Bibit Kelinci Pedaging Unggul Menjanjikan

Bibit kelinci pedaging unggul merupakan faktor penting dalam memulai usaha ternak kelinci, karena bibit yang bagus menjadikan produksi daging kelinci anda dapat berjalan lancar serta untung yang berlipat, dibandingkan kalau anda memilih bibit secara asal-asalan. Ternak kelinci pedaging pada intinya ingin mendapatkan kelinci yang postur tubuhnya berukuran besar dan gempal. Jenis kelinci yang cocok untuk dijadikan ternak pedaging memang tidak sebanyak farietasnya seperti kelinci hias.

Bibit Kelinci Pedaging


Kelinci jenis pedaging yang dipakai sebagai ternak pedaging diantaranya adalah jenis Flemish Giant, Kelinci NewZealand(Australi), Kelinci Bligon, Kelinci Rex pedaging, dan Kelinci jenis silangan lokal. Rata- rata dari jenis kelinci tersebut memiliki bulu yang tipis dengan fariasi warna polos atau kombinasi corak yang simpel, namun berukuran postur tubuh yang bisa tumbuh besar.

Baca Juga : Kelinci Pedaging New Zealand (NZ)
                   Jenis kelinci lokalan yang bagus
             
Para peternak juga sering menjual kelinci jenis pedaging pada usia yang masih anakan, karena diniliai lebih cepat laku sebagai kelinci hias. Pembelinya rata-rata adalah anak-anak dan keluarga kecil sebagai penghias dan hiburan dirumah saja. Secara matematis kalau kita menjual kelinci bibit pedaging diusia anakan memang sangat efisien dan tidak memerlukan ongkos dan waktu untuk membesarkannya, keuntungannyapun juga lumayan.

Namun kali ini kita akan bahas ternak kelinci pedaging dengan bibit yang bagus fokus pada hasil komuditas utama adalah dagingnya. Daging kelinci akhir-akhir ini memang banyak digemari karena masyarakat mulai mengerti kandaungan yang baik di dalam daging kelinci dibandingkan dengan daging ayam broiler, atau bahkan daging kambing. Kandungan protein daging kelinci memang jauh lebih tingggi dan kandungan lemaknya yang sangat rendah ini merupakan keunggulan yang sangat baik utuk dikonsumsi sebagai sumber alternatif protein hewani.

 Keuntungan Ternak Kelinci Jenis Pedaging


Memang untuk memulai usaha kalau tidak melihat peluang atau prospek kedepan yang tidak menjanjikan akan percuma, buang waktu, tenaga, pikiran dan juga menghambur-hamburkan uang. Namun kalau kita beternak kelinci prospek peluang itu sangat ada, diantaranya :

- Dilihat lihat dari peluang pasarnya , produsen daging kelinci di Indonesia atau di lingkungan sekitar anda yang masih jarang kalaupun ada dalam skala kecil, namun kebutuhan dan permintaan pasar akan daging kelici dari tahun ke tahun selalu ada peningkatan.

- Ongkos pembuatan kandang dibandingkan dengan ternak lainnya pun jauh lebih murah, dan lagi biaya produksi pakan juga bisa sangat minim apabila kita mengkombinasikan pakan pelet dengan pakan alami seperti rerumputan yang bisa kita peroleh secara gratis di alam.

- Waktu pembibitan dan pemanenan yang digolongkan relatif cepat sehinggga bisa menciptakan perkembangan usaha yang besar dalam waktu relatif cepat

- Perkembang biayakan yang cepat, karena sekali beranak 1 induk kelinci mampu melahirkan lebih dari 6 ekor anakan yang siap untuk diproduksi kembali. Waktu kehamilan kelinci yang singkat kurang dari 2 bulan membuat indukan juga bisa dipercepat lagi dalam proses reproduksi.

Jenis Bibit Kelinci Pedaging Yang Unggul 




Bibit untuk kelinci jenis pedaging yang unggul

1. Kelinci Jenis Flemish Giant


Kelinci ini awall mulanya berasal dari negara Belgia, tepatnya daerah Flanders. Kelinci Flemish Giant berukuran besar mencapai 3 atau 4 kali lebih besar dari kelinci lokalan, bobot umumnya pada usia dewasa bisa mencapai 6kg sampai dengan 12 kg dengan panjang tubuh sekitar 15 cm. Warna bulu pada jenis flemish giant umumnya sering ditemukan berwarna putih polos, dan coklat polos.

2. Kelinci Jenis New Zealand


Banyak orang menilai kelinci ini berasal dari Australi padahal asal muasal kelinci New Zealand adalah hasil persilangan dari Flemish Giant dengan Kelinci Jneis Belgian Hare yang dilakukan pada tahun 1900-an yang awal dari persilangan ini menghasilkan bulu berwarna merah, berlanjut berwarna putih yang ditemukan tahun 1917 oleh William S.Preshaw. Dan hingga saat ini berkembang menjadi bermacam-macam warna sekitar 5 jenis warna yang diakui oleh ARBA (American Rabbit Breeders Association) yaitu Merah,putih,hitam,broken dan biru.
Bobot kelinci New Zealand dewasa bisa mencapai 4kg sampai 5,4 kg yang potensial diternak dengan jenis kelinci pedaging terbaik

3. Kelinci Pedaging Jenis Rex


Jenis kelinci Rex merupakan asal muasalnya kelinci liar Di Prancis yang ditemukan tahun 1919 dan dilakukan pengembangan setelahnya. Kelinci rex selain dari dimanfaatkan sebagai kelinci pedaging juga sangat digemari sebagai kelinci hias karena bulunya yang sangat lembut seperti kain bludru denag corak warna yang indah. Kalau di Indonesia kelinci jenis Rex mulai populer pada tahun 2000-an, Ciri kelinci rex  yaitu :

- memiliki bulu pendek yang sangat halus tidak mudah rontok
- Memiliki kepala yang besar
- Telinganya berdiri tegak dan berukuran lebar
- Kombinasi warna bulu dengan motif totol-totol dengan warna dasar putih
- Bobot kelinci rex dewasa bisa mencapai 3kg sampai dengan 5 kg

Baca juga : Kelinci jenis Rex Pure dan Rex Karpet

Dari berbagai jenis kelinci pedaging di atas bisa sebagi referensi anda untuk memilih bibit kelinci pedaging yang unggul sebagai modal awal memulai mengembangkan peternakan kelinci pedaging yang sangat potensial pasarannya.

Post terbaru

Pengganti Rockwool Hidroponik Harga Murah