Tema Aquascape Simple Yang Natural Untuk Pemula

Rata-rata pemula aquascape sering kebingungan dalam menentukan tema yang simple akan diterapkan entah natural , iwagumi, Dutch style. Padahal menentukan tema adalah langkah pertama dalam membangun aquascape. Dengan menentukan tema terlebih dahulu, maka kita akan lebih mudah untuk mengarahkan bahan apa saja ayang dibutuhkan dan tepat untuk dibelanjakan. Jadi efisiensi dana perlengkapan, bahan seperti batu, kayu dan tanaman-tanaman menjadi teratur. Kalau tidak menentukan tema terlebih dahulu seringkali untuk membangun 1 aquascape bisa terjadi pemborosan dan tidak efektif atau pass untuk di terapkan dalam suatu tema. 

Misalnya saja ketika anda pengen menggunakan tema hutan, maka perlengkapan yang harus dibenjakan seperti, berbagai tanaman moss, kayu yang banyak dan bebatuan. Namun apabila seumpama pengen nerapin tema tebing maka anda harus membeli perlengkapan seperti bebatuan coral untuk landscape dan sedikit tanaman. 

Sebenarnya konsep dari pembuatan aquascape hanya 3 saja yaitu iwagumi, ducth style, dan Natural.  Namun dari konsep natural tersebut pecah menjadi berbagai aliran seperti gunung, sungai dan juga hutan. Di bawah akan saya bahas sedikit tentang tema-tema aquascape yang sering dipakai, bisa anda pilih atau simak sebagai bahan referensi.

Macam-macam Tema Aquascape Yang Simple

Tema-tema dibawah ini rata-rata menggunakan bahan natural dan menonjolkan dari jenis-jenis tanaman aquascape dengan dikombinasikan imajinasi dari tema yang diarahkan. 10 tema yang populer terapkan oleh para aquascaper diantaranya adalah :

1. Natural Style / Tema Alami

Natural aquascape



Sesuai dengan namanya, tema ini menggunakan konsep gaya yang sangat alami, menurut sejarah berkisar tahun 1990 natural style diperkenalkna oleh penemu aquascape yaitu Takashi Amano. Beliau menitikberatkan pada layout atau pemandangan yang tumbuh secara alami. Saat ini tema natural style sangat banyak diminati oleh para aquascaper karena memang indah dan terlihat alami.

 Tanaman yang indah ini bisa tumbuh dan berkembang seperti tanpa campur tangan manusia sangat menarik untuk dipertontonkan. Untuk membuatnya, kita memerlukan beberapak kayu, bebatuan dan tanaman moss. Namun ada juga yang hanya memakai kayu dan tanaman saja, dengan memaksimalkan penempatan dan desain yang alami.

2. Air terjun / Water Fall

Tema Aquascape simple



Merupakan tema yang sudah umum dipakai oleh para pecinta aquascape dengan menonjolkan tampilan pemandangan air terjun yang diaplikasikan ke dalam aquarium. Cara pembuatanya  dibuat seperti konsep landscape alami terbuat  dari bebatuan sebagai bahan pembuatan tebing, kemudian pasir silica dipakai sebagai tampilan air terjunnya. Cara kerja air terjun tersebut menggunakan butiran dari pasir silica yang dipompa menggunakan power head dan dialirkan dengan pipa. 

Alat dan bahan tersebut sangat mendukung untuk terjadinya aliran yang mirip dengan air terjun di dalam aquarium. Untuk memperindah kita bisa gunakan tanaman moss yang ditempelkan pada bebatuan desain tebing tadi. Bisa juga kita berikan lagi tanaman bacground seperti anubias  atau lainnya. 

3. Desain Hutan Atau Jungle Style

Tema Aquascape simple



Gaya hutan termasuk kategori natural, gaya ini sering disebut dengan forest style atau jungle style. Walaupan ada kemiripan makna yang sama yaitu hutan, namun saya merasa lebih tepat kalau disebut dengan jungle style. Pembuatan tema ini tergolong sangat rumit dan sulit, seringnya dibuat oleh para pemain aquascape yang sudah lama terjun menggelutinya. Kerumitan tema ini terleta pada pemilihan jenis batu dan jenis kayu. 

