yaitu sebagai indikator tekanan dan indikator sisa gas . Pada jenis regulator khusus ada yang dilengkapi dengan pemanas yang fungsinya sebagai penghilang uap air yang tercipta saat proses reaksi terhadap ruang sekitar. Biasanya dipakai ketika menggunakan jenis regulator khusus gas CO2.
Las alumunium regulator


E. COOLING WATER / AIR PENDINGIN

Pengelasan GTAW biasanya dikerjakan secara industri dan terus menerus ,ini bisa menjadikan potensi terciptanya panas yang berlebihan di bagian torch maka fungsi cooling water sangat dibutuhkan. Panas busur listrik yang tercipta hingga mencapai titik 3000 derajat celcius dan apabila dibiarkan secara terus menerus tanpa perlindungan cooling water akan cepat rusak.
Ada 2 tipe torch dengan model self insulated atau air insulated yang berasal dari aliran udara gas pelindung dan dengan model lain water insulated yang memerlukan saluran selang insulasi masuk kepada torch handle dengan funsi selang sebagai pen sirkulasi air panas pada torch dan berganti baru sehingga pendinginan berlangsung baik.

F. PEDAL PENGONTROL PADA KAKI

Merupakan alat yang berfungsi sebagai pengontrol besar kecilnya arus yang akan dipakai saat proses pengerjaan las. Pada pengelasan GTAW memiliki peranan sebagai pembantu penyalaan busur listrik tanpa kontak antara elektroda terhadap logam yang akan dilas dengan meminimalkan terjadi potensi crater crack. Dan fungsi pedal yang lain adalah mengurangi terjadinya cacat burn trough dan lack of fussion.

Proses Pengelasan Alumunium Argon Yang Kuat


Karakteristik dari alumunium ini memang berbeda dengan logam baja, yang lebih reaktif saat terkena paparan panas las . Resistansi dari alumunium ini sendiri lebih tinggi sehingga panas yang dihasilkan lebih besar dari busur walaupun kita mempergunakan besaran arus yang sama saat pengerjaan logam baja atau besi. konduktivitas thermal alumunium lebih tinggi sehingga kerumitan pengerjaannya dapat dikategorigan unik.

Bahan alumunium memiliki kesulitan yaitu paparan panas menyebabkan deformasi dengan area terpengaruh panas yang luas dan permukaan alumuniun yang dilindungi oleh lapisan kimia dengan titik lebur lebih tinggi kira-kira 2000 derajat celcius dari bahan alumunium itu sendiri sekitar 650 derajat celcius. sehingga menciptakan kesulitan tersendiri yaitu pengelasan tidak bisa kita lakukan sebelum lapisan ini tembus terlebih dahulu.
Untuk menciptakan ulir cairan elektroda yang bagus alangkah baiknya sebelum kita las kedua sisi permukaan benda kerja kita gerinda secara miring terlebih dahulu sehingga ketika kedua lempeng benda kerja ditempelkan tercipta kampuh V yang bisa dipergunakan untuk wadah alur cairan lelehan elektroda
Las alumunium argon listrik yang mudah


Sebenarnya kesulitan di atas bisa diantisipasi dengan pemakaian argon GTAW. Panas yang dihasilkan dari argon tidak terlalu panas dibandingkan jenis GMAW ataupun SMAW sehingga mampu mengatasi panas saat pengelasan alumunium.
Masalah lain yang timbul adalah terciptanya film oksida pada permukaan logam di induk, yang bisa kita atasi dengan cara menyikat permukaan bidang benda kerja yang akan dilas sampai bersih.
Pada pengelasan GTAW sudah auto fitur cleaning action sehingga sedikit membantu kita membersihkan permukaan bidan yang sedang kita las.

Pengelasan GTAW kita menggunakan elektroda yang bisa dikatakan jenis lebih baik yaitu EWP dengan kisaran harga yang terjangkau. Hasil pengelasannya pun cukup bagus dan efisien.
Seperti biasa pemilihan diameter elektroda kita bisa sesuaikan dengan ketebalan benda kerja yang kita las, semakin tebal benda kerja semakin tebal pula kita memilih diameter elektroda.

