Penyakit Pada Ikan Koki Mematikan Dan Cara Mengatasinya

 Kebanyakan para penghobi belum mengetahui tentang beberapa penyakit yang sering dijumpai pada ikan koki. Sehingga umumnya menyimpulkan bahwa dalam memelihara ikan koki merupakan kesulitan yang tinggi.  Memang kalau belum tahu karakteristiksi ikan seringkali koki yang dipelihara mengalami mati mendadak. Hal ini disebabkan bukan karena lemahnya kondisi ikan ataupun sulitnya dipelihara. Melainkan kita belum tau saja syarat kebutuhan spesifik si Ikan untuk hidup.

Rata-rata ikan yang mati mendadak dikarenakan masalah sirkulasi air ataupun kualitas air di aquarium. Pengaturan air yang bagus dengan menyediakan sistem filterasi dan penggunaan alat aerator dirasa berpengaruh besar. Dengan menyediakan pengelolaan air tersebut maka kondisi air akan menjadi tetap bersih dan kandungan oksigen dapat masuk kedalam air.

Mengingat kebutuhan pokok ikan koki adalah habitat yang ber air bersih, berriak/ ber arus dan juga banyak kandungan oksigennya. Nah pemenuhan dari kebutuhan pokok tersebut maka, penyebab penyakit ikan resikonya sudah kita kurangi. Cara merawat ikan koki di aquarium dengan benar

Menganalisa Penyakit Mematikan Ikan Koki 

Untuk mengetahui ikan koki kesayangan kita menderita sakit atau tidaknya, kita bisa lakukan pemantauan fisik setiap hari. Ada beberapa kasus penyakit parasit yang bisa terlihat oleh kasat mata. Namun kita juga harus tanggap tentang perubahan perilaku gerak gerik ikan mas koki di dalam aquarium. Misalnya ikan berenang terus menerus di permukaan air aquarium, berenang membalikkan badan, dan bahkan terlihat sangat lemas. Kita harus tanggap dengan perilaku ikan tersebut, yang kemungkinan sedang menderita sakit.

Ada beberapa jenis penyakit pada ikan koki dan cara mengatasinya misalnya,:

 1. Busuk sirip.

Busuk sirip penyakit ikan koki



Busuk sirip merupakan penyakit yang menyerang bagian sirip ikan oleh bakteri jahat karena kondisi ikan disaat kondisinya kurang sehat. Penyakit ini ditandai ditemukannya warna putih pucat yang terdapat pada tepi sirip, ekor dan bahkan tubuh mas koki. 

Penyebab busuk sirip dikarenakan oleh kondisi ikan yang stress dan memiliki goresan luka, kemudian ditempeli bakteri infeksius. Gejalanya adalah ketika sirip ikan terlihat terlepas atau sobek dan nampak sirip kondisinya compang camping. Kadang kala di tepi ujung sirip berwarna kemerahan. 


Jika penyakit jenis ini tidak mendapatkan pengobatan, maka efek berlanjutnya adalah sirip akan digerogoti sampai habis. Kemudian tidak hanya berakhir pada bagian sirip saja, apabila dibiarkan akan berlanjut menggerogoti bagian tubuh si ikan. 

Penyakit busuk sirip bisa dicegah / diobati dengan cara merawat ikan koki dengan baik. Misalnya:

- Menjaga kualitas air, 
- Menjaga kepadatan jumlah ikan di aquarium, 
- Tidak mencampur ikan mas koki dengan jenis ikan lain yang agresif
- Apabila terlanjur ada yang sudah terkena penyakit, lakukan karantina
- Larutan garam ikan sebanyak 3% akan membantu menyembuhkan penyakit yang masih dalam sekala ringan
Garam Ikan koki


- Gunakan obat anti biotik atau anti bakteri misalanya Myxazin dan Meracyn
- Pemulihan Jaringan sirip bisa dibantu dengan pemberian Melafix

2. White Spot 

White spot ini merupakan penyakit ikan koki yang pada tubuh dan ekornya seperti ada yang menempel butiran putih kecil. Tanda lain dan analisa sakit ini adalah kondisi tubuh ikan yang mengeluarkan banyak lendir, sirip yang menutup, dan nafsu makan yang menurun. Organisme ICH sering muncul dari ikan, atau tanaman lain yang sudah mengalami terjangkit parasit sebelumnya. 

Penyakit ikan koki white spot



Ichtyopthirius merupakan parasit yang menyerang dan menempel pada ikan mas koki saat dalam kondisi strees. Antisipasinya untuk menghindari penyakit ini dengan cara tetap menjaga kualitas air agar tetap bagus. 


Ich memiliki daya jelajah renang yang cukup jauh dan luas. Jadi jika parasit sudah menyerang salah satu ikan, maka penanagannya harus mengganti dan membersihkan air di seluruh aquarium. Penanganannya bukan hanya dilakukan terhadap ikan yang sedang sakit saja namun pembersihan keseluruhan. 

Kemudian berikan larutan garam dan menaikkan suhu air aquarium menjadi 30 derajat celcius. Lakukan perlakuan ini selama 6 hari sampai ikan benar-benar sembuh dan Ich benar-benar hilang. Yang terakhir pertahankan suhu air yang pas, karena parasit ini dimungkinkan kembali lagi meskipun mas koki dan kondisi aquarium sudah bersih.

3. Kutu Jarum

Kutu jarum tidak sama dengan kutu ikan, kutu jarum hanya menempel pada satu bagian atau area tubuh ikan, dan bisa dilihat secara kasat mata. Kutu jarum bukanlah parasit yang menyerang disaat ikan dalam kondisi stress, namun kutu ini bisa dibawa oleh ikan baru yang balum dilakukan karantina. Bisa juga kutu jarum didapati dari telur ataupun tanaman lainnya. 

Kutu jarum pada ikan koki



Penangangan dan pengobatan kutu jarum dilakukan dengan mengambilnya langsung dari tubuh ikan menggunakan alat pingset. Tubuh ikan koki yang terluka karena sengatan kutu jarum bisa diobati dengan pemberian Hydrogen Peroxide dengan cara diusakan menggunakan kapas dibagian yang luka.

Untuk perawatan harian kita bisa memberikan krim Neosporin, dan apabila kutu jarum terbawa oleh ikan baru karantinalah terlebih dahulu. Dan jika didapati ikan mas koki di seluruh aquarium menderita kutu jarum maka langkah tambahan yang diambil adalah gunakan obat Dimilin. 

Dari 3 penyakit pada ikan koki di atas semoga bisa membantu teman-teman dalam melakukan penanganan dan pengobatan yang tepat. Sehingga ikan mas koki kesayangan kita dapat hidup lebih lama dan kondisinya sangat sehat.

Post terbaru

Penyebab Warna Ikan Mas Koki Pudar Di Aquarium