Showing posts with label Budidaya. Show all posts
Showing posts with label Budidaya. Show all posts

Cara Memperbanyak Aglaonema Yang Mudah Sistem Potong Induk

 Sejalan dengan banyaknya peminat tanaman hias Aglaonema banyak juga yang menanyakan cara memperbanyak atau budidaya yang mudah. Tutorial yang saya share di bawah merupakan hasil dari pengalaman pribadi, kalau memang bagus dan sesuai bisa ditiru dirumah. Pada bahan indukan aglaonema yang akan kita perbanyak harus memiliki bonggol atau batang yang sudang tinggi.

Umur aglaonema indukan yang siap untuk diperbanyak biasanya sudah lebih dari 6 bulanan. Cara potong induk saya rasa hasilnya lebih maksimal dibandingkan dengan cara memperbanyak bedol tunas. Untuk indukan yang mempunyai bonggol atau batang yang panjang bisa menghasilkan lebih dari 5 bibitan tunas baru dalam hanya kurun waktu 2 minggu penanaman. Dibandingkan kalau mengandalkan hasil tunas yang tumbuh natural bisa berbulan-bulan untuk memperoleh 3 tunas baru saja.

Cara memperbanyak aglaonema


Untuk memunculkan akar pada batang bonggol aglaonema indukan terlebih dahulu bisa kita lakukan pencangkokan batang. Caranya sederhana hanya menggunakan botol minuman mineral yag kita isi tanah dan dibalutkan pada batang. Tunggu hingga beberapa minggu dan ketika kita lepas hasil cangkokan tersebut, maka akan nampak bonggol batang muncul bakalan tunas akar baru.

Agar tingkat keberhasilan tunas baru tersebut bisa lebih maksimal, lakukan pemendaman lagi seluruh batang indukan. Sebelum pemendaman dilakukan pangkaslah bagian batang bagian atas yang ada daunnya. Keluarkan seluruh akar dan batang indukan dari dalam pot, media tanam juga dikeluarkan hingga 90%.

Budidaya aglaonema


Setelah pemangkasan batang, lakukan pemendaman batang bakalan tunas ke dalam pot lagi hingga semua bagian batang tertutup tanah. Jangan lupa kita siramkan obat perangsang tunas. Sebagai pengetahuan saja, dalam bercocok tanam aglaonema penyiraman tidak boleh diberikan terlalu banyak. Penyiraman secara berlebih bisa berpotensi menimbulkan kebusukan pada tunas dan bonggol pohon.

Penyiraman yang ideal dilakukan sebanyak 2 hari sekali, atau bisa dengan cara mengontrol kondisi kelembapan tanah, ketika dirasa kering barulah kita berikan penyiraman. Media tanam yang potensial memunculkan tunas baru adalah yang gembur, kita bisa padukan antara tanah humus dengan sekam bakar atau sekam mentah. Bahan media tanam gembur sangat menentukan perkembangan tunas aglaonema yang akan kita kembangkan. Keindahan Aglaonema Tisu Harmoni

Bekas potongan batang atas yang ada daunnya dari indukan juga masih bisa kita tanam ulang. Caranya tinggal kita tancapkan batang yang tersisa dari potongan ke media tanam. Jangan dikurangi daunnya, biarkan seperti apa adanya saat kita potong diawal tadi. Tunas hasil pembiakan pendam potongan batang induk tadi bisa muncul banyak tunas dalam hanya waktu 2 mingguan.

Mengenal aglaonema hybrid

Cara mudah memperbanyak aglaonema


Mungkin di luar sana banyak yang menggunakan teknik-teknik cara memperbanyak aglaonema lain yang lebih efektif dibandingkan dengan saya. Anda bisa memilih cara yang dirasa lebih mudah dipraktekkan sesuai kondisi yang ada alami. Cara cepat agar aglaonema beranak

Untuk pemindahan dari pembiakan tadi bisa dilakukan dengan cara membongkar ulang lagi media tanam yang ada di pot. Kemudian pisahkan tunas-tunas anakan Aglaonema yang baru ke dalam polibag dahulu. Setelah dirasa berukuran besar dan layak barulah kita pindah kan ke pot yang lebih layak. 

