Cara membuat kucing gemuk dengan bulu halus dan sehat

Pada kesempatan kali ini saya akan mengupas tentang bagaimana cara menggemukkan kucing kalian dengan kondisi yang sehat dan bisa memiliki bulu halus. Memang ketika kucing kita terlihat sehat, gemuk dan memiliki bulu halus akan membuat hati kita senang dan menambah rasa sayang terhadap kucing kita. Namun dalam proseses mebuat kucing gemuk itu tidak asal-asalan yang bisa dikerjakan dalam tempo yang singkat.

Banyak tutorial diluar sana yang menjanjikan membuat kucing menjadi gemuk dalam waktu satu minggu, atau bahkan hanya beberapa hari saja. Tapi kalau menurut saya pribadi sih kurang yakin terhadap kesehatan si kucing. Mungkin dengan gemuk secara cepat itu pengaruh dari obat atau lainnya yang pasti saya kira ada efek samping yang di alami oleh kucing.

cara membuat kucing gemuk dengan bulu halus dan sehat


Tips dan cara membuat kucing gemuk dengan bulu halus dan sehat


Di bawah ini ada beberapa cara menggemukan kucing ala saya pribadi ya teman-teman. Bisa dipraktekkan apabila dirasa pas sesuai penilaian anda. Caranya adalah :

1. Memberikan vitamin kepada kucing

Pemberian vitamin dengan brand Nutri plus gell, dan ini kita berikan hanya dalam waktu 1 hari sekali. Dan vitamin ini merupakan vitamin yang banyak banget kegunaannya, yaitu melebatkan bulu, menambah kekebalan tubuh, dan juga berfungsi sebagai suplemen penambah nafsu makan kucing. Jadi yang pasti tips yang pertama ini sangat efektif kita gunakan, sehingga dengan kandungan dari nutriplus gell ini sudah sangat membantu mejadikan kucing gemuk secara sehat.


2. Pilih Makanan Yang Tepat Untuk Kucing Kalian

Kalau kalian memang ingin menggemukkan kucing seharusnya anda memilih jenis makanan kucing dengan spesialisasi peningkatan berat badan, misalnya yang tinggi protein. Kalau kita ingin membeli makanan kemasan yang berfungsi untuk ini, kita bisa memilih brand yang sudah terkenal seperti Pro plan Dry food/wet food. Karena brand tersebut sudah terkenal banget dengan testimoni yang sangat memuaskan untuk penggemukan kucing. Atau juga dengan pemberian pakan kucing merk Royal canin tapi yang spesialis penggemukan yaaa..soalnya kalau merk Royal canin ini spesialis tentang membuat bulu kucing menjadi halus dan lembut.

Baca Juga : Keunggulan makanan kucing Proplan Vs Royal Canin

Makanan kucing agar gemuk


Namun apabila anda menginginkan kucing kesayangan anda tumbuh menjadi gemuk dengan memiliki bulu halus, bisa saja anda kombinasikan kedua merk tersebut dengan perbandingan 50:50. Atau juga cara pemberiannya kita lakukan persilangan, seperti sehari menggunakan royal canin dan hari berikutnya proplan.

3. Memberikan Vaksin Pada Kucing

Kucing kalian harus di vaksin, kenapa demikian? Apabila kita lakukan perbandingan antara kucing yang sudah divaksin atau belum ternyata sangat jauh perbedaannya. Kucing yang sudah melakukan proses vaksinasi akan sangat kecil kemungkinan terkena penyakit. Kucing yang mengalami sakit, entah mencret atau yang lainnya selalu berakibat membuat kehilangan nafsu makan, dan apabila ini sering terjadi tentunya akan susah untuk kita melakukan penggemukan badan kucing.

