Pengganti Rockwool Hidroponik Harga Murah

 Rockwool sebagai media tanam hidroponik di daerah kita mungkin membutuhkan alternatif bahan pengganti karena sering kali kita kesulitan memperolehnya. Kenyataan nya rockwool di toko-toko pertanian, masih tergantung dari suplai import sehingga ketersediaannya seringkali tersendat dan bahkan langka.

Sebenarnya Rockwool memiliki banyak kelebihan, terbuat dari bahan bebatuan alam yang dipanaskan dengan suhu yang sangat tinggi sehingga mencair seperti larva dan dibentuk ulang seperti mirip dengan busa atau spons. Kelbihan yang pertama dari rockwool ini adalah ramah lingkungan, yang ke dua tidak mengandung patogen yang bisa berakibat merusak tanaman.

Rocwool ini bisa menyimpan air 14 kali lebih banyak dibandingkan kapasitas tampung dari tanah. Selain itu rockwool dapat meminimalkan penggunaan desinfektan  dan mampu memaksimalkan peran pupuk yang digunakan dan dibutuhkan tanaman. Baca juga : Cara membuat instalasi hidroponik paralon

Dari berbagai kelebihan media tanam rockwool tersebut membuat hargannya menjadi mahal, dan tentu apabila para petani hidroponik menggunakan atau menerapkan produksi tanam sekala besar, tentu saja ongkos produksi yang diterima petani akan membengkak. Sehingga banyak para petani hidroponik banyak mengakali dan seringkalai melakukan percobaan dengan alternatif bahan media tanam pengganti rockwool.

Ternyata bahan yang lebih murah dan mudah diperoleh serta mempunyai kualitas yang bagus bisa kita peroleh dengan bahan filter aquarium, dan bahan busa / spons. filter aquarium dan Spons ini tersebar sangat banyak di seluruh Indonesia. Menurut pengalaman, setelah dicoba tanaman yang di semai pada media spons  dan filter aquarium ini bisa tumbuh subur tidak kalah apabila menggunakan media rockwool.

Pengganti Rockwool Bahan Spons atau Busa 

Jenis busa atau spons yang cocok dipakai adalah seperti busa pada bahan pembuatan jok kursi yang kita potong setebal 2,5 cm. Dengan ukuran ketebalan tersebut kualitas media tanam tidak kalah kualitasnya dengan rockwool. 

Busa dan spons pengganti rockwool

Baca juga : Cara membuat nutrisi hidroponik yang mudah

Cara kita mempraktekkan penanaman menggunakan busa/spons sama dengan cara saat kita menggunakan rockwool yaitu kita lubangi busa untuk semaian biji tanaman. Ukur dan garis horisontal dan vertikal sehingga membentuk kolom-kolom persegi yang berukuran 2,5 cm X 2,5 cm.

Pembuatan lubang untuk tempat benih pada spons kita gunakan alat seperti paku yang dipanasi. Pelubangan pada setiap kolom spons jangan sampai tembuh ke dasar busa spons.

Hal yang menjadi pembeda penggunaan rocwool dan busa yaitu ketika penyemaian bibit tanaman, apabila pada media rockwoll tidak tergenang air namun  tetap dalam kondisi basah. Sedangkan pada spons busa kita rendam dan genangi air pada baskom atau wadah lain untuk tempat media tanam spons.

Karakter dari spons berbeda dengan rockwool karena spons tidak bisa mengikat air hanya bisa meresap, maka dari itu harus ada suplai air yang tersedia terus menerus. 


Media Pengganti Rockwool HIdroponik Bahan Kapas Filter Aquarium

Pengganti Rockwool Hidroponik Kapas Aquarium


Secara ekonomis kapas filter aquarium harganya jauh lebih murah dibanding dengan rockwool, biasanya 1 wadah kapas aquarium dijual dengan harga Rp 4.500,- untuk ukuran kemasan besar biasanya seharga Rp 20.000,-akan tetapi kemugkinan berbeda tempat atau daerah harga kapas aquarium harganya juga tidak sama.

Alternatif dengan bahan ini menurut saya sangat efektif karena kapas ini bisa kita belah menjadi banyak dan bisa memuat banyak bibit tanaman hidroponik. Setelah pemanenan kapas aquarium ini bisa dipergunakan ulang dengan cara membersihkan dahulu kapas tersebut.

Praktek penyemaian biji tanaman mirip dengan bahan spons/busa yaitu kita rendam bahan kapas aquarium ini pada baskom dengan air yang tidak terlalu banyak, yang terpenting kapas tersebut terlihat basah atau becek. Kemudian setelah media tanam kapas tersebut siap maka semaian biji tanaman kita beri jarak tanam 1 sampai 1,5 cm.

Alternatif pengganti Rockwool Hidroponik

Baca juga : Pembuatan hidroponik rakit apung

Misalnya dengan menanam tanaman hidroponik seperti pakcoy, bianyanya dalam waktu sehari semalam atau 24 jam akan bisa terlihat pertumbuhannya hingga menjadi kecambah. Ketika pakcoy ini bertumbuh dan memiliki 2 lembar daun atau sampai 4 lembar daun, barulah kita pindah pada instalasi hidroponik.

Dalam prakteknya perkembangan akar tanaman setelah 20 HST (Hari Setelah Tanam) yang menggunakan media kapas aquarium juga sangat bagus dan maksimal tidak kalah dengan bahan media tanam rockwool. Untuk pertumbuhan daunnya juga sangat subur, hijau dan lebat apabila mendapatkan penangan yang baik.


Post terbaru

Pengganti Rockwool Hidroponik Harga Murah