Kucing Persia Himalaya Ciri dan Penyakit Keturunannya

Pada saat ini saya akan membahas tentang kucing persia himalaya, kucing ini merupakan kucing yang sangat diminati di dunia. Mungkin karena kucing ini memiliki daya tarik yang menawan, cantik dan menarik sehingga membius banyak orang untuk ingin memilikinya. Banyak peneliti yang mengatakan bahwa kucing sudah dikenal di dunia sejak ratusan tahun yang lalu. Namun ada yang mengatakan bahwa kucing jenis persia himalaya ini pertama kali ditemukan di benua eropa sejak tahun sekitar 1950 an, dan saat itu dikenal dengan sebutan colour point persia.

persia himalaya peak nose dan seal point


 Kucing persia himalaya merupakan hasil persilangan antara kucing persia dengan jenis kucing siyam dan hasilnya dinamakan dengan kucing persia himalaya. Dan ingat jenis kucing ini berbeda dengan kucing jenis persia medium, persia medium merupakan hasil persilangan antara kucing persia dengan kucing lokal di Indonesia.

Ciri khusus kucing persia himalaya


Untuk jenis kucing persia himalaya ini sangat unik dan tidak dimiliki oleh kucing jenis lainnya. Ciri fisik yang mencolok dari kucing persia himalaya ini adalah:

1. Warnanya.

Warna yang dimiliki kucing ini merupakan salah satu ciri khusus dan khas untuk kucing jenis persia himalaya. Colour point yang ada pada bulu mereka adalah perbedaan warna yang sangat mencolok disetiap sudut tubuhnya. Bahwa ujung-ujung di setiap bulu memiliki warna yang berbeda dan mencolok dibanding dengan bulu bagian tengahnya. Tepatnya colour point adalah corak yang gelap bagian tertentu pada bulu warna persia himalaya ini yang juga ada terdapat di kucing siyams. Colour poin pada kucing persia himalya ini meliputi pada bagian tubuh tertentu meliputi telinga, wajah bagian tengah, dan ekor. Colour poin pada jenis ini berfariatif seperti warna coklat kehitaman, abu-abu kecoklatan, abu-abu, Cream, Cream kemerahan, dan coklat.

Kucing Persia Himalaya Ciri dan Penyakit Keturunannya

Baca juga : Ciri kucing persia keturunan asli

2. Bentuk Tubuhnya

Untuk jenis persia himalaya ini, memiliki ciri fisik bentuk tubuhnya yang bulat dan kaki pendek, dari ciri ini memang sering ditemukan pada semua jenis kucing persia. Namun kadang kita temukan kucing jenis persia himalaya ini bertubuh langsing, hal ini kemungkinan disebabkan gen keturunannya di dominasi dari kucing siyams.

3. Bagian Bulu

Ukuran bulu untuk kucing  jenis persia himalaya ini tergolong mirip dengan kucing persia yang lainnya, entah itu persia medium atau persia pure. Ukuran panjang bulu yang dimiliki persia jenis himalaya yaitu 2 sampai 3 cm

4. Bentuk Wajah

Pada bentuk wajah khusus kucing persia himalaya ini memiliki 2 jenis, yaitu Dools face, dan ultra face. Pada wajah dengan dool face ini kucing memiliki hidung yang pesek, bisa dibilang gen dominan condang ke jenis persia pure. Ultra face  merupakan kucing jenis ini dengan hidung yang sangat pesek, dan apabila kita melihatnya dari sebelah samping, seperti datar dan rata.

5. Sifatnya

Pada umumnya kucing jenis ini memiliki sikap yang tenang, cerdas dan mudah berinteraksi dengan  siapapun. Namun walaupun terlihat sangat tenang, sebenarnya mereka sangat menyukai apabila di ajak bermain dan diberikan mainan atau benda di sekitarnya.

Nah dari uraian di atas bisa dijadikan rekomendasi untuk anda yang ingin memelihara kucing yaa..kemudian dari segi kesehatannya secara umum kucing ini layak dan tidak mudah terserang penyakit yang bisa membahayakan si kucing dan pemelihara.

Baca juga : Cara merawat anak kucing yang baru lahir agar tidak mati

Penyakit Keturunan persia himalaya


Tapi pada kucing ini kelemahannya memiliki penyakit turunan yang bersumber dari gen kucing persianya. Penyakit turunan yang di derita penyakit ini adalah PKD atau polycystic kidney disease ... atau bahasa mudahnya penyakit kista pada ginjal si kucing. Pertumbuhan penyakit turunan PKD ini berjalan perlahan namun pasti, sehingga suatu saat pertumbuhan kucing dengan bertambahnya usia akan mengalami hal terburuk apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya penyakit ini akan di derita si kucing ketika berumur 2 tahunan.

Baca juga : Ciri anak kucing persia medium 

Penyakit jenis ini menggrogoti ginjal sikucing dan merusak fungsi ginjal. Padahal ginjal berfungsi sebagai penyaring zat-zat beracun dalam tubuh kucing. Dan apabila ginjal tersebut rusak, kita bisa bayangkan tubuh kucing akan terserang berbagai racun.

Gejala yang dialami kucing apabila sakit PKD

- Kucing sering terlihat buang air kecil
- Terllihat seperti kucing depresi atau kebingungan
- Kehilangan nafsu makan yang parah
- Terlihat kucing sering kehausan
- Apabila kita monitor, timbangan berat badannya menurun secara drastis.


Post terbaru

Pengganti Rockwool Hidroponik Harga Murah