4. Rutin Memberikan Obat Cacing Pada Kucing


Untuk cara yang ke-4 ini tentang memberikan obat cacing menurut saya sangat wajib hukumnya, pemberian obat cacing ini minimal dilakukan 3 bulan sekali. Kita harus jadwalkan, kapan kucing kita akan meminum obat cacing dan kapan terakhir meminum obat cacing tersebut. dengan penjadwalan ini menghindari kita untuk permberian obat cacing terlalu berlebihan atau bahkan kekurangan. Seperti pada manusia, apabila kucing tidak cacingan tentu saja badannya akan sehat dan gemuk. Obat Cacing untuk kucing yang kita gunakanan adalah ber merk DRONTAL CAT, dan ini bisa kita beli di dokter hewan terdekat, atau kesulitan bisa pembelian di online shop saja. Untuk dosis pemberiannya bisa kita tanyakan terhadap dokter hewan terdekat apabila ragu.
Baca juga : Cara merawat anak kucing tanpa induk

5. Jangan Bikin Kucing Menjadi Stress

Kalau kalain memiliki kucing seharusnya jangan di diamkan saja, ajaklah kucing kalian untuk bermain. Kucing aslinya seperti manusia yang memiliki perasaan, mereka juga menginginkan perhatian dari pemiliknya. Dengan pendekatan dan kelembutan kalian dalam merawat kucing akan membuat kucing merasanya hidup dengan nyaman, layaknya seperti manusia ketika merasakan tentram dan nyaman secara otomatis membuat tubuh menjadi gemuk.

6. Tempatkan atau pelihara kucing Secara Indoor dan ber AC

Kenapa caranya demikian? Apabila kita pelihara kucing secara outdoor, otomatis kucing akan melakukan banyak sekali aktifitas. Seperti berlarian, pergi bermain yang sangat jauh dan lain-lain sehingga konsumsi makanan kucing ini bisa sangat terkuras menjadi energi yang dikeluarkaan kucing saat bermain di outdoor. Tentu saja berbeda apabila dengan pemeliharaan sistem indoor, kandungan protein pada makanannya bisa diserap tubuh menjadi daging. Untuk ruangan ber ac, bianyanya udara ruangan yang dingin akan membuat nafsu makan kucing bisa menjadi lebih, dibanding dengan kondisi biasnya.

7. Kasih Cemilan Yang Disukai Kucing

Kasihlah cemilan ke kucing, kalau saya sering memberikan cemilan terhadap kucing saya yaitu merk Party Mix. Untuk cemilan tidak harus sama dengan yang saya berikan ya teman-teman, anda bisa memilih berbagai merk kok. Namun untuk kucing saya entah kenapa kalau saya berikan ini sangat menyukainya, apa mungkin rasanya enak bagi kucing saya atau karena merk ini banyak farian rasanya yaa..entahlah yang penting kucing saya suka. Cemilan ini juga sangat efektif lhoo untuk Cara membuat kucing gemuk. Dengan cemilan kucing akan menganggap ada fariasi dalam kita memberikan makanan yang itu-itu saja seperti pada makanan utama keseharian, sehingga tidak ada kebosanan untuk kucing terus melakukan kegiatan mengunyahh...

Baca juga : Takaran yang tepat untuk makanan kucing


Nah itu di atas merupakan tips atau cara membuat kucing gemuk dengan kondisi yang sehat juga bisa memiliki bulu yang lebat, halus dan lembut. Kalau anda memiliki tambahan cara lagi, boleh kok dipakai dan dikomparasikan agar hasilnya sangat bagus dan mungkin penggemukannya bisa dalam waktu yang singkat.

Cara merawat anak kucing tanpa induk yang benar

Tips cara merawat anak kucing tanpa induk atau terlantar, Se Ekor anak kucing mungkin memerlukan perawatan khusus karena induknya meninggal, sakit, menolak atau menterlantarkan anak kucing tersebut. Dalam kasus kucing liar, biasanya banyak orang yang mengambil anakannya untuk dipelihara dan dijinakkan. Anak-anak kucing dengan kondisi yang masih ada indukannya, sebenarnya tidak boleh dipisahkan dengan induknya selama usianya belum mencapai 5 atau 6 minggu.

Karena anak kucing masih membutuhkan perawatan dan susu dari induknya. Seperti pada manusia, nutrisi terbaik dari anak kucing adalah dari susu induknya. Daya tahan tubuh kucing apabila mendapat perawatan dari induknya secara langsung akan terbentuk sangat baik. Daya tahan tubuh yang riskan untuk anak kucing dengan kondisi piatu adalah sampai anak kucing berumur 6 minggu. Sehingga apabila anak kucing tersebut tidak mendapatkan perawatan bantuan dari kita akan mudah terserang berbagai penyakit dan rawan mati.

