Scabies Pada Kucing Menular Ke Manusia dan obat Salepnya

Masih tentang penyakit kulit pada kucing, yaitu Scabies. Apasih Scabies itu, penyebabnya apa, bisa sembuh atau tidak, kemudian gejalanya Seperti apa dan juga bagaimana cara mengobatinya???

Scabies itu adalah penyakit kulit yang bisa menyerang anjing kucing sama kelinci dan disebabkan oleh tungau. Dan Apasih tungau itu sebenarnya ??? tungau itu adalah hewan seperti kutu namun bentuknya sangat kecil atau mikroskopis .Jadi tungau hanya bisa dilihat pakai mikroskop saja.

Bentuknya seperti apa ini ??? bentuknya kalau dibawah mikroskop terlihat  agak menggelikan kakinya panjang-panjang.

Nah tungau ini kerjaannya adalah bikin terowongan di bawah kulit hewan kalian untuk mereka bertelur. Sistem luka yang tercipta pada kulit kucing ibarat seperti ada yang bikin terowongan di bawah jalan dan bikin terowongannya asal-asalan tidak pakai perhitungan, secara otomatis Jalan di atasnya pasti akan jeblok, pasti akan hancur lebur.

Jadi ibaratnya seperti itu terjadi pada kulit kucing, makanya hewan-hewan yang kena scabies itu biasanya akan jelek kulitnya terlihat kusam. Pada kucing awalnya penyakit ini menyerang bagian kulit telinga,kaki dan ekor yang ditandai ada terlihat seperti ada kerak. Dan akhirnya lama-lama menyebar keseluruh tubuh apabila dibiarkan tanpa ada pengobatan.

Scabies Pada Kucing

Tanda-tanda Awal Gejala Scabies Pada Kucing


Tanda-tanda awal kucing anda terkena scabies biasanya bisa kita lihat apabila kucing  mulai garuk-garuk tubuh intensitasnya sangat sering sekali dan garuknya bisa terlihat berbeda dengan biasanya. Sebenarnya penyakit scabies pada kucing ini tergolong penyakit kulit biasa saja. Namun kalau dibiarkan terus menerus dan sampai seluruh tubuh terkena, maka dampaknya akan menjadi berbahaya untuk kucing hingga bisa terjadi kematian.

Baca juga : Macam-macam penyakit kulit pada kucing dan cara pengobatannya

Kucing yang terkena scabies selain menderita gatal, efek selanjutnya yaitu menjadikan tubuhnya semakin melemas, kulitnya nampak berlipat-lipat seluruh badan, tubuhnya sangat mengurus karena kehilangan nafsu makan. Efek selanjutnya bisa menjadikan kucing menjadi hipotermia dan bisa berlanjut kehilangan nyawanya. Scabies ini bisa menular ya teman-teman jadi antisipasi apabila memelihara lebih dari satu kucing di rumah.

Dan perlu Anda tahu Scabies pada hewan kucing ini bisa menular terhadap manusia lho, namun tidak separah yang terjadi pada kucing. Kalau scabies kucing bisa membuat kulitnya terlihat seperti melipat-lipat dan berwarna merah sangat gatal, tapi pada manusia tidak sampai begitu, namun tetap saja gatal ya teman-teman.

Anda juga harus tahu perbedaan penyakit kulit pada kucing antara scabies dan penyakit jamuran.
Perbedaannya :

1. Gejala

Pada Scabies Yaitu dari gejala awal muncul  dimulai dari terlihat kerak terletak di daerah telinga, kaki dan ekor berlanjut ke punggung , perut dan samping-samping perut.
Pada Jamuran biasanya keraknya timbul awalnya terletak dimulai dari punggu, perut, dan sisi-sisi perut

2. Bentuk Kerak

Scabies : Keraknya susah dicopot, dan seringkali ditemukan dengan kondisi berdarah.

Jamuran : mudah dicopot dan tidak ada pendarahan

Apabila ragu dengan diagnosa secara mandiri untuk penanganan obat dan takut salah sebaiknya tanyakan ke dokter hewan saja, biar tahu pasti penyakit yang diderita si kucing. Juga ketika pembelian obat tidak salah.

Baca Juga : Perbandanginan makanan Kucing Proplan Vs Royal canin 

Pengobatan Yang Tepat Untuk Scabies Kucing


Pengobatan sakit scabies bisa dilakukan mandiri yaitu bisa dengan cara pemberian salep. Salep yang sering digunakan biasanya menurut pengalaman saya sendiri menggunakan Scabimite. Penggunaannya bisa di oleskan pada area yang terkena scabies, dan dilakukan secara rutin bisa 2x sehari.

Scabies salep Pada Kucing


Bagi anda yang takut terkena / tertular scabies dari kucing saat proses penyembuhannya, saya sarankan bawa saja ke dokter hewan. Disana saya yakin penanganannya sangat lebih efektif dan bisa saja pengobatannya dengan suntikan. Sehingga anda tidak perlu kerepotan dan takut tertular.

Setelah dilakukan penanganan penyembuhan, penyakit scabies pada kucing ini bisa sembuh dalam tempo 1 sampai 2 minggu setelah mendapatkan obat. Kerak kulit dari scabies akan otomatis terlepas dan rontok. Jangan khawatir selama penyembuhan kucing akan tetap melakukan garuk-garuk, mungkin karena mau melepaskan kerak yang menempel pada kulit.

Sebagai saran lagi selama proses penyembuhan, sebaiknya kucing dilakukan pengandangan. Proses ini baik dilakukan karena ketika keraknya jatuh dan rontok kita tidak tahu dalam kerak tersebut masih terdapat tungau yang hidup atau tidak. Sehingga rontoknya kerak pada kandang tidak menyebar dan menular terhadap kucing atau hewan yang lainnya.

Lakukan pembersihan tempat, benda atau ruangan yang pernah disinggahi kucing sebelum kucing mendapatkan pengobatan. Biasnya tungau hinggap dan menyebar pada tempat-tempat tadi, dan ketika penyembuhan kucing selesai namun kucing menempati tempat seperti yang saya sebutkan tadi dan belum dibersihkan, maka sangat besar kemungkinan kucing anda akan terkena Scabies lagi.








Post terbaru

Pengganti Rockwool Hidroponik Harga Murah