Perbedaan Porang Dan Suweg Serta Iles-iles Pada Umbinya

 Kesempatan kali ini saya akan tunjukan apasih perbedaan antara porang dan suweg serta iles-iles, karena seringkali banyak orang kesulitan mengidentifikasi dari umbi maupun dari pohonnya. Sebenarnya masih ada satu lagi umbi yang bentuknya hampir mirip yaitu umbi walur. 

Umbi-umbian ini merupakan masih tergolong satu jenis, namun sebenarnya sangat berbeda. Kita jangan salah untuk membedakannya karena untuk nilai ekonomis yang sangat tinggi adalah ketika membudidayakan umbi porang.  Untuk bahasan di bawah ini saya akan mengupas tentang perbedaan umbi suweg, porang dan iles-iles secraa berurutan. 

Perbedaan Porang Dan suweg juga Iles-iles


Perbedaan Terdapat Pada Umbi Porang, Suweg dan Iles-iles

Ciri Perbedaan Umbi Suweg

 Jadi kalau pada umbi suweg bobotnya lebih berat dibanding umbi porang dan iles-iles. Kalau kita lihat secara visual pada umbi suweg terdapat tonjolan (siwil) dan ada seperti serabut akar yang agak panjang menempel pada umbi. Kalau kita lihat sekilas dari ketiga umbi ini memang warnanya hampir sama yaitu coklat tua. 

Tonjolan pada suweg ini merupakan sebagai alat perkembang biakan pada tanaman ini, dan apabila kita patahkan pada tonjolan tersebut maka selang beberapa waktu akan tumbuh kembali sebagai tunas baru umbi suweg. Daging dari umbi suweg kalau kita belah berwarna putih agak kekuningan dan kontur daging umbinya nampak berserat kasar.

Umbi Iles-Iles

Ciri dari umbi iles-iles ini yaitu secara fisik umbinya berpermukaan halus dibanding dari suweg dan juga porang. Rata-rata iles-iles ini berukuran lebih kecil dibanding suwek dan porang. Sebenarnya iles-iles sangat mudah kita lihat perbedaannya, namun ketika di hutan masih dalam kondisi kotor tertempel tanah, akan sulit membedakannya. Kalau dibelah daging umbi iles-iles ini berwarna putih bersih segar seperti suweg.

Umbi Porang

Perbedaan Porang Dan suweg pada umbi


Untuk umbi porang pada bagian luar agak halus dengan warna kulit umbi coklat terang, dan pada kulit umbi seperti ada benjolan kecil-kecil rata keseluruh permukaan umbi. Kalau kita lakukan pemotongan pada umbi porang ini dagingnya berwarna kuning. Porang dagingnya berkristal mirip butiran gula pasir seperti pada iles-iles.

Untuk pemula kita juga harus mempelajari ciri-ciri dari pohon porang itu sendiri agar kita tidak salah mengambil tindakan dalam memulai budidaya. 

Perbedaan Dilihat dari Tanamanya

Membedakan Tanaman Porang Dan suweg



Ciri-ciri Tanaman Porang

Untuk memudahkan kita mengidentifikasi tanaman porang bisa kita lihat dari batangnya terlebih dahulu. Batang dari tanaman porang ini berwarna hijau kemudian disertai dengan motif atau corak berwarna putih. 

Untuk motif atau coraknya sendiri nampak rapi cenderung memanjang ke atas, dan pastikan dalam motif pada batang tersebut hanya ada satu warna yaitu putih. 

Ciri-ciri porang yang bisa kita lihat dari daunnya yaitu nampak berukuran besar, bisa kita lakukan perbandingan dengan telapak tangan kita, daunnya terlihat seukuran lebar telapak tangan dan memanjang serta meruncing pada ujungnya. 

Kemudian jika kita perhatikan di tepi daun itu, ada warna merah muda pada pinggiran daun. Selannjutnya kita lihat pada tangkainya, pada tangkai pangkal porang nampak ada biji, yang sering orang menyebutnya dengan "katak" atau bull bill. Katak ini yang nantinya bisa kita ambil untuk dijadikan bibit pengembang biayakan. Porang walaupun berukuran kecil, pada batangnya pasti ditumbuhi katak, namun menyesuaikan ukurannya. 

Pada Tanaman Suweg

Untuk membedakannya, batang pada suweg berwarna hijau diserati motif berwarna putih. Motif ini berbeda pada tanaman porang, kalau motif pada suweg cenderung berbentuk bulat dan tidak beraturan. Ketika kita raba batang dari pohon suweg, akan terasa kasar karena adanya bintil-bintil pada batang. 

Untuk daun pada pohon suweg permukaan atau konturnya tipis, kemudian berwarna hijau dan pada tepi daunnya tidak terdapat warna merah muda seperti pada daun porang tadi. Ketika kita lihat ujung pangkal batangnya pada suweg, tidak ditumbuhi biji katak walaupun tanaman suweg sudah berukuran besar dan berumur tua. 

Tanaman Iles-iles

Pada batang iles-iles ini sangat mencolok perbedaannya dengan porang ataupun suweg. Batang pada iles-iles berwarna hitam kemudian untuk motif yang ada pada batang berwarna putih disertai warna yang lain seperti warna kecoklatan. Motifnya sendiri hampir sama menyerupai pada porang, namun pada iles-iles tidak rapi. Permukaan batangnya juga halus kalau diraba.

Pada daun iles-iles berbentuk kecil dan tipis, warna hijau polos tanpa ada warna corak di tepi atau tengah daun. Pada tangkainya juga tidak ada kataknya.

Nah demikian kita bisa membedakan dari ketiga umbi yang sangat mirip bentuk dan jenisnya tadi. Untuk kedepannya jangan salah untuk mengembangbiakkannya, karena nilai jual, gizi, dan manfaatnya umbi poranglah yang sangat bagus dan mahal dijual dipasaran. 

Banyak akhir-akhir ini para petani membudidayakan porang untuk sebagai tanaman utama pertaniannya dan sukses mengumpulkan pundi-pundi uang dari membudidayakan umbi porang.

Post terbaru

Aglonema Tisu Harmoni Indah Mempesona