Cara merawat anak kucing tanpa induk


Tips dan cara merawat apabila menemukan anak kucing baru lahir tanpa induk

Penanganan yang tepat ketika kita merasa kasihan melihat anak kucing dengan kondisi umur yang masih kecil di terlantarkan atau terlantar karena alasan lain, Yaitu kita lakukan beberapa hal yang terfokus pada keselamatan terhadap anak kucing tersebut, diantaranya :

- Mencarikan ibu asuh untuk anak kucing tersebut

Mencarikan ibu asuh anak kucing, misalnya peternak, pecinta kucing, dan dokter asuh. Atau mungkin tempat penampungan hewan yang mungkin tahu dan memiliki kemampuan untuk merawat anak kucing tersebut. Jika anda terpaksa merawat dan memberikan makanan terhadap kucing tersebut, tentunya harus mencurahkan waktu dan perhatian kita secara penuh. Kita harus menyuapi, membersihkan dan menjaganya sebelum kucing tersebut layak untuk kita sapih selama ber minggu-minggu, itupun kalau anak kucing tersebut masih memilliki kemampuan dan daya tahan tubuh yang kuat untuk bertahan hidup. Usia yang semakin muda anak kucing yang kita rawat kondisinya akan semakin rapuh untuk bertahan hidup.
Baca juga : Ciri-ciri anak kucing persia himalaya

- Lindungi Anak kucing dari suhu dingin

Tempatkan anak kucing pada lokasi yang kita rasa hangat. Sebagian energi yang dimiliki anak kucing dipergunakan untuk pertumbuhan dan berteriak-teriak untuk memanggil kita dalam meminta makanan, sehingga tidak ada energi ynag tersisa untuk menghangatkan badan si anak kucing. Normalnya secara alami induk kucing dengan anak-anak kucing yang lain saling bekerja sama untuk menghangatkan badan-badan mereka dengan cara berpelukan. Tapi kalau anak kucing tersebut dalam kondisi piatu, kita bisa memberikan penyedeiaan tempat yang hangat bisa menggunakan incubator atau pemberian kain selimut yang kering.

Selama pada minggu pertama suhu ruangan yang baik untuk pertahanan hidup anak kucing antara 30 sampai 33 derajat celcius. Dan pada usia menginjak dua minggu berikutnya suhu terbaik yang kita gunakan antara 27 derajat celcius. Ketika usia mereka sudah mencapai 5 mingguan dapat bertahan pada suhu dibawah tersebut.

- Bawalah anak kucing ke dokter hewan

Dokter hewan akan memeriksa kondis anak kucing secara umum dan kemungkinan menderita dehidrasi. Dehidrasi ini bisa berujung pada kematian si anak kucing. Selagi kita membawa anak kucing ke dokter hewan, kita juga bisa memeriksa kandangnya apakah terdapat cacing atau hewan parasit. Apabila ada bisa kita konsultasikan dan pastinya dokter hewan akan memberikan saran terbaik tentang saran membesarkan anak kucing dan hal-hal apa saja yang kita perlukan.

- Pemberian Susu

Pemberian susu bisa kita lakukan dengan alat buatan seperti dot atau botol yang biasanya terjual di tempat praktek dokter hewan. Pemberian susunya harus dilakukan berhati-hati agar tidak masuk ke lubang hidung ataupun kuping kucing. Kesalahan cara pemberian susu ini bisa berakibat fatal apabila anak kucing merasa trauma dan ketakutan sehingga tidak mau kita beri susu dan berujung kekurangan nutrisi dan dehidrasi.

- Membersihkan anak kucing

Cara membersihkan bulu anak kucing bisa kita lakukan dengan cara membasuhnya dengan handuk yang sudah dibasahi air hangat. Hal ini juga berguna untuk mengajarkan anak kucing membiasakan diri membersihkan bulu mereka sendiri serta merasa nyaman saat kita berikan perhatian. dengan perhatian ini akan membuat anak kucing merasa nyaman dan jinak saat nanti sudah berumur dewasa.

Jika anak kucing terserang penyakit diare dan sering berbaring pada tempat tidurnya, ini bisa jadi disebabkan secara naluri usia anak kucing yang masih kecil ini selalu menghisap puting induknya, padahal ia sedang dengan kondisi piatu. Dengan itu anak kucing biasanya mengisap kaki, ekor atau benda disekitarnya yang masih dalam kondisi kotor, sehingga anak kucing terserang penyakit diare. Kita bisa mencegahnya dengan rajin membersihkan bulu dan tempat kandangnya.