Baca juga : Teknik las besi pipa agar tidak bocor

Menentukan ujung dari elektroa ternyata sangat berpengarung terhadap hasil pengelasan alumunium listrik. Pada pengalaman saya menggunaka ujung elektroda yang lebih runcing bisa membuat fungsi self cleaning action yang lebih lebar. Namun apabilakita menggunakan teknik elektroda jenis EWP dengan arus listrik yang relatif lebih tinggi maka tidak disarankan dengan memilih metode menggunakan elektroda runcing karena berpotensi terjadi tungsten inclusion, dan cara mengatasinya yaitu menggunakan elektroda dengan ujung bundar dan berikan tekanan saat menempelkan ujung elektroda pada logam benda kerja sehingga membentuk bundaran bola.

Baca juga : Beberapa teknik yang sangat berguna bagi kegiatan sehari-hari

Proses Las listrik alumunium tiap individu operator las sudah memiliki pengalaman dan mengerti cara antisipasi menghadapi permasalahan yang akan di timbulkan. Maka setidaknya kita berhati-hati dan tidak tergesa-gesa saat proses pengelasan dan menunggu ketika lelehan logam induk sudah terlihat karena membutuhkan beberapa waktu untuk menembus lapisan alumunium oksida pada permukaan.

Teknik Las Overhead Atau Di Atas Kepala.

Teknik Las Overhead - Pada kali ini kita bersama akan mempelajari suatu teknik las yang membutuhkan skill dan pengetahuan khusus apabila menemui benda kerja matrial pengelasan yang berada di atas kepala atau over head yang tidak bisa kita tawar atau kita ubah posisi benda kerjanya yang mau tidak mau harus dikerjakan dengan cara dilas posisi di atas kepala. Banyaknya orang yang melakukan pekerjaan pengelasan biasanya mempelajari teknik las overhead ini secara atodidak dan berdasarkan pengalaman yang telah mereka hadapi berulangkali. Namun hal ini perlu kita tambahkan beberapa pengalaman yang bagus dan pembelajaran secara otodidak yang sudah mereka dapatkan dengan teori aturan teknik las secara uuper head supaya keamanan dari obyek benda kerja pengelasan serta pekerja las dapat terjamin.

Teknik las overhead di atas kepala yang kuat dan rapi

Baca juga : Teknik Las Alumunium Yang Benar

PERSIAPAN SEBELUM PENGELASAN OVER HEAD 

A. Mesin las yang dalam kondisi prima

B. Klem dan lead

C. Kaca mata pengaman  ( dibutuhkan karena saat topeng las terbuka potensi runtuhan kerak panas masih berseiko terjatuh)

D. Topeng las

E. Benda kerja yang sudah kita pastikan keamanannya tidak meruntuhi tubuh operatorlas

F. Palu

G. Sarung tangan las

H. Rompi atau celemek dari bahan kulit hewan yang tahan terhadap percikan bunga api

I. Sarung tangan las sesuai standard pengelasan

J. Sikat las

K. Arus listrik yang besarnya sudah diperhitungkan untuk proses pengerjaan pengelasan

L. Selalu sediakan APAR ( alat pemadam kebakaran ) dimanapun dan dengan metode apapun pengelasan yang diterapkan.

M. Sepatu safety untuk menghindari cidera tertimpa alat atau bahan benda kerja.

Ketika alat dan bahan benda kerja teknik las overhead tadi sudah tersiapkan maka kita perlu melanjutkan dengan menyetel arus dan teganan listrik dari mesin las yang akan kita gunakan, cara nya kita sesuaikan dengan ketebalan benda kerja yang akan dilas.Semakin tebal benda kerja yang akan dilas maka semakin besar pula tegangannya. Faktor lain kelancaran teknik las overhead yaitu dengan memilih jenis elektroda apa yang akan kita gunakan.