Jenis aglonema lokal harga murah tetap indah

Kesimpulannya, dengan banyaknya metode atau teknik dalam memperbanyak aglaonema yang bisa digunakan dan efektif dilakukan adalah kemudahan dalam membudidayakannya. Agalonema termasuk tanaman hias yang sangat mudah perawatannyan dan tahan stress terhadap berbagai perlakuan. 

Untuk pengembangan jenis aglaonema yang sangat mahal bisa disarankan untuk memperoleh hasil ekonomis yang bagus seperti jenis ,pictum tricolor, bicolor, red sumatra, silver bay, commutatum dan masih banyak lagi. 

Cara Merawat Aglaonema Agar Cepat Beranak Dan Subur

 Sahabat pecinta tanaman hias pasti sangat tertarik dengan keindahan Aglaonema dan penasaran juga bagaimana cara merawat agar ia cepat beranak namun tetap kondisi subur. Mungkin akhir-akhir ini aglaonema sedang naik daun peminatnya sehingga banyak yang berburu untuk memilikinya. Jadi, kenapa tidak untuk anda mengambil kesempatan dengan mengembangkan berbagai jenis aglaonema.

Pembahasan kali ini kita akan memfokuskan tentang bagaimanasih cara merawat agalaonema supaya kondisinya sangat subur serta cepat tumbuh tunas anakan baru. Sebenarnya perawatan aglaonema sangatlah mudah tidak serumit menanam tanaman hias lainnya. Hal-hal yang harus kita perhatikan adalah dalam pemilihan media tanam. Mengenal Aglonema hybrid lokal

Cara merawat aglaonema Agar Cepat beranak


Cara Pemilihan Media Tanam Membuat Aglaonema Cepat Beranak

Media tanam yang bagus kita pakai adalah bertekstur poros/gembur sekali. yaitu kombinasi antara sekam, kompos dan juga ada tanah biasa juga. Dengan pemilihan media tanam yang seperti ini tanpa perawatan yang rumit anakan tunas mudah sekali muncul di setiap bonggolnya. 

Kadang kita juga berikan kombinasi media tanam dengan paduan sekam yang sudah dibakar, pupuk kandang, kompos , cocopit, akar pakis. yang terpenting kita rajin-rajin menyiangi tanaman liar yang tumbuh di sekitar pot aglaonema, supaya pertumbuhannya tidak terganggu.

Untuk pengetahuan saja, dalam penyiraman aglaonema tidak bisa kita lakukan sehari 2 kali seperti tanaman lainnya. Penyiraman yang terlalu sering akan berkibat pembusukan bonggol tunasnya, dan pabila kita teruskan akan berkibat matinya aglaonema. Penyiraman yang benar untuk tanaman hias aglaonema adalah 5 hari sekali dengan catatan media tanam yang dipakai seperti contoh di atas.

Apabila penaman menggunakan media tanah saja ketika penyiraman kurang, maka akan berubah tekhsturnya menjadi kering , keras dan padat sehingga akan membuat tidak subur. Media tanam yang kering dan padat menghambat cara cepat beranaknya aglaonema. Keindahan aglaonema tisu harmoni

Dengan media tanam gembur, ketika menghadapi cuaca panas yang sangat terik bisa kita lakukan penyiraman 3 hari sekali. Namun untuk masalah penyiraman sendiri sebenarnya fleksibel dengan kondisi sebenarnya di lingkungan anda masing-masing. Kadang kalau kita menaman di dataran tinggi seperti pegunungan, tidak khawatir penyiramannya jarang. Namun kalau di tanam di daerah dataran rendah seperti pesisir beda lagi ceritanya. Intinya kita harus sering-sering melihat kondisi aglaonema yang kita tanam. Pastikan media tanam tetap gembur sehingga bonggol anakan tunas mudah tumbuh dan beranak. Jenis-jenis aglonema lokal harga murah