Baca juga : Cara mengobati kucing yang sedang sakit mencret


- Pembersihan kutu kucing

kucing yang terlantar perlu dibasmi kutu yang menempeli tubuhnya sesegera mungkin. Kutu kucing dapat menghalangi kita dalam perawatan anak kucing, karena kutu kucing sering membawa berbagai penyakit seperti telur cacing. Kita bisa semprot dengan cairan pembasmi kutu cacing dengan penggunaan yang sesuai aturan. Setelah kutu berhasil kita bunuh, maka lanjutkan dengan cara memandikannya dengan sabun ringan atau sabun oprasi agar tidak ada infeksi akibat bekas luka gigitan kutu. Segera keringkan saat proses memandikannya selesai agar anak kucing tidak kedinginan.

- Proses Penyapihan anak kucing

Apabila dimungkinkan pada usia anak kucing menginjak 4 minggu, bisa kita lakukan penyapihan dengan cara pemberian susu yang tadinya kita sapih berlanjut dengan cara kita taruh pada mangkuk. Secara bertahap dan konsisten berikan anak kucing  makanan jenis padat, pemberian makanan khusus bayi kucing biasanya dapat berjalan dengan lancar. Anda juga bisa membasahi makanan biskuit kucing dengan susu ataupun oily. Dan sebagai catatan, anak kucing tidak mungkin bisa kita sapih dalam tempo satu malam saja. Kita harus sabar dalam melatih pemberian makanan kering dan secara konsisten.
Baca juga : Takaran makanan untuk anak kucing yang ideal 

Cara merawat anak kucing tanpa induk agar tidak mati


- Melatih pembuangan kotoran

Pada usia anak kucing 4 minggu adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan dengan kotak kotoran pada anak kucing. Letakkan kucing tersebut pada kotak kotoran setelah kucing selesai makan. Kadang kala kita harus melatih anak kucing dengan cara memegang kaki anak kucing dan mengajarinya menggaruk pasir untuk menutupi kotorannya sendiri.

- Belaian kasih sayang dan perhatian

Belailah anak kucing secara rutin dan biarkan anak kucing menulusup ke tubuh anda untuk mencari kehangatan. Banyak ahli yang mengatakan bahwa, kucing yang dirawat dengan penuh perhatian akan cenderung lebih pandai , setia dan memiliki kasih sayang yang lebih terhadap pemiliknya.


Di atas adalah beberapa tips untuk penangan cara merawat anak kucing tanpa induk agar bisa bertahan hidup dan bisa jinak dan setia terhadap anda.

Takaran makanan kucing yang ideal dan sehat

Kali ini kita akan membahas tentang porsi takaran pemberian makanan untuk kucing yang bagus dan ideal. Semua pecinta kucing pasti menginginkan kucingnya tampil gembul, cantik, bersih, dan sehat. Nah makanan merupakan faktor penting untuk menentukan kesehatan kucing kita tersebut, tapi kadang kita mengalami kebingungan tentang apakah porsi makanan yang kita berikan sudah tepat atau belum.

Takaran makanan kucing yang ideal dan sehat


Tips Memberikan Takaran Makanan Kucing Yang Benar


Pemberian jenis makanan yang salah apabila kita berikan sejak usia anakan dan berlangsung terus menerus akan membuat perkembangannya kurrang maksimal. Sebelum pembahasan yang lebih lanjut, saya akan beri tahu apa saja yang mempengaruhi porsi makanan anak kucing kita. Karena tentu saja porsi yang kita berikan terhadap kucing berbeda-beda tergantung beberapa faktor, seperti :

- Umur kucing. 

Anak kucing/kucing dewasa/kucing manula tentu saja memiliki porsi dan selera makan yang berbeda, maka dari itu jangan kita paksakan memberinya porsi makan yang berdasar pada kucing dewasa.
 Jenis kucing persia himalaya yang unik dan berharga mahal


- Berat badan. 

Berat badan kucing ternyata sangat berpengaruh dengan metabolisme tubuhnya, jadi misalnya kucing yang memiliki berat tubuh 2kg tentu kebutuhan makanannya berbeda denga nkucing yang berbobot 4kg dan seterusnya.

