Ciri-Ciri Kucing Mau Mati Secara Alami

Ciri Ciri Kucing Mau Mati - Kematian adalah proses yang dialami semua makhluk hidup yang bernyawa, termasuk pada hewan peliharaan seperti kucing. Kematian pada kucing biasanya ada tanda, gejala dan ciri yang bisa dibaca oleh pemiliknya dalam beberapa hari atau beberapa jam sebelumnya. Bagi anda yang baru dalam memelihara kucing, di sini bisa anda pahami beberapa ciri dan tanda ketika kucing kesayangan anda akan mati. Dengan mengetahui tanda kematian pada kucing, anda bisa melakukan persiapan dan perlakuan terbaik untuk diberikan kepada kucing tersebut.

Ciri Ciri Kucing Mau Mati Secara Alami

Apakah perlu perlakuan terbaik itu diberikan? Kalau menurut saya sih ini sangat perlu kita berikan, karena kucing yang kita rawat dan pelihara dengan penuh kasih sayang seperti ada hubungan batin sehingga sebagai rasa menghormati dan bentuk kasih sayang. Kucing yang kita pelihara lama dan sudah seperti teman hidup kita sehari-hari memberikan banyak kenangan dan tentunya banyak menghibur kita, dari itu saya merasa perlu melakukan perawatan maksimal sebagai bentuk rasa terimakasih.

Tanda dan ciri ciri kucing mau mati 

Berikut Ciri ciri kucing mau mati yang bisa anda ketahui beberapa saat sebelumnya :

- Kepribadian kucing menjadi berubah

Salah satu ciri yang sangat terlihat dan jelas sekali gejala yang dialami kucing yaitu berubahnya kepribadian seiring menuanya usia si kucing. Hal ini bisa terlihat dari urine nya atau terlihat perilaku depresi. Depresi yang di alami bukan berarti 100% pertanda kucing akan mati, namun hal ini menjadi pertanda bahwa ada hal buruk yang sedang dialami oleh kucing tersebut.


- Tidak mau mandi atau membersihkan diri

Tanda berikutnya adalah tidak mau mandi atau membersihkan diri. Ketika kita melihat hal ini terjadi, kucing tidak mau melakukan mandi atau membersihkan diri seperti biasanya maka, ada sesuatu hal atau ada yang salah tentang mereka. Kucing sering melakukan dan menghabiskan waktu untuk grooming secara pribadi, nah ketika tidak dilakukannya maka ada sesuatu yang salah dan patut kita waspadai.

- Berhenti makan

Pada gejala yang satu ini memang banyak penyebab dari kucing berhenti makan entah sedang mengalami sakit, tidak cocok makanan yang diberikan, atau memang gejala tanda kematian kucing. Namun ketika kamu sudah berikan makanan yang paling di sukainya akan tetapi kucing tersebut tidak mau memakannya walaupun sedikit, ini berarti kucing dalam kondisi yang darurat dan wajib kita waspadai. Karena kucing yang benar-benar dalam kondisi sakit akan kehilangan nafsu makan, hal ini disebabkan karena si kucing merasa tidak baik dan kondisnya terlalu lelah walaupun hanya untuk makan. Secara pengalaman memang kucing tidak membutuhkan makanan saat itu karena ke pasifannya.

Baca juga : Bahaya kesehatan apabila memelihara kucing untuk wanita hamil


- Lebih banyak tidur 

Lebih banyak tidur dibandingkan hari-hari biasanya. Kucing memang jarang tidur dengan tempo yang lama, apabila kita temukan kondisi tersebut bisa jadi itu adalah pertanda kematiannya. Mungkin kucing akan melakukan aktifitas, namun aktifitas yang dilakukan saat ini tidak jauh-jauh dari tempat tidurnya. Banyak tidur pada kucing waktu mendekati ajal, kemungkinan disebabkan karena kondisi tubuh mereka sangat lemas dan berubahnya dari pola kepribadiannya.

- Penglihatan kucing kabur dan pandangan terganggu. 