Pemupukan Dan Cara Merawat Yang Benar

Cara merawat aglonema agar cepat beranak dan subur


Selain pembahasan tentang penyiraman, tentunya kita juga harus memberikan pupuk pada Aglaonema. Pada pengalaman saya sendiri, boleh ditiru atau tidak, saya tidak menggunakan pupuk jenis NPK. Dahulu saya sering memakai pupuk khusus daun yaitu gandasil D, Namun akhir-akhir ini saya lebih suka menggunakan pupuk bahan organik.  Pengecekan daun bagian belakang aglaonema harus rajin kita pantau. Seringkali bagian belakang daun dan tangkai ini diserang hama seperti kutu daun, ulat dan lain sebagainya. Jika aglaonema ditemui sedang diserang hama, harus segera ditangani agar tidak menyebar ke tanaman yang lain.

Ketika hama yang menempel pada daun adalah kutu putih, kita hanya perlu membersihkannya saja dengan kain dan air. Dalam praktek pemindahan tanaman aglaonema dari media pot satu ke yang lain agar kondisinya tidak stres, bisa kita berikan vitamin B1. 

Pada proses pemupukan yang selanjutnya, saya berikan pupuk hayati yang cair PM3. Pupuk ini merupakan microba yang mengandung hormon aucin, sitokinin, hibrelin, zettin, dan etilen. Hormon-hormon tersebut sangat bagus untuk merangsang pertumbuhan anakan aglaonema dan juga bisa menumbuhkan daun baru dari atas. 

Kira-kira cara merawat aglaonema agar cepat beranak dan tumbuh subur hanya itu saja. Ringkasnya adalah pemilihan media tanam, penyiraman harus teratur, pemupukan, dan perawatan intens terhadap kondisi tanaman agalonema. Kalau ada hama segera diatasi dan apabila tidak ada berarti kondisi aglaonema anda sudah subur dan sehat.

Aglonema Tisu Harmoni Indah Mempesona

 Tanaman hias yang sangat pas dipajang di depan rumah kita adalah jenis bunga aglonema tisu harmoni. Jenis aglonema yang satdeeeersgak susah dan jarang ditemukan di toko tanaman hias. Ketika aglonema kita sudah nampak tingggi pongkol batangnya kira-kira 10 cm tingginya, maka bisa kita lakukan pembibitan. 

Pengembangbiakan yang akan kita lakukan dengan cara pencangkokan. Terlebih dahulu kita bersihkan batang pohon dari daun-daun tua. Tujuan dari kita melakukan pembersihan dau adalah agar batang utama mudah ditumbuhi akar. Sehingga mempermudah kita dalam melakukan pencangkokan dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

Keindahan aglonema tisu


Alat pecangkokan yang kita perlukan adalah bisa menggunakan toples bekas atau botol bekas air mineral yang sudah di sobek satu sisinya. Setelah botol bekas sudah kita sobek, maka masukkan botol mengelilingi batang utama dari aglonema tisu harmoni kita dan kita tali secara kuat. Apabila penalian sudah dirasa kuat maka berlanjut kita isi botol bekas/toples bekas dengan media tanam (tanah) sampai memenuhi botol. Dengan memasukkan media tanam tersebut nantinya akan tumbuh akar pada batang utama dan siap kita potong setelah 1 bulan dari awal pecangkokan.

Stek Batang Aglonema Tisu Harmoni

Cara lain untuk memperbanyak aglonema kita, bisa menggunakan cara stek batang pucuk. Cara ini memang dibiang lebih beresiko dibandingkan dengan cara pecangkokan seperti di atas. Namun keberhasilannya juga bisa kita peroleh dengan berbagai cara. Jenis-jenis aglonema lokal harga murah

Praktek stek batang pucuk pada aglonema bisa langsung kita potong dengan menggunakan pisau tajam agar tidak membuat luka disekitaran batang. Kemudian kita sediakan pot yang sudah kita isi separuh pot dengan media tanam dari kombinasi tanah biasa atau tanah humus yang belum kita kasih pupuk. 

