Cara Menanam Sayur Hidroponik Sederhana Di Rumah

Cara mudah kita melakukan proses menanam sayur hidroponik yang dikerjakan secara sederhana di rumah menggunakan sistem DFT (deep flow technique). Sebenarnya penggunaan untuk skala rumahan yang sering mengalami pemadaman aliran listrik dari PLN, sangat cocok menggunakan metode hidroponik dft ini. 

Keuntungan dari sistem dft ini yaitu masih tersedianya genangan air di pipa paralon yang masih bisa diserap oleh akar tanaman ketika tidak adanya rotasi aliran air karena pemadaman listrik.Apabila menggunakan sistem lain mungkin ketika terjadi pemadaman listrik, tanaman tidak mendapatkan suplay air dan nutrisi sehingga berkaibat mati dan layu. Pembuatan instalasi dari sistem dft ini juga dirasa lebih sederhana dan mudah. 

Sebagai tips saja kalau anda menggunakan sistem dft, anda hanya perlu menyalakan pompa air kira-kira pada pukul 10:00 sampai pukul 15:00, karena pada waktu tersebut terjadinya penguapan air sangat tinggi. Dengan cara menyalakan pompa yang tidak full 24 jam, kita dapat menghemat pengeluaran listrik. Agar kita lebih mudah dan tidak kelupaan untuk menghidupkan atau mematikan pompa kita juga bisa memasang timer listrik juga. Baca juga : Hidroponik Sistem DFT 


Persiapan Cara Menanam Sayuran Hidroponik


Untuk proses penanam sayur hidroponik kita harus persiapkan beberapa hal, diantaranya: 


- Rock wool, Merupakan media tanam pengganti tanah dan di situ akar sayuran akan tumbuh.

 rock wool ini kita potong kecil-kecil seukuran net pot yang berukuran sebesar 2,5 x 2,5 x 2,5 cm, dan berilah lubang untuk tempat bibit sayuran. Apabila kita kesulitan memasukkan bibit sayuran ke rockwool, bisa menggunakan lidi atau tusuk gigi

Cara Menanam Sayur Hidroponik Sederhana


- Ketika bibit yang sudah kita masukkan pada rock wool tadi sudah mulai tumbuh, maka kita masukkan pada wadah seperti baskom. dan perlu kita ingat jangan sekali-kali kita melakukan pemerasan terhadap rockwool tersebut.


- Siram rockwool dengan teratur setiap hari dipagi dan sore hari atau kita isikan air 3/4 dari tinggi rockwoll agar kondisinya tetap basah


- Semai atau taruh baskom tadi yang berisi bibit sayuran hidroponik pada tempat yang terkena cahaya matahari

Baca juga : Hidroponik sistem sumbu (wick)

- Tunggu antara 4 sampai 7 hari hingga bibit tunas sayuran sudah layak dipindah ke paralon. Pada usia tersebut sayuran sudah memiliki lebih dari dua lembar daun sejati 

Namun setiap jenis tanaman sebenarnya berbeda waktu untuk tumbuhnya daun sejati, misalnnya :

Seledri = 20 hari, sawi 8 sampai 10 hari, kangkung 10 hari dan bayam 7 hari.


Proses Menanam Sayur Pada Instalasi HIdroponik

Dalam proses melakukan pemindahan sayuran dari semaian pada baskom tadi, kita harus berhati-hati agar akar sayuran tidak rusak karena dengan usia yang masih sangat muda ini tentu sangat rapuh.

# Siapkan kain flanel dan kita potong sepanjang dasar paralon. kain flanel ini berguna untuk penyerapan air dan nutrisi dari dasar paralon hingga mengenai rockwool

cara memasang net pot sayur hidroponik


# Masukkan kain flanel pada net pot


# Masukkan bibit yang sudah kita semai tadi ke dalam net pot


# Masukkan net pot yang sudah kita isi dengan bibit ke dalam paralon yang sudah kita lubangi.


# Persiapkan pupuk khusus hidroponik, bisa menggunakan merk "ABmix", dan cara pemakaiannya bisa lihat pada panduan yang ada di kemasannya.


# Siapkan alat pengukur ph air atau PDS meter. Ukur dan pastikan larutan pupuk dalam air sekitar 1200 sampai 1300 ppm dan apabila kurang bisa menambahkan pupuknya lagi.

Baca juga : Hidroponik sistem NFT

# Kemungkinan dari berbagai jenis pupuk hidroponik memiliki nilai ppm yang berbeda-beda, anda harus membaca informasi yang ada di kemasan.


# Periksa semua lubang paralon dengan pds meter, agar memastikan kandungan yang ada pada paralon sama dengan yang ada di bak penampungan


# Untuk proses selanjutnya dan dilakukan rutin setiap hari yaitu melakukan pengecekan rutin kadar pupuk yang ada agar tetap dikisaran 1200 sampai 1300 ppm terutama apabila instalasi terkena air hujan, dapat dipastikan kandungan ppm nya berubah


# Pada waktu setelah 30 hari sayuran yang kita tanam di paralon maka sayuran siap untuk kita panen.

cara meletakkan sayur hidroponik pada paralon


Proses pemanenan sayuran hidroponik harus dengan cara mencabut net potnya secara keseluruhan, tidak dipetik satu persatu. Keuntungan lain dari sistem hidroponik yaitu masa panen tanaman bisa serentak, sehingga apabila kita jual ke tukang sayur bisa dalam jumlah yang besar. Baca juga: kelebihan dan kekurangan bercocok tanam hidroponik

Alat dan instalasi dari cara menanam sayur hidroponik ini seperti paralon, net pot, rockwoll dan lainnya juga bisa gunakan ulang untuk penanaman berikutnya. Sistem hidroponik juga bisa dilakukan pada lahan pekarangan rumah yang terbatas namun hasil bisa tetap maksimal. Selamat mencoba...


Post terbaru

Contoh Tanaman Hidroponik Yang Cepat Panen