- Jenis makanan.

 Kalori ideal pada makanan kering dan juga basah tentunya juga sangat berbeda, dan lagi antara makanan jenis basah dengan roll food juga berbeda pula. Jadi penting kita harus tahu tentang tiap-tiap jenis makanan sesuai dengan kalori yang ibutuhkan kucing setiap harinya.

- Aktifitas Kucing Kita. 

Kucing Indoor yang berada di dalam ruangan dengan aktifitas yang sedikit, tentunya membutuhkan kalori yang jelas berbeda lebih sedikit dibanding dengan kucing kita pelihara secara outdoor yang aktivitasnya lebih banyak.

- Kondisi khusus yang dialami kucing.


Kondisi yang dimaksud adalah seperti kucing sedang sakit,pasti membutuhkan kalori dan nutrisi yang berbeda. Kucing hamil, dan kucing menyusui itu juga membutuhkan nutrisi dan kalori yang jelas berbeda.  Makanan kucing anggora yang bagus

Nah para pecinta kucing untuk menentukan takaran yang ideal buat kucing kita kita harus memiliki patokan, pernah saya mendapatkan informasi dari animal madical center yang berada di New York City yang mengatakan bahwa rata-rata, kucing sehat itu membutuhkan 60 kalori/kg berat badan per hari. Jadi semisal kucing kita memiliki berat badan 1 kg , dia tentunya membutuhkan 60 kalori, dan kalau 2berat kucing kita 2 kg , ia membutuhkan 120 kalori, dan seterusnya.
Perbandingan Proplan vs Royal canin

memberikan makanan kucing yang sehat


Nah patokan tersebut yang secara biasa kita gunakan untuk pemberian makan kucing, meskipun pada akhirnya kalori yang terkandung di dalam dry food itu berbeda-beda semua. Untuk mengantisipasi hal tersebut kita harus rajin dan sering membaca dari kemasan dry food yang kita beli. Dan biasanya informasi dari tiap kemasan dry food itu berbeda-beda, kadang ada measurement kalori atau pengukurannya berdasarkan gram, ada informasi berdasarkan Cup (takaran gelas) dan kita harus tahu.

Kadang juga pemberian takaran makanan ada yang berdasarkan jenis kucing kalau kita lebih banyak mencari tahu. Jenis kucing ini debedakan takaran makanannya biasanya berdasar dari kebutuhan perawatan untuk bulu yang di inginkan. Seperti menginginkan bulu kucing agar tumbuh panjang dan lembut, biasanya ada makanan tambahan lagi untuk diberikan. Namun pemberian tambahan makanan seperti tersebut harus tidak boleh berlebihan, sehingga bisa mengakibatkan efek obesitas pada kucing.

Pada kasus lain banyak juga yang menginginkan kucingnya memiliki bobot yang berat dan gemuk namun dengan kondisi sehat, banyak pecinta kucing memberikan tambahan berbagai vitamin dan juga pemberian susu. Dengan pemberian susu yang alami dan vitamin ini, kucing akan bertambah selera makannya sehingga bisa menjadi gemuk namun dengan kondisinya yang masih sehat.





Kucing Persia Himalaya Ciri dan Penyakit Keturunannya

Pada saat ini saya akan membahas tentang kucing persia himalaya, kucing ini merupakan kucing yang sangat diminati di dunia. Mungkin karena kucing ini memiliki daya tarik yang menawan, cantik dan menarik sehingga membius banyak orang untuk ingin memilikinya. Banyak peneliti yang mengatakan bahwa kucing sudah dikenal di dunia sejak ratusan tahun yang lalu. Namun ada yang mengatakan bahwa kucing jenis persia himalaya ini pertama kali ditemukan di benua eropa sejak tahun sekitar 1950 an, dan saat itu dikenal dengan sebutan colour point persia.

persia himalaya peak nose dan seal point


 Kucing persia himalaya merupakan hasil persilangan antara kucing persia dengan jenis kucing siyam dan hasilnya dinamakan dengan kucing persia himalaya. Dan ingat jenis kucing ini berbeda dengan kucing jenis persia medium, persia medium merupakan hasil persilangan antara kucing persia dengan kucing lokal di Indonesia.