Setelah semua siap maka, taruh hasil stek batang pucuk aglonema tegak lurus di atas tanah separuh pot tadi yang kemudian kita urug media tanah lagi. Proses penanaman stek ini tidak boleh kita langsung menancapkan ke media tanah karena berkabat adanya gesekan antara tanah dengan luka habis stek. Sehingga jaringan batang atau akar menjadi rusak dan tunas akar tidak bisa tumbuh.

Setelah proses penanaman stek selesai dikerjakan, maka sebisa mungkin jangan melakukan penyiraman air yang membuat kondisi media tanam benar-benar basah. Basahnya media tanam secara terus menerus akan berpotensi membusukkan batang stek aglonema. 

Apabila indukan aglonema tisu kita sudah berumur lama dan berukuran tinggi, maka cara memperbanyak nya bisa dengan stek batang lagi sepanjang sekitar 10 cm atau kira-kira sudah ada dua ruas tunas akar. Setelah kita potong-potong bataang aglonema tadi kita diamkan sekitar 30 menitan agar getah-getah yang keluar bisa mengering. Setelah mengering, potongan batang tadi kita lakukan penanaman ke media tanah. Pendam potongan tadi separuh bagian dengan catatan possisi mata tunasnya berada dibagian atas.  Mengenal aglonema jenis adelia hybrid

Aglonema tisu harmoni

Aglaonema tissue

memperbanyak aglonema


Kesimpulan dari berbagai cara mengembangbiakkan aglonema tisu harmoni di atas, bisa dilihat lebih efektif dan bisa maksimal apabila kita melakukan stek batang. Dibandingan dengan pencangkokan stek batang memperoleh bibit aglonema tisu yang banyak sekaligus.

Jenis Aglaonema Lokal Harga Murah dan Cantik

Pada kesmepatan kali ini kita akan bersama-sama mempelajari tentang berbagai jenis aglaonema lokal dengan harga murah terjangkau. Sebenarnya jenis aglaonema di dunia banyak sekali lebih dari 500 an, tapi yang akan kita pelajari di sini hanya beberapa jenis saja, sesuai dengan yang ada di taman koleksi pribadi saya.  

1. Aglaonema Jenis Moonlight 

 



Jenis ini memiliki karakteristik yaitu daun yang besar dan bulat berbentuk seperti mangkuk.


2. Aglaonema Huges

 



Bentuk nya hampir sama dengan jenis aglonema moon light, hanya saja serat pada daun lebih rapat dan ujung daunnya lebih runcing. 


3. Aglonema Kresna

 





Aglonema kresna juga memiliki bentuk yang hampir mirip dengan jenis aglonema Moon light, namun pada jenis ini ukuran daunnya lebih kecil dan tidak berbentuk seperti mangkok.


4. Aglonema Jenis Sunset Merah (Red Sunset)

 



Ciri spesifiknya yaitu memiliki tulang daun yang berwarna merah, dan bentuk daun yang memanjang  agak bergelombang seperti keris


5. Aglonema Pink Sunset

 



Dari bentuk damn ukuran daunnya hampir sama dengan aglonema jenis Red sunset, hanya saja yang membedakan pada Jenis Pink Sunset, tulang daun dan corak warnanya berwarna pink.


6. Aglonema Lipstik Khanza

 




Jenis yang satu ini termasuk aglonema yang berharga mahal, apalagi kalau sudah memiliki ukuran yang besar pasti harganya akan juga lebih mahal lagi. Ciri dari aglonema lipstik khanza ini yaitu memiliki tepi daun yang berwarna pink kemerahan dengan corak yang sangat bagus dan rapi. Dari warna batang juga mengikuti, yaitu berwarna pink kemerahan yang sangat cantik berpadu dengan warna hijau pada daunnya.