Hal ini disebabkan adanya gangguan yang terjadi pada otak kucing sebelum kucing mati dan berpengaruh dengan kemampuan penglihatan kucing. Hal ini bisa kita ketahui saat kucing berjalan tiba-tiba menabrak dinding ataupun benda-benda di sekitarnya, atau sempoyongan ketika kucing melihat ke arah bawah. Sebaiknya anda taruh makanan di dekat mereka dan sesuaikan ruangan atau lokasi mereka dengan membuatnya lebih nyaman.
Baca juga : Mitos dan fakta kujing pejantan kembang telon

- Kucing nampak kebingungan

Hal ini bisa kita lihat kucing mengalami disparientasi terhadap lingkungan di sekitarnya. Kucing yang mengalami kebingungan ini pertanda ada masalah terhadap otak kucing dan tidak berfungsi dengan baik. Toxin yang ada di dalam tubuhnya terbentuk dan menumpuk sehingga fungsi cognitif dari si kucing terpengaruh, terutama pada si kucing yang mengalami gangguan hati. Hal ini terjadi biasanya pada waktu 1 atau 2 hari sebelum kematian kucing.

- Kucing selalu menghindari kita

Biasanya kucing akan melakukan penghindaran terhadap orang-orang ataupun pemiliknya saat sehari atau du hari sebelum mati. Saat itu kucing tersebut tidak mau ditemani oleh manusia, tidak meminta makanan, tidak menunggu pemiliknya, mengajak main ataupun menunggu kamu di depan pintu seperti hari-hari biasanya. Untuk menyikapinya kita harus menghormati dan jangan memaksakan kehendak kita untuk mengajaknya main. Buatlah kucing senyaman mungkin dan berilah ruang kesempatan untuk kucing membuat dirinya merasa nyaman untuk melakukan apapun.

- Lesu dan bau pada kucing

Kondisi lesu dan bau yang dialami kucing ini berarti tanda yang sudah gawat, apalagi melihat kaki-kaki kucing yang sudah lesu dan lemas. Anda sebainya menyediakan makanan kesukaanya dan ditaruh di dekat kucing yang sedang terbaring, jadi saat kucing mau makan tidak perlu bergerak atau berjalan juah untuk meraihnya. Kucing dengan kondisi lesu dan malas makan akan berakibat organ dalamnya menjadi bermasalah. Kondisi organ yang bermasalah membuat kucing tidak bisa mengontrol toxin yang ada dalam diri mereka secara alami, sehingga toxin ini bisa membuat bau badan yang menyengat keluar dari tubuh mereka. Bukan bau tubuh kucing saja yang mengalami bau, namun pernafasan kucing juga akan tercium bau yang tidak sedap.
Baca juga ; Penyebab mulut kucing bau dan tidak mau makan

- Kucing Akan Bersembunyi saat mau mati

Salah satu ciri dan tanda yang dialami kucing mau mati adalah bersembunyi. Binatang biasanya kan melakukan isolasi diri jika merasa kematiannya sudah mendekat, dia mencari tempat yang dirasanya nyaman, seperti tempat yang tidak panas, teduh dan mungkin gelap. Kalau anda temui kucing anda tidak menempati kandang atau tempat yang digunakan kucing biasanya tidur dalam beberapa hari terakhir, dan bahkan tidak pulang entah kemana dalam beberapa hari terakhir, bisa jadi kucing sudah merasa ajalnya sudah dekat.

Tanda Kucing Mau Mati Secara Alami


- Detak Jantung kucing melemah

Ketika kita melihat kucing anda tiba-tiba melemah dan kita periksakan ke dokter hewan, ritme dan detak jantung kucing melemah, suhu badannya terlalu tinggi atau terlalu rendah, juga diiringi gangguan pernafasan, diare juga urin yang tidak seperti biasanya maka patut kita waspadai. Jika pernafasan mereka berada diantara 20 hingga 42 kali dalam 1 menit, dan detak jantung berkisar 140 - 200 detak per menit, dan suhu tubuh kucing mencapai 38 derajat celcius ini berarti gejala kucing akan mati.

Dari tanda-tanda dan ciri kucing akan mati diatas bisa membuat anda peka dan bisa memberikan perlakuan terbaik dan memastikan kucing dalam kondisi senyaman mungkin saat mendekati ajalnya.


Post terbaru

Media Tanam Aquaponik Kelebiahan dan Kekurangannya