Ciri khusus kucing persia himalaya


Untuk jenis kucing persia himalaya ini sangat unik dan tidak dimiliki oleh kucing jenis lainnya. Ciri fisik yang mencolok dari kucing persia himalaya ini adalah:

1. Warnanya.

Warna yang dimiliki kucing ini merupakan salah satu ciri khusus dan khas untuk kucing jenis persia himalaya. Colour point yang ada pada bulu mereka adalah perbedaan warna yang sangat mencolok disetiap sudut tubuhnya. Bahwa ujung-ujung di setiap bulu memiliki warna yang berbeda dan mencolok dibanding dengan bulu bagian tengahnya. Tepatnya colour point adalah corak yang gelap bagian tertentu pada bulu warna persia himalaya ini yang juga ada terdapat di kucing siyams. Colour poin pada kucing persia himalya ini meliputi pada bagian tubuh tertentu meliputi telinga, wajah bagian tengah, dan ekor. Colour poin pada jenis ini berfariatif seperti warna coklat kehitaman, abu-abu kecoklatan, abu-abu, Cream, Cream kemerahan, dan coklat.

Kucing Persia Himalaya Ciri dan Penyakit Keturunannya

Baca juga : Ciri kucing persia keturunan asli

2. Bentuk Tubuhnya

Untuk jenis persia himalaya ini, memiliki ciri fisik bentuk tubuhnya yang bulat dan kaki pendek, dari ciri ini memang sering ditemukan pada semua jenis kucing persia. Namun kadang kita temukan kucing jenis persia himalaya ini bertubuh langsing, hal ini kemungkinan disebabkan gen keturunannya di dominasi dari kucing siyams.

3. Bagian Bulu

Ukuran bulu untuk kucing  jenis persia himalaya ini tergolong mirip dengan kucing persia yang lainnya, entah itu persia medium atau persia pure. Ukuran panjang bulu yang dimiliki persia jenis himalaya yaitu 2 sampai 3 cm

4. Bentuk Wajah

Pada bentuk wajah khusus kucing persia himalaya ini memiliki 2 jenis, yaitu Dools face, dan ultra face. Pada wajah dengan dool face ini kucing memiliki hidung yang pesek, bisa dibilang gen dominan condang ke jenis persia pure. Ultra face  merupakan kucing jenis ini dengan hidung yang sangat pesek, dan apabila kita melihatnya dari sebelah samping, seperti datar dan rata.

5. Sifatnya

Pada umumnya kucing jenis ini memiliki sikap yang tenang, cerdas dan mudah berinteraksi dengan  siapapun. Namun walaupun terlihat sangat tenang, sebenarnya mereka sangat menyukai apabila di ajak bermain dan diberikan mainan atau benda di sekitarnya.

Nah dari uraian di atas bisa dijadikan rekomendasi untuk anda yang ingin memelihara kucing yaa..kemudian dari segi kesehatannya secara umum kucing ini layak dan tidak mudah terserang penyakit yang bisa membahayakan si kucing dan pemelihara.

Baca juga : Cara merawat anak kucing yang baru lahir agar tidak mati

Penyakit Keturunan persia himalaya


Tapi pada kucing ini kelemahannya memiliki penyakit turunan yang bersumber dari gen kucing persianya. Penyakit turunan yang di derita penyakit ini adalah PKD atau polycystic kidney disease ... atau bahasa mudahnya penyakit kista pada ginjal si kucing. Pertumbuhan penyakit turunan PKD ini berjalan perlahan namun pasti, sehingga suatu saat pertumbuhan kucing dengan bertambahnya usia akan mengalami hal terburuk apabila tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Biasanya penyakit ini akan di derita si kucing ketika berumur 2 tahunan.

Baca juga : Ciri anak kucing persia medium 

Penyakit jenis ini menggrogoti ginjal sikucing dan merusak fungsi ginjal. Padahal ginjal berfungsi sebagai penyaring zat-zat beracun dalam tubuh kucing. Dan apabila ginjal tersebut rusak, kita bisa bayangkan tubuh kucing akan terserang berbagai racun.

Gejala yang dialami kucing apabila sakit PKD

- Kucing sering terlihat buang air kecil
- Terllihat seperti kucing depresi atau kebingungan
- Kehilangan nafsu makan yang parah
- Terlihat kucing sering kehausan
- Apabila kita monitor, timbangan berat badannya menurun secara drastis.