7. Jenis Aglaonema Lokal Suksom

 

Jenis Aglaonema Lokal




Jenis yang satu ini sangat mencolok perbedaannya dengan jenis-jenis di atas yang sudah saya sebutkan. Ciri khasnya yaitu warna pink kemerahan pada daun lebih dominan dibandingkan warna hijau. Jenis ini termasuk aglonema kocin yang sangat canti paduan warnanya. 


8. Aglaonema Wulandari

 

Jenis Aglaonema Lokal Murah


Ciri dari jenis aglaonema lokal wulandari yaitu memiliki warna merah muda/pink pada daun dan memiliki bercak hijau. Bentuk daunnya juga agak bulat yang sangat bagus dengan warna pink. 


9. Aglonema Ruby Super Pink

 



Karakteristik dari jenis aglonema yang satu ini yaitu, daunnya bisa tumbuh berukuran besar dan lebar, dan warnanya pink dengan bercak hijau. 


10. Aglonema Orange Stardust 

 



Aglaonema jenis ini sesuai dengan namanya yaitu memiliki warna daun orange dengan bercak-bercak hijau  yang sangat cantik.


11. Aglonema Adelia

 


Baca juga : Aglonema adelia hybrid

Pada waktu dulu harga jenis ini sangatlah mahal, namun belakangan ini harganya sudah mulai turun. Ciri dari jenis aglaonema lokal ini yaitu memiliki bentuk daun yang kokoh agak melengkung ke dalam seperti mangkok. Untuk warnanya juga sangat bagus yaitu didominasi warna hijau tapi tulang daun berwarna pink kemerahan. 


12. Aglonema Paulina


 



Ukuran bentuk daun aglonema ini tidak terlalu besar/sedang, Bataung bunga berwarna pink.


13. Aglonema Big Papa

 




Jenis yang satu ini dengan pesona yang bagus namapak segar karena warna daun yang didominasi warna hijau dengan bercak putih, namun memiliki tulang daun dan batang yang berwarna pink. 


14. Aglonema Big Mama


 



Sebenarnya bentuknya sangat berbeda dengan aglonema big papa, Aglonema big mama memiliki karakteristik dengan tulang bunga berwarna putih,dengan bentuk daun yang lebih runcing didominasi warna hijau yang sangat cantik


15. Aglonema Harleyquinn


 



Cirninya yaitu memiliki daun yang dominam berwarna hijau, dengan warna tulang daun berwarna orange ke pink-pink an, dan bercak warna pink yang tidak beraturan pada daunnya.


16. Aglonema Green Bawl

 




Warna dari aglonema yang satu ini sangat bagus, yang terdiri dari hijau, dan bagian tengahnya berwarna hijau muda, dengan bentuk daun bulat melengkung kedalam dan struktur daunnya yang tebal.


17. Aglonema White Legacy 


 



Bentuk daun aglonema ini yaitu runcing dengan warna daun dominan putih berkombinasi dengan warna bercak hijau.


18. Aglonema Bamboo


 



Dari kesekian jenis aglonema di atas, menurut saya aglonema bamboo adalah yang paling unik bentuknya, karena bentuk lebar daunnya yang tipis mirip dengan daun bambu. Sehingga mungkin dari bentuk daun yang tipis tadi namanya tercipta. Warna daunya ada putih dan dikombinasi dengan warna hijau yang cantik. 


19. Aglonema Gajah Mada


 



Warna daunnya didominasi dengan warna hijau dengan bercak putih/ hijau muda, dan nanti kalau sudah berukuran besar tulang daunnya akan muncul warna yang agak orange. Pada pangakal daun atau dekat dengan batang bunga berwarna orange keputihan.