Walau bagaimanapun kayu yang harus dipilih adalah berbentuk atau bertekstur mirip kayu pohon aslinya, sehingga tercipta nuansa hutan dengan pohon-pohon yang tinggi dan rimba di dalam air. Selain itu agar mendekati konsep hutan kita harus pintar memilih jenis tanaman yang tepat seperti jenis moss yang daunnya relatif kecil. Untuk pembuatan background bisa menggunakan tanaman anubias. 

4. Iwagumi

Gaya iwagumi



Konsep iwagumi terfokus pada landscape penempatan bebatuan, meski hanya begitu konsep ini terlihat sangat indah dan sederhana cocok diterapkan dalam aquascpe minimalis. Tema iwagumi berasal dari Jepang dan dipopulerkan oleh Takashi Amano. Ciri-ciri tema ini adalah dengan penempatan batu yang unik disertai dengan kombinasi tanaman karpet yang menyebar. 

5. Dutch Style 

Dutch Style



Tema ini merupakan model yang paling tua dipopulerkan, diperkenalkan pada tahun 1930 an. Tema ini sangat jarang menggunakan kayu dan bebatuan hanya terfokus pada desain tanaman yang bervariatif yang berwarna kontras. Tanaman ditempatkan secara bergelombang dan rapi supaya memunculkan suasana pemandangan yang indah di dalam aquascape.

6. Taiwan Stye 


Gaya ini tergolong sangat unik dan menarik, biasanya desainnya adalah tentang lingkungan hidup manusia di daratan. Jadi seolah-olah terlihat replika alam nyata yang ada di dalam aquarium. Sebagai contoh desain yang digunakan adalah replika jalanan, bentuk jembatan, mobil, rumah-rumahan atau patung yang berukuran kecil. 
Untuk menciptakan tema tersebut kita harus memerlukan accesoris pendukung semacam mainan untuk diletakkan diatas tumbuhan air atau landscapenya.

7. Gaya Biotope

Gaya Biotope style



Gaya ini mengusung konsep yang mudah dan terlalu sederhana, tapi itu hanya menurut pendapat saya. Karena tema ini tidak ada aturan khusus dalam penempatan landscape, kita hanya perlu menata landscape seperti kondisi dibawah air pada aslinya. Kita harus mencontoh lingkungan alam yang asli di bawah permukaan air aslinya termasuk flora dan faunanya. Jadi kalau dibawah permukaan air terdapat lumpur dengan bebatuan kecil dengan dijumpai ikan kecil, maka anda cari bahan seperti hal tersebut. 

8. Tema Aquascape Simple Mountain Style / Gaya Gunung

Mountain style aquascape



Sebagaimana seperti yang saya katakan di atas, tema aquascape yang murni sebenarnya hanya ada tiga yaitu iwagumi, duch style dan nature. Sedangkang tema gunung masih tremasuk dalam tema nature,  gaya aliran ini mencontoh kondisi alam, pegunungan, perbukitan dan tebing. Kalin bisa menambahkan waterfall di atas tebing agar tampilannya menjadi lebih hidup. 
Konsep pegunang lebih terfokus pada penempatan landscape bebatuan, dan sedikit tanaman juga kayu sebagai bahan pembuatan desain lembahnya.

9. River Style / Gaya Sungai

Model simple sungai



Hal yang harus diperhatikan dalam gaya ini adalah tentang penempatan bebatauan dan letak posisi sungainya sebagi pemandangan utama. Dengan tanaman disekitaran sungan perlu dipakai untuk memberikan kesan indah dan alami sungai tersebut.

10. German Style / Paludarium

Paludarium iwagumi



Gaya ini termasuk unik karena tidak ada kesamaan dari gaya-gaya di atas. German style menampilkna gaya terbuka atau open style supaya bisa menampilkan pemandangan yang ada dipermukaan air. Mungkin gaya ini sering kita sebut dengan paludarium dan sering dipakai untuk estetika untuk hiasan di rumah. Namun tidak jarang paludarium dipakai sebagai penelitian, atau mempercepat reproduksi hewan atau juga dipakai untuk mempercepat tumbuhnya tanaman aquarium. Hal ini dipilih karena dapat menggabungkan 3 habitat alam seperti air, daratan dan udara, maka jenis flora dan fauna yang dipelihara bisa banyak.

Dari 10 tema aquascape simple di atas sangat pas untuk kita terapkan sebagai pemula. Tentunya yang umum diaplikasikan di lingkungan kita saya sarankan konsep natural mengingat bahan, flora atau fauna masih mudah ditemukan. 

Post terbaru

Ikan Buntal Air Tawar Tidak Beracun dan Berbahaya