Elektroda yang dipergunakan untuk pengelasan benda kerja berbahan besi dan benda kerja berbahan stainless stell tentunya berbeda pula, hal ini tidak bisa dipaksakan. Kalau ketidaksesuaian elektroda yang kita kenakan tentu saja berpengaruh terhadap hasil pengelasan itu sendiri, misalnya sambungan kurang matang, kalaupun mantang bisa berlebihan sehingga terlalu keras saat dingin dan mudah patah. Ukuran diameter elektrodapun berbeda-beda disesuaikan pula dengan ketebalan benda kerja yang akan dilas, semakin tebal benda kerjanya maka semakin besar pula diameter elektroda yang akan kita pilih.
Baca juga : Teknik dasar las karbit yang aman dan hasil yang bagus

PENGERJAAN TEKNIK LAS OVERHEAD ATAU DI ATAS KEPALA

Teknik las overhead di atas kepala yang benar

A. Saat memulai kita pastikan kebersihan benda kerjanya dengan cara menyikatnya dengan sikat baja, dan mengetuknya dengan palu supaya kotoranya berjatuhan yang sudah menempel pada benda kerja.

B. Memastikan benda kerja yang berada di atas kepala kita dengan posisi aman, apabila terindikasi ada potensi jatuh sebaiknya kita klem atau tali kan dengan benda yang aman untuk menyangganya, serta sekalian kita ataur kerenggangan jarak benda kerja yang akan di las.

C. Ketika kita menemui benda kerja yang berukuran sangat tebal ada teknik lagi untuk mempermudah penyambungannya , dengan cara membuat coakan bisa di satu bidang benda kerja maupun kedua bidang benda kerja yang akan di las. Sehingga saat di las cairan lelehan elekroda bisa mapan menempati coakan yang sudah kita persiapkan sebelumnya dan hasilnya akan benar-benar matang sempurna.

D. Jarak antara ujung busur terhadap benda kerja saat dilas ini sangat berpengaruh besar dengan hasil pengelasan . Ketika kita meletakkan ujung busur terlalu menempel benda kerja maka potensi bunga api yang dihasilkan elektroda tidak menyala sempurna dan sehingga terjadi cairan elektroda sangat sedikit ruang untuk meleleh rapi. Sedangkan apabila kita meletakkan ujung busur terlalu jauh dari benda kerja maka yang terjadi adalah muncul bintik-bintik api disekitaran benda kerja sehingga tidak rapi dan tidak sempurna penyambungannya. Jarak busur yang baik untuk teknik las overhead adalah seperdelapan dari ketebalan elektroda yang dipakai.

E. Saat melakukan pengerjaan las kita sudah memakai topeng kaca mata las bisa memantau dan mengarahkan pergerakan cairan lelehan untuk menyatukan kepingan benda kerja. Lakukan pergerakan tangan secara perlahan dan hati-hati ke sepanjang area yang di las.

Baca juga : Cara bikin las listrik dari trafo bekas

F. Pergerakan tangan untuk pengelasan overhead kita bisa pakai dengan cara menggoyangkan atau memutar tangan secara pelan sehingga cairan elektroda menutup rapat bagian yang di las. Hasil pengelasan yang baik yaitu ketika kerak las elektroda tadi kita bersihkan dengan palu dan sikat baja, nampak dengan permukaan gelombang yang tersusun rapat dan rapi. Sebagai tips tambahan kita bisa memeriksa ulang hasil mengelasn dengan teliti mengingat benda kita yang kita kerjakan berada di atas kepala, sehingga membahayakan apabila suatu saat kontruksi pengelasan yang tidak kuat akan rubuh dan sangat berbahaya bagi pekerja ataupun lingkungan kerja. Apabila menemukan sambungan las yang kurang kokoh sebaiknya jangan ragu untuk menggerinda dan mengelas ulang.

Teknik las overhead di atas kepala baik dan aman
Teknik las overhead di atas kepala


Baca juga : Berbagai teknik yang bermanfaat bagi kita sehari-hari

Semoga sedikit tips dan saran tersebut diatas bermanfaat bagi kita semua, supaya saat pegerjaan teknik las over head atau di atas kepala dapat mengahsilkan pekerjaan berkualitas dan aman bagi semua. Dan ada beberapa teknik las lain yang sangat menarik kita pelajari misalnya pengelasan datar, pengelasan horizontal, pengelasan vertikal, dan pengelasan under water. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Post terbaru

Pengganti Rockwool Hidroponik Harga Murah