20. Aglaonema Lokal Green Javana

 




Dari bentuknya jenis aglaonema lokal Green Javana ini sangat mirip dengan jenis Gajah Mada tadi, yang membedakan pada jenis ini yaitu warna tulang daunnya yaitu pink kemerahan. dari kombinasi warna pink kemerahan dan hijau keputihan membuat jenis ini nampak sangat cantik. 


 


Mengenal Aglaonema Adelia Hybrid Lokal dan Harganya

 Salah satu jenis tanaman hias aglaonema yang menurut saya memiliki tampilan yang sangat cantik adalah jenis Aglaonema Adelia, dan ternyata jenis ini menjadi favorit saya pribadi. Yang saya contohkan dibawah ini merupakan jenis Lokal Hybrid asli, yang memiliki karakter daun bercorak seperti batik warna hijau dan didominasi warna pink.

Ciri aglonema hybrid lokal


 Dari bentuk daunnya agak oval memangkok ke atas dengan tangkainya berwarna pink juga, untuk dibelakang daunnya berwarna agak kemerahan terlihat paduan warna yang cantik seperti kompak. Aglaonema Adelia ini sebenarnya pertama kali realis sekitar tahun 2000 an, dan pada saat itu memiliki harga yang lumayan mahal mungkin karena waktu itu harga ditentukan dari banyaknya daun. Jadi waktu dulu semakin banyak daun maka harganya berbanding lurus semakin mahal.

Mungkin kalau masa-masa sekarang mungkin harganya sudah turun dan mulai murah kisaran dengan ukuran seperti gambar di atas yang berumur sudah dewasa dengan daun berjumlah sekitar 7 daun nan, mungkin dibandrol dengan harga berkisar Rp 75.000,- sampai Rp 125.000,- tergantung dari banyaknya daun. Mungkin juga bisa mencapai harga Rp 250.000,- kalau memiliki daun yang sudah sangat rimbun.

Dan selain yang hybrid ini, saya memiliki beberapa jenis tanaman aglaonema adelia yang lainnya. Tentunya masih sama berjenis adelia namun memiliki perbedaan pada warnanya, disinalah keunikan yang saya sukai dari jenis aglaonema lokal yang memiliki mutasi warna. Secara sepintas kalau kita lihat, sangat jauh berbeda walaupun masih dalam satu jenis aglaonema adelia.

Warna Daun Aglonema Adelia Hybrid


Ada juga seperti jenis aglaonema adelia dengan ciri khas warna daun yang sektoral atau belang, maksudnya yaitu warna daun di satu sisi bagian pohon berwarna dominan merah muda dan separuh sisi daun pohon berwarna standar seperti batik dominan  hijau dengan bercak warna merah muda. Pada jenis ini merupakan satu keunggulan dari aglonema adelia lokal yang memiliki mutasi warna yang sangat unik dan cantik.

Dari berbagai jenis aglaonema adelia sendiri memiliki patokan pembuat harga yang berbeda beda, biasanya dipengaruhi dari mutasi warna, perubahan bentuk pohon/daun, karakteristik yang bagus, dan lain-lain. Kalau yang masih standart biasanya dibandrol dengan harga berkisar Rp 75.000,- sampai Rp 100.000,- dan untuk yang  jenis mutasi bisa mencapai harga yang lumayan tinggi hingga berkisar Rp 500.000,- sampai Rp 1.500.000,- dan ini juga tergantung dari ukurannya.

Banyak orang yang menanyakan, kok harganya berbeda jauh sih padahal masih sama-sama jenis adelia???

Disitulah keunikannya , mungkin kalau yang adelia berjenis standart banyak orang yang sudah memilikinya dirumah dan tentunya mudah dikembang biakkan. Kalau yang mutasi, selain tampilannya yang sangat cantik, jenis mutasi sangat unik sangat jarang dimiliki orang dan memiliki daya tarik yang kuat. Proses terjadinya mutasi ini pun tidak segampang kita buat, biasanya proses mutasi dilakukan secara alami sehingga tidak banyak orang yang bisa mengembangkannya. 


Pembiakan Adelia Hybrid


Untuk kita mendapatkan keturunan adelia yang mutasi, kita harus membeli satu pohon yang jenis mutasi full berukuran dewasa atau besar. Dengan ukuran yang besar ini biasanya akan segera menghasilkan anakan tumbuh disektitar indukannya, dan rata-rata anakan yang tumbuh juga menuruni genetik yang mutasi juga. 

Apabila anda ingin benar-benar memperbanyak adelia yang full mirip dengan indukannya, bisa kita kembangkannya dengan penanaman menggunakan batang, dari cara ini 100% keturunannya akan sama persis dengan mutasi indukan yang kita beli tadi. Tapi kelemahannya kita harus merelakan indukan yang kita beli dengan harga mahal, kita potong-potong batangnya untuk  kita kembangkan. 

Apabila anda membeli dari anakan, pastikan adelia mutasi ini benar-benar turunan atau anakan dari adelia dewasa yang mutasi. Tapi semuanya itu tidak ada jaminannya apabila kita membeli dari anakan. Mengingat proses mutasi ini terjadi secara alami, bisa saja adelia anda seiring berjalan waktu bisa berubah kembali menjadi warna yang standart atau juga berubah menjadi adelia mutasi yang lebih bagus.

Daun aglonema

Aglaonema Adelia Hybrid Lokal



Dan Satu hal lagi, kalau anda mencari aglaonema adelia yang  mutasi, tentunya juga sangat susah dicari karena memang jenis ini sulit untuk dikembangkan.


Perbedaan Porang Dan Suweg Serta Iles-iles Pada Umbinya

 Kesempatan kali ini saya akan tunjukan apasih perbedaan antara porang dan suweg serta iles-iles, karena seringkali banyak orang kesulitan mengidentifikasi dari umbi maupun dari pohonnya. Sebenarnya masih ada satu lagi umbi yang bentuknya hampir mirip yaitu umbi walur. 

Umbi-umbian ini merupakan masih tergolong satu jenis, namun sebenarnya sangat berbeda. Kita jangan salah untuk membedakannya karena untuk nilai ekonomis yang sangat tinggi adalah ketika membudidayakan umbi porang.  Untuk bahasan di bawah ini saya akan mengupas tentang perbedaan umbi suweg, porang dan iles-iles secraa berurutan. 

Perbedaan Porang Dan suweg juga Iles-iles


Perbedaan Terdapat Pada Umbi Porang, Suweg dan Iles-iles

Ciri Perbedaan Umbi Suweg

 Jadi kalau pada umbi suweg bobotnya lebih berat dibanding umbi porang dan iles-iles. Kalau kita lihat secara visual pada umbi suweg terdapat tonjolan (siwil) dan ada seperti serabut akar yang agak panjang menempel pada umbi. Kalau kita lihat sekilas dari ketiga umbi ini memang warnanya hampir sama yaitu coklat tua. 

Tonjolan pada suweg ini merupakan sebagai alat perkembang biakan pada tanaman ini, dan apabila kita patahkan pada tonjolan tersebut maka selang beberapa waktu akan tumbuh kembali sebagai tunas baru umbi suweg. Daging dari umbi suweg kalau kita belah berwarna putih agak kekuningan dan kontur daging umbinya nampak berserat kasar.

Umbi Iles-Iles

Ciri dari umbi iles-iles ini yaitu secara fisik umbinya berpermukaan halus dibanding dari suweg dan juga porang. Rata-rata iles-iles ini berukuran lebih kecil dibanding suwek dan porang. Sebenarnya iles-iles sangat mudah kita lihat perbedaannya, namun ketika di hutan masih dalam kondisi kotor tertempel tanah, akan sulit membedakannya. Kalau dibelah daging umbi iles-iles ini berwarna putih bersih segar seperti suweg.

Umbi Porang

Perbedaan Porang Dan suweg pada umbi


Untuk umbi porang pada bagian luar agak halus dengan warna kulit umbi coklat terang, dan pada kulit umbi seperti ada benjolan kecil-kecil rata keseluruh permukaan umbi. Kalau kita lakukan pemotongan pada umbi porang ini dagingnya berwarna kuning. Porang dagingnya berkristal mirip butiran gula pasir seperti pada iles-iles.

Untuk pemula kita juga harus mempelajari ciri-ciri dari pohon porang itu sendiri agar kita tidak salah mengambil tindakan dalam memulai budidaya. 

Perbedaan Dilihat dari Tanamanya

Membedakan Tanaman Porang Dan suweg



Ciri-ciri Tanaman Porang

Untuk memudahkan kita mengidentifikasi tanaman porang bisa kita lihat dari batangnya terlebih dahulu. Batang dari tanaman porang ini berwarna hijau kemudian disertai dengan motif atau corak berwarna putih. 

Untuk motif atau coraknya sendiri nampak rapi cenderung memanjang ke atas, dan pastikan dalam motif pada batang tersebut hanya ada satu warna yaitu putih. 

Ciri-ciri porang yang bisa kita lihat dari daunnya yaitu nampak berukuran besar, bisa kita lakukan perbandingan dengan telapak tangan kita, daunnya terlihat seukuran lebar telapak tangan dan memanjang serta meruncing pada ujungnya. 

Kemudian jika kita perhatikan di tepi daun itu, ada warna merah muda pada pinggiran daun. Selannjutnya kita lihat pada tangkainya, pada tangkai pangkal porang nampak ada biji, yang sering orang menyebutnya dengan "katak" atau bull bill. Katak ini yang nantinya bisa kita ambil untuk dijadikan bibit pengembang biayakan. Porang walaupun berukuran kecil, pada batangnya pasti ditumbuhi katak, namun menyesuaikan ukurannya. 

Pada Tanaman Suweg

Untuk membedakannya, batang pada suweg berwarna hijau diserati motif berwarna putih. Motif ini berbeda pada tanaman porang, kalau motif pada suweg cenderung berbentuk bulat dan tidak beraturan. Ketika kita raba batang dari pohon suweg, akan terasa kasar karena adanya bintil-bintil pada batang. 

Untuk daun pada pohon suweg permukaan atau konturnya tipis, kemudian berwarna hijau dan pada tepi daunnya tidak terdapat warna merah muda seperti pada daun porang tadi. Ketika kita lihat ujung pangkal batangnya pada suweg, tidak ditumbuhi biji katak walaupun tanaman suweg sudah berukuran besar dan berumur tua. 

Tanaman Iles-iles

Pada batang iles-iles ini sangat mencolok perbedaannya dengan porang ataupun suweg. Batang pada iles-iles berwarna hitam kemudian untuk motif yang ada pada batang berwarna putih disertai warna yang lain seperti warna kecoklatan. Motifnya sendiri hampir sama menyerupai pada porang, namun pada iles-iles tidak rapi. Permukaan batangnya juga halus kalau diraba.

Pada daun iles-iles berbentuk kecil dan tipis, warna hijau polos tanpa ada warna corak di tepi atau tengah daun. Pada tangkainya juga tidak ada kataknya.

Nah demikian kita bisa membedakan dari ketiga umbi yang sangat mirip bentuk dan jenisnya tadi. Untuk kedepannya jangan salah untuk mengembangbiakkannya, karena nilai jual, gizi, dan manfaatnya umbi poranglah yang sangat bagus dan mahal dijual dipasaran. 

Banyak akhir-akhir ini para petani membudidayakan porang untuk sebagai tanaman utama pertaniannya dan sukses mengumpulkan pundi-pundi uang dari membudidayakan umbi porang.

Post terbaru

Ikan Koki Ranchu Buffalo Ciri Khas dan Harga